Lompat ke isi

Identitas Brahmagupta

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Dalam aljabar, identitas Brahmagupta menyatakan untuk n yang diberikan, produk dari dua bilangan berbentuk a2+nb2 itu sendiri adalah bilangan dari bentuk tersebut. Dengan kata lain, himpunan bilangan tersebut adalah tertutup di bawah perkalian. Secara khusus:

(a2+nb2)(c2+nd2)=(acnbd)2+n(ad+bc)2(1)=(ac+nbd)2+n(adbc)2,(2)

Baik (1) dan (2) dapat diverifikasi dengan pengembangan setiap sisi persamaan. Juga, (2) dapat diperoleh dari (1), atau (1) dari (2), dengan mengubah b menjadi −b.

Identitas ini berlaku baik dalam gelanggang bilangan bulat dan gelanggang bilangan rasional, dan khususnya dalam gelanggang komutatif mana pun.

Sejarah

Identitas adalah generalisasi dari apa yang disebut identitas Fibonacci (di mana n=1) yang sebenarnya ditemukan dalam Arithmetica Diophantus' (III, 19). Identitas tersebut ditemukan kembali oleh Brahmagupta (598–668), seorang matematikawan India dan astronom, yang menggeneralisasi dan menggunakannya dalam studinya tentang apa yang saat ini disebut persamaan Pell. Brahmasphutasiddhanta miliknya diterjemahkan dari Sansekerta ke Arab oleh Mohammad al-Fazari, dan kemudian diterjemahkan ke Latin pada tahun 1126.[1] Identitas tersebut kemudian muncul dalam Book of Squares (Fibonacci) pada tahun 1225.

Penerapan persamaan Pell

Dalam konteks aslinya, Brahmagupta menerapkan penemuannya pada solusi dari apa yang kemudian disebut persamaan Pell, yaitu x2 − Ny2 = 1. Menggunakan identitas dalam formulir

(x12Ny12)(x22Ny22)=(x1x2+Ny1y2)2N(x1y2+x2y1)2,

ia "menyusun" rangkap tiga (x1y1k1) dan (x2y2k2) itu adalah solusi dari x2 − Ny2 = k, untuk menghasilkan rangkap tiga baru

(x1x2+Ny1y2,x1y2+x2y1,k1k2).

Ini tidak hanya memberikan cara untuk menghasilkan banyak solusi untuk x2 − Ny2 = 1 dimulai dengan satu solusi, tetapi juga, dengan membagi komposisi tersebut dengan k1k2, solusi bilangan bulat atau "dekat bilangan bulat" sering kali diperoleh. Metode umum untuk menyelesaikan persamaan Pell yang diberikan oleh Bhaskara II pada tahun 1150, yaitu metode chakravala (siklik), juga didasarkan pada identitas ini.[2]

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

  1. George G. Joseph (2000). The Crest of the Peacock, hal. 306. Pers Universitas Princeton. .
  2. John Stillwell. Mathematics and its history. Springer. 2002. hlm. 72–76. ISBN 978-0-387-95336-6.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28422815 (2025-11-12T07:39:49Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.