Hidroksizin
Hidroksizin merupakan obat antihistamin. Obat ini digunakan untuk mengatasi rasa gatal, gelisah, insomnia, dan mual (termasuk yang disebabkan oleh mabuk gerak). Obat ini digunakan baik melalui mulut atau disuntikan ke otot.
Hidroksizin bekerja dengan cara menghalangi efek histamin. Obat ini adalah antihistamin generasi pertama dalam keluarga bahan kimia piperazina. Efek samping yang umum termasuk rasa kantuk, sakit kepala, dan mulut kering. Efek samping yang serius mungkin termasuk perpanjangan QT. Tidak jelas apakah penggunaannya selama kehamilan atau menyusui aman.
Obat ini pertama kali dibuat oleh Union Chimique Belge pada tahun 1956 dan disetujui untuk dijual oleh Pfizer di Amerika Serikat pada akhir tahun itu.
Kimia
Hidroksizin utamanya dipasok di pasaran sebagai garam dihidroklorida (hidroksizin hidroklorida), meskipun tersedia juga dalam jumlah yang lebih sedikit sebagai garam embonat (hidroksizin pamoat). Ketiga bentuk ini memiliki karakteristik kimia yang berbeda, di mana berat molekul untuk hidroksizin basa bebas, hidroksizin dihidroklorida, dan hidroksizin pamoat masing-masing adalah 374,9 g/mol, 447,8 g/mol, dan 763,3 g/mol.[1] Akibat adanya perbedaan berat molekul yang cukup signifikan tersebut, kekuatan dosis keduanya tidak bisa disamakan secara langsung; 1 mg hidroksizin dihidroklorida secara matematis setara dengan sekitar 1,7 mg hidroksizin pamoat.
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29455464 (2026-07-14T02:19:59Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.