Lompat ke isi

Ikan teleskop

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Ikan teleskop adalah nama ikan yang diberikan kepada sub-ordo Giganturoidei, termasuk dalam ordo ikan berkepala ikan-paus. Nama "teleskop" diambil dari ciri matanya yang menonjol atau disebut juga mata teropong.

Ciri fisik

Ikan teleskop memiliki mata yang bulat yang bertangkai mengarah ke depan, tidak memiliki sirip perut dan tidak bersisik. Selain itu, mulutnya besar dan bergigi yang dapat dikatupkan ke bawah. Memiliki panjang 15 cm, tetapi dapat melahap mangsanya yang sering kali lebih besar. Ikan teleskop memiliki warna yang gelap sehingga memudahkan untuk memangsa makanannya. Ikan teleskop sebenarnya adalah ikan batang yang panjang berbentuk kerucut seperti batang dipasang di sisi kepalanya. Pada beberapa ikan batang ini dapat memperpanjang keluar sejauh 3/4 inci (19–20 cm), tetapi mereka tidak benar-benar mulai menonjol sampai berusia 6 bulan. Ikan teleskop pada awalnya disebutkan di Tiongkok pada tahun 1700-an, yaitu nama lain dari ikan mas (Goldfish) atau ikan mas naga atau ikan naga (dragonfish). Kemudian, mereka diproduksi di Jepang dan diberi nama Demekin, nama yang masih dipakai hingga saat ini. Ikan lain juga disebut ikan teleskop karena memiliki mata teropong, misalnya ikan mas hias atau ikan koki yang matanya menonjol.


Habitat

Ikan teleskop umumnya dijumpai hidup di laut pada kedalaman antara 450 - 3000 meter di Samudra Pasifik.

Cara hidup

Ikan teleskop yang berada di laut hidup dengan memangsa kebanyakan ikan bercahaya yang juga hidup di laut yang sangat dalam.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29154482 (2026-04-22T15:08:49Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.