Lompat ke isi

Hukum Lenz

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Lenz law demonstration

Hukum Lenz adalah hukum fisika yang menjelaskan tentang arah arus induksi. Dalam hukum ini, arah arus induksi selalu mempunyai arah tertentu. Arah arus induksi selalu menghindar dari medan magnet yang menimbulkannya. Hukum Lenz juga dapat dipandang dari sisi medan magnet. Arus induksi akan mempunyai medan magnet yang selalu menghindari perubahan medan magnet yang ada.[1] Hukum Faraday dan hukum Lenz sama-sama berhubungan dengan perubahan fluks magnetik dalam suatu simpal. Namun, hukum Lenz merupakan pelengkap dari hukum induksi Faraday. Penjelasan di dalam Hukum induksi Faraday hanya mengungkapkan besarnya gaya gerak listrik induksi. Sedangkan penjelasan tentang arah arus induksi tidak dijelaskan secara rinci. Hukum Lenz melengkapinya dengan pernyataan bahwa "Dalam suatu kumparan, arah arus induksi adalah sedemikian rupa sehingga medan magnet yang dihasilkan arus tersebut berlawananan dengan perubahan fluks yang menyebabkannya timbul".[2]

Pernyataan

Perubahan medan magnet menyebabkan arus listrik yang diinduksi dalam suatu rangkaian listrik melawan perubahan fluks. Hukum Lenz digunakan untuk menyatakan gaya mekanis yang melawan gerakan arus listrik. Pernyataan hukum Lenz terkandung dalam perlakuan yang ketat terhadap hukum induksi Faraday. Gaya gerak listrik induksi di dalam sebuah kumparan selalu sebanding dengan laju perubahan medan magnet.[3]

Pranala luar

  • , menggunakan blok alumunium pada sebuah MRI

Referensi

  1. Gertshen, C., Kneser, H.O., dan Vogel, H. Fisika: Listrik, Magnet, dan Optik. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 1996. hlm. 140. ISBN 979-459-693-0.
  2. Mikrajuddin Abdullah. Fisika Dasar II. Institut Teknologi Bandung. 2017. hlm. 422-423.
  3. R.A.R. TRICKER. The Contributions of Faraday and Maxwell to Electrical Science. Elsevier. 1966. hlm. 41–73. ISBN 978-1-4832-1359-0.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 22329843 (2022-12-15T18:42:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.