Lompat ke isi

Imunoterapi alergi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Imunoterapi alergi, juga dikenal sebagai desensitisasi atau hipo-sensitisasi, adalah sebuah pengobatan medis untuk beberapa jenis alergi. Pengobatan ini berguna untuk alergi lingkungan, alergi terhadap gigitan serangga, dan asma. Manfaatnya untuk alergi makanan tidak jelas sehingga tidak dianjurkan. Imunoterapi dilakukan dengan memaparkan pasien dengan jumlah alergen yang lebih besar sebagai upaya untuk mengubah respon sistem kekebalan tubuh.

Meta analisis telah membuktikan bahwa suntikan alergen di bawah kulit efektif dalam pengobatan rinitis alergi pada anak-anak dan pada asma. Manfaat yang didapatkan bertahan selama bertahun-tahun setelah pengobatan dihentikan. Pengobatan ini umumnya aman dan efektif untuk rinitis alergi, konjungtivitis alergi, asma, dan alergi sengatan serangga. Bukti juga mendukung penggunaan imunoterapi sublingual terhadap rinitis dan asma, tetapi tidak cukup kuat. Dalam hal ini alergen yang diberikan di bawah lidah. Imunoterapi tidak dianjurkan sebagai pengobatan yang berdiri sendiri untuk asma.

Efek samping selama pengobatan biasanya lokal dan ringan dan biasanya dapat dihilangkan dengan menyesuaikan dosis. Anafilaksis terjadi sesekali dan ini menjadi alasan pengobatan hanya diberikan dalam lingkungan medis.

Referensi

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28719174 (2025-12-20T00:08:23Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.