Indotyphlops
Indotyphlops adalah genus ular buta yang menyebar di Asia Selatan hingga Indonesia. Marga ini memiliki anggota antara 20-23 spesies.
Spesies tipe adalah Indotyphlops pammeces ().
Etimologi
Dari perkataan indianus (~a, ~um; yang berarti ‘dari India’) dan kata benda bahasa Gerika typhlops (si buta). Nama ini juga menggambarkan agihannya yang membentang dari anakbenua India hingga ke Indonesia.
Pengenalan
Indotyphlops dicirikan oleh susunan sisik-sisik supralabial (bibir atas) bertipe T-III, yakni perisai supralabial ketiga bertumpang tindih dengan perisai okular atau subokular, atau tipe T-V (perisai supralabial kedua dan ketiga bertumpang tindih dengan perisai-perisai di atasnya), dan kombinasi karakter-karakter berikut:
- berukuran kecil hingga sedang (panjang total 35–365 mm)
- tubuh gemuk hingga ramping (rasio panjang/lebar tubuh 23–130)
- sisik-sisik di tengah badan dalam 18–22 deret; biasanya sama banyak baik di dekat kepala maupun di dekat ekor
- 229–523 deret sisik dorsal di sepanjang tubuh
- berekor pendek hingga relatif panjang (1.1–6.7% panjang total) dengan 7–26 deret sisik subkaudal (rasio panjang/lebar ekor antara 0.7–3.7), dengan duri ujung ekor kecil.
- profil kepala dari sisi dorsal dan lateral membulat
- perisai rostral sempit hingga sedang (0.22–0.66 lebar kepala)
- sutura (sambungan) perisai nasal bagian bawah menyentuh perisai supralabial pertama atau kedua atau perisai preokular; sutura bagian atas pada beberapa spesies tampak dari sisi dorsal
Warna di sisi dorsal (punggung) cokelat terang hingga hitam, berubah berangsur-angsur ke warna yang lebih terang di sisi ventral (perut). Sekitar bibir, dagu, kloaka, dan atau ujung ekor berwarna putih (atau tak berpigmen, kemerah jambuan, atau kekuningan; beberapa spesies dengan kepala berwarna terang).
Agihan
Marga ini menyebar mulai dari anak benua India (India, Pakistan, Srilangka), sebagian Asia Tenggara, dan Indonesia. Satu spesiesnya, Indotyphlops braminus, memiliki agihan kosmopolitan; sebagian adalah karena sifatnya yang partenogenesis, yang memungkinkan setiap individu tunggal membentuk koloni baru, dan karena kebiasaan hidupnya (menghuni pot atau tanah-tanah di sekitar tanaman) sehingga kerap terangkut oleh manusia yang berpindah tempat, bahkan hingga menyeberang lautan. Spekulasi mengenai asal-usulnya dari India selatan atau Srilangka didukung oleh informasi mengenai kekerabatannya yang erat dengan taksa dari kedua tempat itu.
Spesies
Ada sekitar 20 spesies anggotanya:
- Indotyphlops albiceps
- Indotyphlops braminus
- Indotyphlops exiguus
- Indotyphlops filiformis
- Indotyphlops jerdoni
- Indotyphlops lankaensis
- Indotyphlops lazelli
- Indotyphlops leucomelas
- Indotyphlops loveridgei
- Indotyphlops madgemintonae
- Indotyphlops malcolmi
- Indotyphlops meszoelyi
- Indotyphlops ozakiae
- Indotyphlops pammeces
- Indotyphlops porrectus
- Indotyphlops schmutzi
- Indotyphlops tenebrarum
- Indotyphlops tenuicollis
- Indotyphlops veddae
- Indotyphlops violaceus
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28104155 (2025-10-18T08:00:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.