Lompat ke isi

Institut Teknologi Bandung

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Institut Teknologi Bandung (disingkat ITB, aksara Sunda: ) adalah sebuah perguruan tinggi negeri yang terletak di Kota Bandung, Jawa Barat. Nama ITB diresmikan pada tanggal 2 Maret 1959.[1] Sejak tanggal 14 Oktober 2013 ITB menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH) yang memiliki otonomi pengelolaan dalam akademik dan nonakademik.[2] ITB telah memiliki 27 program studi yang terakreditasi secara internasional (sebelas dari ABET, sebelas dari ASIIN).[3][4]

Kampus utama ITB saat ini merupakan milik lokasi dari sekolah tinggi teknik pertama di Indonesia sekaligus lembaga pendidikan tinggi pertama di Hindia Belanda. Walaupun masing-masing institusi pendidikan tinggi yang mengawali ITB memiliki karakteristik dan misi masing-masing, semuanya memberikan pengaruh dalam perkembangan yang menuju pada pendirian ITB.

Institut Teknologi Bandung juga dikenal sebagai salah satu dari tiga perguruan tinggi terbaik di Indonesia bersama Universitas Indonesia di Jakarta dan Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta.[5][6] Rektor ITB saat ini adalah Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., untuk masa jabatan 2025–2030.[7]

Sejarah

Kurun waktu sejarah pendirian ITB dapat dibagi dalam periode:

Sejarah Institut Teknologi Bandung (ITB) bermula sejak awal abad ke-20, atas prakarsa masyarakat penguasa kala itu. Tujuan awal pendiriannya adalah untuk memenuhi kebutuhan tenaga teknik yang menjadi sulit karena terganggunya hubungan antara negeri Belanda dan wilayah jajahannya di kawasan Nusantara, sebagai akibat pecahnya Perang Dunia Pertama. Technische Hoogeschool te Bandoeng (sering disingkat menjadi TH te Bandoeng, TH Bandung, atau THS) berdiri tanggal 3 Juli 1920 sebagai sekolah tinggi pertama di Hindia Belanda. TH Bandung dibuka pertama kali dengan satu fakultas yaitu de Faculteit van Technische Wetenschap yang hanya mempunyai satu bagian yaitu de afdeeling der Weg- en Waterbouwkunde. Kampus ITB merupakan tempat di mana presiden Indonesia pertama, Soekarno, meraih gelar insinyurnya dalam bidang Teknik Sipil. Lama studi untuk menjadi insinyur adalah empat tahun. Sampai dengan ditutupnya pada tahun 1942, THS memiliki tiga bagian (afdeeling) yaitu sipil (1920), kimia (1940), dan mesin dan listrik (1941); tetapi dua bagian terakhir belum sempat meluluskan seorang insinyur.

Pada masa penjajahan Jepang, upaya untuk membuka kembali perkuliahan TH Bandung ditolak secara tegas, tetapi kegiatan penelitian di laboratorium-laboratorium yang ada di kampus TH Bandung diizinkan. Komunitas laboratorium tersebut dinamakan Institute of Tropical Scientific Research (Lembaga Penelitian Ilmiah Tropis) yang diawaki oleh banyak staf akademik TH Bandung.

Pada tanggal 1 April 1944, THS dibuka kembali oleh pemerintah militer Jepang dengan nama [8] setelah ditutup sejak 8 Maret 1942 dengan menyerahnya Hindia Belanda di Kalijati. Bandoeng Koogyo Daigaku (BKD) membuka tiga bagian yaitu Teknik Sipil (Dobubuka), Teknik Kimia (Oyakagabuka), Listrik dan Mesin (Denki dan Kikaika). Lama studi untuk menjadi insinyur (kogakusi) adalah tiga tahun, mengikuti kurikulum yang diterapkan di Tokyo Kogyo Daigaku (Tokyo Institute of Technology) pada masa itu.

Kemudian pada masa kemerdekaan Indonesia, pada bulan Agustus 1945, namanya diubah menjadi Sekolah Tinggi Teknik Bandung (STT Bandung) yang membuka tiga bagian yaitu Bagian Bangunan Jalan dan Air, Bagian Kimia, dan Bagian Mesin dan Listrik dengan lama studi empat tahun. Pada tahun 1946, STT Bandung dipindahkan ke Yogyakarta tetapi karena serbuan tentara Belanda ke Yogyakarta, pada tanggal 19 Desember 1948 STT Bandung di Yogyakarta terpaksa ditutup. Beberapa waktu kemudian sekolah itu dibuka kembali pada tahun 1949 dengan hanya menyelenggarakan Bagian Sipil saja dan menjadi cikal bakal lahirnya Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada.

Pada tanggal 21 Januari 1946, NICA mendirikan Nood-Universiteit van Nederlandsch Indie – Universitas Darurat Hindia Belanda di mana salah satu fakultasnya adalah Technische Faculteit (fakultas teknik) sebagai pengganti STT Bandung di lokasi Kampus THS dulu. Sebagian besar pengajarnya adalah para mantan pengajar THS yang baru saja dibebaskan dari kamp interniran Jepang.[9]

Faculteit van Technische Wetenschap dan Faculteit der Exacte Wetenschap Universiteit van Indonesie te Bandoeng (1947–1950)

Pada tanggal 12 Maret 1947, NICA mendirikan Universiteit van Indonesie yang berpusat di Jakarta. Kampus THS berikut para pengajarnya dijadikan Faculteit van Technische Wetenschap. Pada 6 Oktober 1947, Faculteit van Exacte Wetenschap berdiri.

Fakultas Teknik dan Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam Universitas Indonesia Bandung (1950–1959)

Ini kemudian menjadi Fakultas Teknik dan Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam Universitas Indonesia di Bandung sejak 2 Februari 1950.

Institut Teknologi Bandung (1959–sekarang)

Pada tanggal 2 Maret 1959, didorong oleh gagasan dan keyakinan yang dilandasi semangat perjuangan Proklamasi Kemerdekaan serta wawasan ke masa depan, Pemerintah Indonesia meresmikan berdirinya Institut Teknologi di Kota Bandung pada tanggal 2 Maret 1959 berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 1959 tentang Pendirian Institut Teknologi (Lembaran Negara Tahun 1959 Nomor 9 dan Tambahan Lembaran Negara Nomor 1733) yang ditetapkan tanggal 28 Februari 1959. Institut Teknologi yang dipimpin oleh Presiden Institut Teknologi ini (Pasal 4) mempunyai kedudukan hukum sebagai Universitas yang pada awalnya terdiri atas departemen ilmu teknik; departemen ilmu pasti dan ilmu alam; dan departemen ilmu kimia dan ilmu hayat (Pasal 1 dan Pasal 2) – departemen pada waktu itu mempunyai kedudukan sebagai Fakultas. Fakultas Teknik dan Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam Universitas Indonesia secara resmi memisahkan diri (Pasal 3) menjadi Institut Teknologi Bandung (ITB). Upacara peresmiannya sendiri dipimpin oleh Presiden RI Ir. Soekarno.

Berbeda dengan harkat pendirian lima perguruan tinggi teknik sebelumnya di kampus yang sama, Institut Teknologi Bandung lahir dalam suasana penuh dinamika mengemban misi pengabdian ilmu pengetahuan dan teknologi, yang berpijak pada kehidupan nyata di bumi sendiri bagi kehidupan dan pembangunan bangsa yang maju dan bermartabat.

Kurun dasawarsa pertama tahun 1960–an ITB mulai membina dan melengkapi dirinya dengan kepranataan yang harus diadakan. Dalam periode ini dilakukan persiapan pengisian-pengisian organisasi bidang pendidikan dan pengajaran, serta melengkapkan jumlah dan meningkatkan kemampuan tenaga pengajar dengan penugasan belajar ke luar negeri.

Kurun dasawarsa kedua tahun 1970–an ITB diwarnai oleh masa sulit yang timbul menjelang periode pertama. Satuan akademis yang telah dibentuk berubah menjadi satuan kerja yang juga berfungsi sebagai satuan sosial-ekonomi yang secara terbatas menjadi institusi semi-otonom. Tingkat keakademian makin meningkat, tetapi penugasan belajar ke luar negeri makin berkurang. Sarana internal dan kepranataan semakin dimanfaatkan.

Kurun dasawarsa ketiga tahun 1980–an ditandai dengan kepranataan dan proses belajar mengajar yang mulai memasuki era modern dengan sarana fisik kampus yang makin dilengkapi. Jumlah lulusan sarjana makin meningkat dan program pasca sarjana mulai dibuka. Keadaan ini didukung oleh makin membaiknya kondisi sosio-politik dan ekonomi negara.

Kurun dasawarsa keempat tahun 1990–an perguruan tinggi teknik yang semula hanya mempunyai satu jurusan pendidikan itu, kini memiliki dua puluh enam Departemen Program Sarjana, termasuk Departemen Sosioteknologi, tiga puluh empat program studi S2/Magister dan tiga bidang studi S3/Doktor yang mencakup unsur-unsur ilmu pengetahuan, teknologi, seni, bisnis dan ilmu-ilmu kemanusiaan.

Kini, dengan suplai tahunan pelajar-pelajar Indonesia terbaik, Institut Teknologi Bandung merupakan salah satu pusat ilmu sains, teknologi, dan seni terbaik di Indonesia.

Institut Teknologi Bandung juga mendukung para pelajar dan aktivitas sosial mereka dengan mendukung himpunan mahasiswa yang ada di setiap departemen.

Setiap tahunnya, Institut Teknologi Bandung memilih seorang mahasiswa terbaik untuk dikirim ke pemilihan mahasiswa teladan nasional. Ganesha Prize adalah nama penghargaan untuk mereka yang mendapatkan gelar mahasiswa terbaik ini. Penghargaan ini biasanya diberikan secara resmi pada seremoni penerimaan mahasiswa baru.

Sejak tanggal 26 Desember 2000 ITB menjadi Perguruan Tinggi Badan Hukum Milik Negara (PT BHMN) sebagaimana diatur Peraturan Pemerintah Nomor 155 Tahun 2000. Sejak tanggal 12 April 2012 ITB menjadi Perguruan Tinggi yang diselenggarakan oleh Pemerintah (PTP) sebagaimana diatur Peraturan Presiden Nomor 44 Tahun 2012. Sejak tanggal 14 Oktober 2013 ITB menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH) yang memiliki otonomi pengelolaan dalam akademik dan non-akademik sebagaimana diatur Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2013 tentang STATUTA INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG.

Pimpinan

Berikut adalah pimpinan di Institut Teknologi Bandung yang sedang menjabat:

  • Rektor : Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T.
  • Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan : Prof. Dr. Irwan Meilano, S.T., M.Sc.
  • Wakil Rektor Bidang Keuangan, Perencanaan, dan Pengembangan : Prof. Ir. Agus Jatnika Effendi, Ph.D.
  • Wakil Rektor Bidang Sumber Daya  : Prof. Dr. Dea Indriani Astuti, S.Si.
  • Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi : Prof. Ir. Lavi Rizki Zuhal, M.Sc., Ph.D.
  • Wakil Rektor Bidang Komunikasi, Kemitraan, Kealumnian, dan Administrasi : Dr. Andryanto Rikrik Kusmara, S.Sn., M.Sn.
  • Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam : Aep Patah, S.Si., M.Si., Ph.D.
  • Dekan Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian : Dr. Techn. Dudy Darmawan Wijaya, S.T., M.Sc.
  • Dekan Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan : Prof. Dr. Eng. Ir. Syafrizal, S.T., M.T., IPM.
  • Dekan Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara : Prof. Dr. Ir. Hermawan Judawisastra, M.Eng.
  • Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan : Dr. Eng. Nita Yuwanita, S.T., M.T.
  • Dekan Fakultas Teknologi Industri : Prof. Ir. Tirto Prakoso, S.T., M.Eng., Ph.D.
  • Dekan Fakultas Seni Rupa dan Desain : Dr. Kahfiati Kahdar, S.Sn., M.A.
  • Dekan Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati : Dr. Indra Wibowo, S.Si., M.Sc.
  • Dekan Sekolah Farmasi : Prof. Apt. Diky Mudhakir, S.Si., M.Si., Ph.D.
  • Dekan Sekolah Teknik Elektro dan Informatika : Prof. Dr. Ir. Tutun Juhana, S.T., M.T.
  • Dekan Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan : Dr. Eng. Puspita Dirgahayani, S.T., M.Eng.
  • Dekan Sekolah Bisnis dan Manajemen : Prof. Dr. Aurik Gustomo, S.T., M.T.
  • Dekan Sekolah Pascasarjana Ilmu dan Teknologi Multidisiplin : Prof. Ir. Wahyu Srigutomo, S.Si., M.Si., Ph.D.

Kampus

Menyadari akan keterbatasan lahan Kampus Ganesha dikaitkan dengan meningkatnya kebutuhan sarana dan prasarana untuk mewujudkan visi akademiknya, maka pada sekitar tahun 2010 diterapkanlah kebijakan ITB multikampus.

ITB Kampus Ganesha

Kampus Ganesha merupakan kampus utama Institut Teknologi Bandung. Berlokasi di Jl. Ganesa No. 10, Bandung, Jawa Barat, Indonesia dengan luas sekitar 28 hektar, kampus ini terus mengalami perluasan dan penambahan fasilitas. Kampus ITB Ganesha didirikan pada tahun 1920 dengan nama Technische Hoogeschool.

Di Kampus ITB Ganesha, terdapat fasilitas berupa Aula Barat dan Aula Timur, Gedung Kuliah Umum (GKU), Laboratorium Teknik (Labtek), Campus Center (CC), perpustakaan, laboratorium, galeri seni, studio, dan bengkel.

Terdapat juga fasilitas penunjang di sekitar Kampus ITB Ganesha seperti, Sarana Olah Raga (Saraga) berupa running track, lapangan sepak bola, kolam renang, Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Masjid Salman ITB, pusat bahasa, dan layanan kesehatan.

Asrama mahasiswa, perumahan dosen, dan kantor pusat administrasi tidak terletak di kampus utama namun masih dalam jangkauan yang mudah untuk ditempuh. ITB juga memiliki Observatorium Bosscha (salah satu fasilitas dari Kelompok Keahlian Astronomi FMIPA), terletak 11 kilometer di sebelah utara Bandung.

ITB Kampus Jatinangor

Kampus Jatinangor terletak di Sayang, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat. Kampus ini dibangun di lahan aset milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat seluas 47 hektar yang sebelumnya digunakan sebagai kampus Universitas Winayamukti. Letak kampus ini cukup strategis karena berhadapan dengan Jalan Raya Bandung-Sumedang dan diapit oleh beberapa perguruan tinggi lainnya seperti Universitas Padjadjaran, Institut Manajemen Koperasi Indonesia, dan Institut Pemerintahan Dalam Negeri. Mulai tahun 2023, seluruh mahasiswa baru Tahap Persiapan Bersama (TPB) tingkat 1 akan berkuliah di Kampus Jatinangor selama satu tahun sebelum ditempatkan di kampus sesuai program studi masing-masing.[10]

ITB Kampus Cirebon

Lahan seluas 30 hektar di Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon, dipersiapkan untuk pembangunan Kampus ITB di Cirebon. ITB Kampus Cirebon sudah memiliki 7 program studi, di antaranya adalah Perencanaan Wilayah dan Kota - SAPPK, Teknik Industri - FTI, Prodi Kriya dan Tradisi - FSRD, Teknik Perminyakan - FTTM, Teknik Pertambangan - FTTM, Teknik Geofisika - FTTM, dan Oseanografi - FITB. Pembangunan kampus di kota Cirebon sebagai bentuk peranan ITB dalam membangun riset yang unggul dan mengembangkan sumber daya manusia berkualitas dalam skala regional maupun nasional.

ITB Kampus Jakarta

Saat ini ITB telah melakukan pengembangan beberapa multikampus, yaitu ITB Kampus Ganesha, ITB Kampus Jatinangor, dan ITB Kampus Cirebon. Tidak hanya di tiga lokasi, ITB juga telah memperluas program multikampusnya di Jakarta. Terletak di Jantung Kota Jakarta, Kuningan, Rasuna Said, ITB memproyeksikan lokasi ini menjadi Kampus Jakarta secara permanen.

Fakultas dan sekolah

Fakultas adalah unit pendidikan di ITB yang memiliki beberapa program studi (dulu departemen), baik di tingkat sarjana, magister, maupun doktor. Sementara itu, sekolah adalah unit pendidikan yang memiliki beberapa program studi dengan bidang keilmuan yang berdekatan.

Misalnya, Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung memiliki 6 program studi, yaitu di lingkup keelektroteknikan (teknik elektro, telekomunikasi, biomedis, dan tenaga listrik), serta di lingkup ilmu komputer (teknik informatika dan sistem teknologi informasi). Namun, cakupan keilmuannya dianggap cukup dekat. Oleh karena itu, meskipun jumlah program studi di dalamnya semakin banyak, istilah 'sekolah' tersebut tidak diubah menjadi 'fakultas'.

Secara administratif tidak ada perbedaan yang berarti antara fakultas dan sekolah; perbedaan fakultas dengan sekolah di ITB hanyalah sekadar terminologi. Keduanya dipimpin oleh seorang dekan dengan dibantu oleh 2 orang wakil dekan, yaitu wakil dekan bidang akademik dan wakil dekan bidang sumber daya.

Akreditasi

Akreditasi Nasional

Setelah bertahun-tahun mendapatkan akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan nilai A untuk sebagian besar program studinya.

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)

Kode Program Studi Strata Akreditasi Lembaga Masa Berlaku
Matematika S-1 Unggul BAN-PT 2021 - 2026
S-2 Unggul LAMSAMA 2025 - 2030
S-3 Unggul LAMSAMA 2023 - 2028
Fisika S-1 Unggul BAN-PT 2021 - 2026
S-2 Unggul LAMSAMA 2025 - 2030
S-3 Unggul LAMSAMA 2024 - 2029
Astronomi S-1 Unggul BAN-PT 2022 - 2027
S-2 Unggul BAN-PT 2022 - 2026
S-3 Unggul LAMSAMA 2025 - 2029
Kimia S-1 Unggul LAMSAMA 2023 - 2027
S-2 Unggul LAMSAMA 2025 - 2030
S-3 Unggul LAMSAMA 2023 - 2028
Aktuaria S-1 Unggul LAMSAMA 2025 - 2030
S-2 Unggul LAMSAMA 2022 - 2027
Pengajaran Matematika S-2 Unggul LAMSAMA 2025 - 2030
Pengajaran Fisika S-2 A BAN-PT 2021 - 2026
Pengajaran Kimia S-2 Unggul BAN-PT 2022 - 2027
Sains Komputasi S-2 Unggul LAMSAMA 2022 - 2027
Ilmu dan Rekayasa Nuklir S-2 Baik LAMSAMA 2023 - 2028
Rekayasa Nuklir S-3 Baik Sekali BAN-PT 2024 - 2029

Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH)

Kode Program Studi Strata Akreditasi Lembaga Masa Berlaku
Biologi S-1 Unggul BAN-PT 2021 - 2026
S-2 Unggul BAN-PT 2021 - 2026
S-3 Unggul LAMSAMA 2023 - 2028
Mikrobiologi S-1 Unggul BAN-PT 2021 - 2026
Rekayasa Hayati S-1 Unggul BAN-PT 2023 - 2028
Rekayasa Kehutanan S-1 Unggul BAN-PT 2021 - 2026
Rekayasa Pertanian S-1 Unggul BAN-PT 2021 - 2026
Teknologi Pasca Panen S-1 Unggul BAN-PT 2023 - 2028
Bioteknologi S-2 Unggul BAN-PT 2021 - 2026
Biomanajemen S-2 Unggul BAN-PT 2021 - 2026

Sekolah Farmasi (SF)

Kode Program Studi Strata Akreditasi Lembaga Masa Berlaku
Sains dan Teknologi Farmasi S-1 Unggul LAM-PTKes 2024 - 2029
Farmasi S-2 Unggul LAM-PTKes 2021 - 2026
S-3 Unggul LAM-PTKes 2024 - 2029
Farmasi Klinik dan Komunitas S-1 Unggul LAM-PTKes 2022 - 2027
Farmasi Industri S-2 Unggul LAM-PTKes 2023 - 2028
Keolahragaan S-2 Unggul BAN-PT 2024 - 2029
Profesi Apoteker Profesi Unggul LAM-PTKes 2022 - 2027

Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB)

Kode Program Studi Strata Akreditasi Lembaga Masa Berlaku
Teknik Geologi S-1 Unggul LAM Teknik 2025 - 2030
S-2 Unggul BAN-PT 2020 - 2025
S-3 Unggul LAM Teknik 2025 - 2030
Teknik Geodesi dan Geomatika S-1 Unggul LAM Teknik 2025 - 2030
S-2 A BAN-PT 2021 - 2026
S-3 Baik Sekali BAN-PT 2022 - 2027
Metereologi S-1 Unggul LAMSAMA 2021 - 2027
Oseanografi S-1 Unggul BAN-PT 2022 - 2027
Sains Kebumian S-2 Unggul BAN-PT 2024 - 2025
S-3 Unggul LAMSAMA 2025 - 2030
Teknik Air Tanah S-2 Unggul BAN-PT 2024 - 2025

Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM)

Kode Program Studi Strata Akreditasi Lembaga Masa Berlaku
Teknik Pertambangan S-1 Unggul LAM Teknik 2023 - 2029
Rekayasa Pertambangan S-2 Unggul BAN-PT 2021 - 2026
S-3 Unggul LAM Teknik 2025 - 2030
Teknik Perminyakan S-1 Unggul LAM Teknik 2023 - 2029
S-2 Unggul BAN-PT 2022 - 2027
S-3 Unggul LAM Teknik 2022 - 2027
Teknik Geofisika S-1 Unggul LAM Teknik 2022 - 2027
S-2 Unggul LAM Teknik 2022 - 2027
S-3 Unggul LAM Teknik 2024 - 2029
Teknik Metalurgi S-1 Unggul LAM Teknik 2025 - 2030
S-2 Unggul LAM Teknik 20123 - 2028
Teknik Geotermal S-2 A BAN-PT 2023 - 2028

Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI)

Kode Program Studi Strata Akreditasi Lembaga Masa Berlaku
Teknik Informatika S-1 Unggul LAMINFOKOM 2025 - 2030
Informatika S-2 Unggul LAMINFOKOM 2022 - 2027
Sistem dan Teknologi Informasi S-1 Unggul LAMINFOKOM 2025 - 2030
Teknik Elektro S-1 Unggul LAM Teknik 2022 - 2028
S-2 Unggul LAM Teknik 2022 - 2027
Teknik Tenaga Listrik S-1 Unggul LAM Teknik 2022 - 2026
Teknik Telekomunikasi S-1 Unggul LAM Teknik 2022 - 2028
Teknik Biomedis S-1 Unggul BAN-PT 2022 - 2027
Teknik Elektro dan Informatika S-3 Unggul LAM Teknik 2024 - 2029

Fakultas Teknologi Industri (FTI)

Kode Program Studi Strata Akreditasi Lembaga Masa Berlaku
Teknik Kimia S-1 Unggul LAM Teknik 2022 - 2028
S-2 Unggul LAM Teknik 2025 - 2030
S-3 Unggul LAM Teknik 2024 - 2029
Teknik Fisika S-1 Unggul LAM Teknik 2022 - 2026
S-2 Unggul BAN-PT 2021 - 2026
S-3 Unggul LAM Teknik 2024 - 2029
Teknik Industri S-1 Unggul LAM Teknik 2022 - 2026
Teknik dan Manajemen Industri S-2 Unggul BAN-PT 2021 - 2026
S-3 Unggul LAM Teknik 2024 - 2029
Manajemen Rekayasa S-1 Unggul LAM Teknik 2022 - 2026
Teknik Bionergi dan Kemurgi S-1 Unggul BAN-PT 2021 - 2026
Teknik Pangan S-1 Unggul BAN-PT 2021 - 2026
Instrumentasi dan Kontrol S-2 Unggul BAN-PT 2021 - 2026
Logistik S-2 Baik Sekali LAM Teknik 2024 - 2029

Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD)

Kode Program Studi Strata Akreditasi Lembaga Masa Berlaku
Teknik Mesin S-1 Unggul LAM Teknik 2022 - 2027
S-2 Unggul BAN-PT 2024 - 2026
S-3 Unggul LAM Teknik 2022 - 2027
Teknik Dirgantara S-1 Unggul LAM Teknik 2022 - 2027
S-2 Unggul BAN-PT 2024 - 2027
S-3 Unggul LAM Teknik 2025 - 2030
Teknik Material S-1 Unggul LAM Teknik 2022 - 2027
Ilmu dan Teknik Material S-2 Unggul BAN-PT 2023-2028
S-3 A BAN-PT 2022 - 2023

Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL)

Kode Program Studi Strata Akreditasi Lembaga Masa Berlaku
Teknik Sipil S-1 Unggul LAM Teknik 2022 - 2028
S-2 Unggul BAN-PT 2021 - 2026
S-3 Unggul LAM Teknik 2024 - 2029
Teknik Lingkungan S-1 Unggul LAM Teknik 2022 - 2028
S-2 Unggul LAM Teknik 2025 - 2028
S-3 Unggul LAM Teknik 2024 - 2029
Teknik Kelautan S-1 Unggul LAM Teknik 2022 - 2028
S-2 Unggul BAN-PT 2021 - 2026
Teknik dan Pengelolaan Sumber Daya Air S-1 Unggul BAN-PT 2021 - 2026
Pengelolaan Sumber Daya Air S-2 Unggul BAN-PT 2021 - 2026
Rekayasa Infrastruktur Lingkungan S-1 Unggul BAN-PT 2021 - 2026
Pengelolaan Infrastruktur Air Bersih dan Sanitasi S-2 Unggul BAN-PT 2021 - 2026
Sistem dan Teknik Jalan Raya S-2 Unggul LAM Teknik 2025 - 2030

Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK)

Kode Program Studi Strata Akreditasi Lembaga Masa Berlaku
Arsitektur S-1 Unggul BAN-PT 2025 - 2030
S-2 Unggul BAN-PT 2025 - 2030
S-3 Unggul BAN-PT 2023 - 2028
Perencanaan Wilayah dan Kota S-1 Unggul BAN-PT 2024 - 2029
S-2 Unggul BAN-PT 2021 - 2026
S-3 Unggul BAN-PT 2024 - 2029
Transportasi S-2 Unggul LAM Teknik 2022 - 2027
S-3 Unggul LAM Teknik 2022 - 2027
Rancang Kota S-2 Unggul BAN-PT 2022 - 2027
Studi Pembangunan S-2 Unggul BAN-PT 2023 - 2028
Perencanaan Kepariwisataan S-2 Unggul BAN-PT 2024 - 2027
Arsitektur Lanskap S-2 A BAN-PT 2019 - 2024

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)

Kode Program Studi Strata Akreditasi Lembaga Masa Berlaku
Seni Rupa S-1 Unggul BAN-PT 2025 - 2030
S-2 A BAN-PT 2022 - 2023
Kriya S-1 Unggul BAN-PT 2022 - 2025
Desain Interior S-1 Unggul BAN-PT 2025 - 2030
Desain Produk S-1 Unggul BAN-PT 2022 - 2026
Desain Komunikasi Visual S-1 Unggul BAN-PT 2024 - 2027
Desain S-2 Unggul BAN-PT 2024 - 2027
Ilmu Seni Rupa dan Desain S-3 A BAN-PT 2020 - 2025

Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM)

Kode Program Studi Strata Akreditasi Lembaga Masa Berlaku
Manajemen S-1 Unggul BAN-PT 2022 - 2026
Sains Manajemen S-2 Unggul BAN-PT 2022 - 2026
S-3 Unggul BAN-PT 2022 - 2026
Kewirausahaan S-1 Unggul BAN-PT 2022 - 2026
Administrasi Bisnis (Kampus Jakarta) S-2 Unggul BAN-PT 2022 - 2026
Administrasi Bisnis (Kampus Bandung) S-2 Unggul BAN-PT 2022 - 2026

Sekolah Pasca Sarjana (SPS)

Kode Program Studi Strata Akreditasi Lembaga Masa Berlaku
Teknologi Nano S-2 Baik BAN-PT 2020 - 2025
Sains dan Teknologi Nano S-3 Baik Sekali BAN-PT 2024 - 2029

Non Fakultas/Sekolah (NONFS)

Kode Program Studi Strata Akreditasi Lembaga Masa Berlaku
Profesi Insinyur Profesi Unggul BAN-PT 2024 - 2029

Akreditasi Internasional

Selain akreditasi nasional, program studi di ITB juga mendapatkan akreditasi internasional sebagai berikut.

  • 14 program studi terakreditasi ABET (Accreditation Board for Engineering and Technology)
  • 20 program studi terakreditasi ASIIN (Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik)
  • 6 program studi terakreditasi AACSB (Association to Advance Collegiate School of Business)
  • 15 program studi terakreditasi IABEE (Indonesian Accreditation Board for Engineering Education)
  • 1 program studi terakreditasi RSC (The Royal Society of Chemistry)
  • 2 program studi terakreditasi KAAB (Korea Architectural Accrediting Board)

Dengan akreditasi internasional tersebut, lulusan ITB mendapatkan ijazah tak hanya akreditasi BAN-PT, tetapi juga terdapat logo akreditasi internasional. Hal ini sebagai bukti bahwa lulusan ITB telah terdidik dengan standar internasional, tidak hanya terlembaga tetapi juga telah tersertifikasi secara resmi. Akreditasi internasional ini menjadi jaminan bahwa anak didik ITB memiliki standar profesional kerja yang dapat disamakan dengan lulusan luar negeri ternama sehingga perusahaan penerima mereka dapat lebih yakin terhadap almamater mereka.

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)

Kode Program Studi Strata Akreditasi Masa Berlaku Ref
Matematika S-1 ASIIN 2021 - 2027 [1]
Fisika S-1 ASIIN 2021 - 2027 [2]
Astronomi S-1 ASIIN 2021 - 2027 [3]
Kimia S-1 RSC 2022 - 2027 [4]

Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH)

Kode Program Studi Strata Akreditasi Masa Berlaku Ref
Biologi S-1 ASIIN 2020 - 2027 [5]
Mikrobiologi S-1 ASIIN 2020 - 2027 [6]
Rekayasa Hayati S-1 IABEE 2018 - 2027 [7]
Rekayasa Kehutanan S-1 IABEE 2022 - 2025
Rekayasa Pertanian S-1 IABEE 2020 - 2025

Sekolah Farmasi (SF)

Kode Program Studi Strata Akreditasi Masa Berlaku Ref
Sains dan Teknologi Farmasi S-1 ASIIN 2020 - 2027 [8]
Farmasi Klinik dan Komunitas S-1 ASIIN 2020 - 2027 [9]

Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB)

Kode Program Studi Strata Akreditasi Masa Berlaku Ref
Teknik Geologi S-1 ASIIN 2019 - 2024 [10]
Teknik Geodesi dan Geomatika S-1 ASIIN 2019 - 2024 [11]
Metereologi S-1 ASIIN 2021 - 2027 [12]
Oseanografi S-1 ASIIN 2021 - 2027 [13]

Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM)

Kode Program Studi Strata Akreditasi Masa Berlaku Ref
Teknik Pertambangan S-1 ABET 2015 - Sekarang [14]
Teknik Perminyakan S-1 ABET 2013 - Sekarang
Teknik Geofisika S-1 ASIIN, EUR-ACE® 2022 - 2030 [15]
S-2 ASIIN, EUR-ACE® 2022 - 2028 [16]
Teknik Metalurgi S-1 IABEE 2021 - 2024 [17]

Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI)

Kode Program Studi Strata Akreditasi Masa Berlaku Ref
Teknik Informatika S-1 ABET 2012 - Sekarang [18]
Sistem dan Teknologi Informasi S-1 ABET 2018 - Sekarang [19]
Teknik Elektro S-1 ABET 2009 - Sekarang [20]
IABEE 2022 - 2027 [21]
Teknik Tenaga Listrik S-1 ABET 2016 - Sekarang [22]
Teknik Telekomunikasi S-1 ABET 2016 - Sekarang [23]
IABEE 2022 - 2027 [24]
Teknik Biomedis S-1 IABEE 2022 - 2025 [25]

Fakultas Teknologi Industri (FTI)

Kode Program Studi Strata Akreditasi Masa Berlaku Ref
Teknik Kimia S-1 ABET 2010 - Sekarang [26]
IABEE 2022 - 2027 [27]
Teknik Fisika S-1 ABET 2010 - Sekarang [28]
IABEE 2022 - 2025 [29]
Teknik Industri S-1 ABET 2012 - Sekarang [30]
IABEE 2022 - 2025 [31]
Manajemen Rekayasa S-1 ABET 2015 - Sekarang [32]
IABEE 2022 - 2025 [33]

Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD)

Kode Program Studi Strata Akreditasi Masa Berlaku Ref
Teknik Mesin S-1 ASIIN 2022 - 2028 [34]
S-2 ASIIN 2022 - 2028 [35]
Teknik Dirgantara S-1 ASIIN 2022 - 2028 [36]
S-2 ASIIN 2022 - 2028 [37]
Teknik Material S-1 ASIIN 2022 - 2028 [38]
Ilmu dan Teknik Material S-2 ASIIN 2022 - 2028 [39]

Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL)

Kode Program Studi Strata Akreditasi Masa Berlaku Ref
Teknik Sipil S-1 ABET 2013 - Sekarang [40]
IABEE 2022 - 2027 [41]
Teknik Lingkungan S-1 ABET 2012 - Sekarang [42]
IABEE 2022 - 2027 [43]
Teknik Kelautan S-1 ABET 2009 - Sekarang [44]
IABEE 2022 - 2027 [45]

Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK)

Kode Program Studi Strata Akreditasi Masa Berlaku Ref
Arsitektur S-1 KAAB 2016 - 2025 [46]
S-2 KAAB 2016 - 2025
Perencanaan Wilayah dan Kota S-1 ASIIN 2019 - 2024 [47]

Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM)

Kode Program Studi Strata Akreditasi Masa Berlaku Ref
Manajemen S-1 AACSB 2021 - 2026 [48]
Sains Manajemen S-2 AACSB 2021 - 2026
S-3 AACSB 2021 - 2026
Kewirausahaan S-1 AACSB 2021 - 2026
Administrasi Bisnis (Kampus Jakarta) S-2 AACSB 2021 - 2026
Administrasi Bisnis (Kampus Bandung) S-2 AACSB 2021 - 2026

Selektivitas

Seleksi penerimaan mahasiswa ITB dilakukan secara ekslusif melalui seleksi secara nasional. Dalam sejarahnya, ITB adalah universitas yang paling selektif bukan saja di dalam negeri tetapi juga di dunia. Pada tahun 2000, survei Asiaweek mencatat bahwa untuk seleksi penerimaan mahasiswa ITB menduduki ranking pertama di Asia.[11] Pada tahun 2008, tingkat penerimaan agregat (aggregate admission rate) ITB adalah 4%, lebih rendah (lebih selektif) daripada Harvard pada tahun yang sama, yakni 9%.

Pada tahun 2013, tergantung Falkutas yang bersangkutan, tingkat penerimaan di ITB berkisar antara 3.5–6.3%,[12] setara dengan Stanford (5.7%) dan Harvard (5.8%) dan lebih selektif dari Yale (6.9%), Princeton (7.4%), dan MIT (8.3%). [13]

Di tataran nasional, menurut tingkat keketatan masuk SNMPTN/SBMPTN bidang Saintek (IPA) dan Soshum (IPS) dari tahun ke tahun, ITB merupakan perguruan tinggi dengan tingkat kesulitan tertinggi, dapat dilihat dari nilai passing grade maupun nilai rata-rata ujian seleksi masuk perguruan tinggi negeri sebagaimana digambarkan dalam tabel berikut:

Reputasi

Berdasarkan tingkat kepopuleran perguruan tinggi di dunia maya, dengan jumlah sampel 335 institusi perguruan tinggi oleh 4icu.org untuk tahun 2012, ITB masih menjadi perguruan tinggi terpopuler di Indonesia.[14] Hingga pertengahan Juli 2012, ITB menempati peringkat ke-13 di lingkup Asia,[15] dan peringkat ke-82 di dunia (satu-satunya yang mewakili Indonesia di dalam Top 200 Colleges and Universities in the world).[16]

Sedangkan menurut penilaian lembaga pemeringkatan perguruan tinggi asal Inggris tahun 2009, THE-QS, ITB menempati peringkat 80 di dunia dalam bidang Teknik dan IT, satu-satunya perguruan tinggi di Indonesia yang mampu masuk dalam 100 besar pemeringkatan. Peringkat pertama sendiri diduduki oleh MIT.[17] Kemudian pada tahun 2011 dalam bidang yang sama, peringkat yang di tempati ITB menjadi peringkat 100 di dunia.[18]

Dari tahun 2007 hingga saat ini, khusus untuk bidang Engineering & Technology dan Natural Sciences, ITB menempati peringkat pertama di Indonesia dan satu-satunya kampus di Indonesia yang memperoleh "bintang empat" dari QS World University Rankings sedangkan untuk bidang Art & Design, ITB menempati peringkat 100 besar perguruan tinggi terbaik dunia.[19][20]

Peringkat ITB di Dunia

Publikasi Skor Terbaru Peringkat ()
2025 2024 2023 2022 2021
39.9 256 (3) 281 (3) 235 (2) 303 (3) 313 (3)
25.2-30.6 1201-1500 (2) 1201-1500 (2) 1201-1500 (2) 1001-1200 (2) 1001+ (2)
66.5 TBA 1887 (3) 1894 (2) 1953 (2)
TBA 801-900 (3) 801-900 (3) 801-900 (3) 701-800 (2)
36.2 526 (1) 512 (1) 577 (1) 599 (1) 520 (1)

Peringkat ITB di Asia

Publikasi Skor Terbaru Peringkat Asia ()
2025 2024 2023 2022 2021
69.1 59 (4) 60 (3) 63 (3) 67 (3) 62 (3)
28.4-31.4 501-600 (5) 401-500 (3) 351-400 (2) 301-351 (2) 301-351 (2)
RankPro Asia-Pacific 50.9 154 (1)

Peringkat ITB berdasarkan Bidang Studi

QS World University Ranking by Subject
Bidang Studi Skor Terbaru Peringkat ()
2025 2024
Teknik dan Teknologi 66.3 1 (282) 2 (320)
Teknik Perminyakan 1 (51-100) 1 (101-150)
Teknik Pertambangan dan Mineral 1 (51-100)
Teknik Kimia 1 (301-350) 2 (351-400)
Teknik Elektro dan Elektronika 1 (301-350) 3 (351-400)
Teknik Mesin 1 (351-400) 3 (401-450)
Ilmu Komputer dan Sistem Informasi 4 (551-600) 6 (601-650)
Ilmu Alam 61.9 1 (401-450) 1 (501-550)
Matematika 1 (401-450) 2 (501-550)
Fisika dan Astronomi 1 (501-550) 2 (551-600)
Kimia 1 (451-500) 2 (551-600)
Ilmu Material 1 (401-450)
Ilmu Lingkungan 1 (501-550)
Ilmu Sosial dan Manajemen 62.2 4 (451-500) 4 (401-450)
Bisnis dan Manajemen 5 (451-500) 7 (501-550)
Seni dan Humaniora 59.7 4 (451-500) 4 (401-450)
Arsitektur dan Lingkungan Binaan 1 (151-200) 2 (201-240)
Seni dan Desain 1 (101-150) 2 (201-240)

Peringkat ITB dalam Keberlanjutan

Publikasi Skor Terbaru Peringkat ()
2025 2024
QS Sustainability Rankings 60.7 524 (5) 389 (1)
THE Impact Rankings 79.3-83.9 201-300 (5)

Rektor

Rektor Institut Teknologi Bandung
Rektor
Prof. Ir. R. Soemono[21] 1959
Prof. Ir. R. Otong Kosasih 1959–1964
Ir. R. Ukar Bratakusumah[22] 1964–1965
Letnan Kolonel Ir. Koentoadji 1965–1969
Prof. Dr. Doddy Achdiat Tisna Amidjaja 1969–1976
Prof. Dr. Ing. Iskandar Alisjahbana 1976–1978
Dr. Soedjana Sapi'ie[23] 1978–1979
Prof. Dr. Doddy Achdiat Tisna Amidjaja[24] 1979–1980
Prof. Hariadi Paminto Soepangkat, Ph.D. 1980–1988
Prof. Ir. Wiranto Arismunandar, MSME 1988–1997
Prof. Ir. Lilik Hendrajaya, M.Sc., Ph.D. 1997–2001
Prof. Ir. Kusmayanto Kadiman, Ph.D. 2001–2004
Prof. Ir. Adang Surahman, M.Sc., Ph.D.[25] 2004–2005
Prof. Dr. Ir. Djoko Santoso, M.Sc. 2005–2010
Prof. Akhmaloka, Dipl.Biotech., Ph.D. 2010- 2015
Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi, DEA 2015–2020
Prof. Ir. N. R. Reini Djuhraeni Wirahadikusuma, MSCE, PhD 2020–2025
Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T. 2025–Sekarang

Keluarga mahasiswa ITB

Pemerintah melalui Mendikbud Daoed Joesoef menggulirkan konsep Normalisasi Kehidupan Kampus/Badan Koordinasi Kemahasiswaan yang lazim disingkat NKK/BKK. Dewan mahasiswa se-Indonesia dibubarkan dan kemahasiswaan diatur oleh pembantu rektor bidang kemahasiswaan melalui BKK. Mahasiswa menolak dengan keras BKK, dan tetap mengadakan pemilihan Ketua DeMa (Dewan Mahasiswa). Namun setiap Ketua DeMa terpilih, malam itu juga surat ancaman DO (Drop Out) sampai. Akibatnya tidak ada yang bersedia menjadi Ketua DeMa. Akhirnya mahasiswa ITB memutuskan membubarkan Dewan Mahasiswa dan membekukan DeMa ITB. Kemudian didirikan Badan Koordinasi (BAKOR) untuk mengoordinasikan pergerakan. Sementara cita-cita DeMa diamanatkan kepada Himpunan-Himpunan sebagai kantung-kantung gerakan, dengan konsekuensi, kaderisasi ada di tingkat himpunan.

Sampai pada Tahun 1994, Perwakilan Mahasiswa yang tergabung dalam FKHJ (Forum Ketua Himpunan Jurusan), memutuskan untuk membentuk kembali kemahasiswaan terpusat, untuk mengusung gerakan eksternal yang pada saat itu sedang menghangat di Indonesia. Akhirnya dibentuklah Keluarga Mahasiswa Institut Teknologi Bandung KM ITB.

Organisasi kemahasiswaan

Unit kegiatan mahasiswa

  1. Keluarga Mahasiswa Islam "GAMAIS" (Islamic Student Society)
  1. ShARE ITB
  2. Perkumpulan Studi Ilmu Kemasyarakatan "PSIK" (Societal Study Union)
  3. Majalah Ganesha – Kelompok Studi Sejarah, Ekonomi dan Politik ITB
  4. Kelompok Studi Ekonomi dan Pasar Modal ITB
  5. Institut Sosial Humaniora "Tiang Bendera" ITB
  6. Unit Kajian Islam Ideologis HATI ITB (Harmoni Amal Titian Ilmu)
  • Rumpun pendidikan[28]
  1. Koperasi Kesejahteraan Mahasiswa "KOKESMA"
  2. Unit Robotika
  3. U-Green ITB
  4. Synthetic Biology "SynBio" ITB
  5. Techno Enterpreneur Club
  6. Student English Forum "SEF"
  7. Resimen Mahasiswa Mahawarman Batalyon I/ITB (Student Regiment Battalion I/ITB)]
  8. Pramuka ITB (Gudep 06005-06006)
  9. Liga Film Mahasiswa "LFM" ITB
  10. Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR-PMI) ITB
  11. Ganesha Model United Nations Club
  12. Kelompok Studi Visual Budaya Modern (Genshiken ITB)
  13. Amateur Radio Club ITB - ARC ITB
  14. Keluarga Mahasiswa Pencinta Alam Ganesha "KMPA"
  15. Ganesha Interactive Media (GIM) ITB
  • Rumpun seni dan budaya[29]
  1. ITB Dance and Performance Art Community (INFINITY)
  2. Unit Kebudayaan Aceh (UKA)
  3. Unit Kesenian Sumatera Utara (UKSU)
  4. Unit Kesenian Sulawesi Selatan (UKSS)
  5. Unit Kebudayaan Melayu Riau (UKMR-ITB)
  6. Unit Kesenian Minangkabau (UKM)
  7. Unit Kebudayaan Jepang (UKJ)
  8. Unit Kebudayaan Irian (UKIR) ITB
  9. Unit Kebudayaan Banten DEBUST ITB
  10. Unit Kebudayaan Betawi (UKB) ITB
  11. Unit Budaya Lampung (UBALA)
  12. Studi Teater Mahasiswa (STEMA)
  13. Serumpun Mahasiswa Bangka Belitung
  14. Perkumpulan Seni Tari dan Karawitan Jawa
  15. Paduan Suara Mahasiswa (PSM-ITB)
  16. Mahasiswa Bumi Sriwijaya (MUSI)
  17. Maha Gotra Ganesha (MGG)
  18. Marching Band Waditra Ganesha (MBWG)
  19. Lingkung Seni Sunda (LSS)
  20. Lingkar Sastra ITB
  21. Paguyuban Seni Budaya Jawa Timuran – Loedroek ITB
  22. Keluarga Paduan Angklung ITB
  23. Unit Rebana ITB (URI)
  24. Keluarga Mahasiswa Jambi ITB – Siginjai (KMJ ITB)
  25. ITBJazz
  26. ITB Student Orchestra (ISO)
  27. Unit Apresiasi Musik (apres!) ITB
  28. Unit Kebudayaan Tionghoa (UKT)
  29. Unit Kebudayaan Kalimantan (UKK)
  30. Unit Kebudayaan Banyuwangi (UKAWANGI)
  31. Korean Culture Club ITB (KCC ITB)
  1. Tabloid Mahasiswa Boulevard
  2. Radio Kampus – ITB community radio
  3. Pers Mahasiswa (Persma) ITB
  4. GaneshaTV (GTV)
  5. 8EH Radio ITB
  • Rumpun olahraga dan kesehatan[31]
  1. Unit Tenis ITB
  2. Unit Ganesha Touchdown (GT)
  3. Unit Renang dan Polo Air (URPA)
  4. Unit Judo ITB
  5. Unit Capoeira Quizumba (UCI) ITB
  6. Unit Bola Voli (UBV)
  7. Unit Bulu Tangkis (UBT) ITB
  8. Unit Basket "GANESHA" (UBG-ITB)
  9. Unit Aktivitas Tenis Meja ITB (UATM ITB)
  10. Tarung Drajat (Boxer)
  11. Unit Taekwondo
  12. Syufu Taeshukan Hent Lanah ITB
  13. Unit Softball
  14. Satuan Kegiatan Olah Raga (SKOR) Hoki ITB
  15. Persatuan Sepak Bola ITB (PS ITB)
  16. Persatuan Catur Mahasiswa ITB
  17. Perisai Diri
  18. Unit Panahan PASOPATI ITB
  19. Unit Selam Nautika ITB
  20. Unit Kendo ITB
  21. Shorinji Kempo ITB
  22. Unit Karate (Bandung Karate Club) cabang ITB
  23. Bela Diri Hikmatul Iman Ranting ITB
  24. Ganesha Bicycler
  25. Unit Aktivitas Bridge (UAB)
  26. Atletik Ganesha (ATLAS)
  27. Aikido
  28. Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) ITB

Himpunan mahasiswa program studi

# Program Studi Nama[32] Akronim Fakultas

Matematika
Aktuaria
Himpunan Mahasiswa Matematika dan Aktuaria ITB HIMATIKA ITB FMIPA
Fisika Himpunan Mahasiswa Fisika ITB HIMAFI ITB FMIPA
Astronomi Himpunan Mahasiswa Astronomi ITB HIMASTRON ITB FMIPA
Mikrobiologi Himpunan Mahasiswa Mikrobiologi "Archaea" ITB HIMAMIKRO "Archaea" ITB SITH
Kimia Himpunan Mahasiswa Kimia "AMISCA" ITB HMK "Amisca" ITB FMIPA
Biologi Himpunan Mahasiswa Biologi "Nymphaea" ITB HIMABIO "Nyhmphaea" ITB SITH

Sains dan Teknologi Farmasi
Farmasi Klinik dan Komunitas
Himpunan Mahasiswa Farmasi "Ars Praeparandi" ITB HMF "Ars Praeparandi" ITB SF
Rekayasa Hayati Himpunan Mahasiswa Rekayasa Hayati ITB HMRH ITB SITH
Rekayasa Pertanian Himpunan Mahasiswa Rekayasa Pertanian "Agrapana" ITB HIMAREKTA "Agrapana" ITB SITH
Rekayasa Kehutanan Himpunan Mahasiswa Rekayasa Kehutanan "Selva" ITB HMH "Selva" ITB SITH
Teknologi Pasca Panen Himpunan Mahasiswa Teknologi Pasca Panen "Vadra" ITB HMPP "Vadra" ITB SITH
Teknik Geologi Himpunan Mahasiswa Teknik Geologi "GEA" ITB HMTG "Gea" ITB FITB
Teknik Pertambangan Himpunan Mahasiswa Tambang ITB HMT ITB FTTM
Teknik Perminyakan Himpunan Mahasiswa Teknik Perminyakan "Patra" ITB HMTM "Patra" ITB FTTM
Teknik Geofisika Himpunan Mahasiswa Teknik Geofisika "Terra" ITB HIMATG "Terra" ITB FTTM
Teknik Metalurgi Ikatan Mahasiswa Metalurgi ITB IMMG ITB FTTM
Meteorologi Himpunan Mahasiswa Meteorologi "Atmosphaira" ITB HMME "Atmosphaira" ITB FITB
Oseanografi Himpunan Mahasiswa Oseanografi "Triton" ITB HMO "Triton" ITB FITB
Teknik Kimia Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia ITB HIMATEK ITB FTI
Teknik Mesin Himpunan Mahasiswa Mesin ITB HMM ITB FTMD


Teknik Elektro
Teknik Tenaga Listrik
Teknik Biomedis
Himpunan Mahasiswa Elektroteknik ITB HME ITB STEI
Teknik Fisika Himpunan Mahasiswa Fisika Teknik ITB HMFT ITB FTI

Teknik Industri
Manajemen Rekayasa
Keluarga Mahasiswa Teknik Industri ITB MTI ITB FTI

Teknik Informatika
Sistem dan Teknologi Informasi
Himpunan Mahasiswa Informatika ITB HMIF ITB STEI
Teknik Dirgantara Keluarga Mahasiswa Teknik Penerbangan "Otto Lilienthal" ITB KMPN "Otto Lilienthal" ITB FTMD
Teknik Material Himpunan Mahasiswa Teknik Material ITB MTM ITB FTMD
Teknik Pangan Himpunan Mahasiswa Teknik Pangan ITB HMPG ITB FTI
Teknik Bioenergi dan Kemurgi Himpunan Mahasiswa Teknik Bioenergi dan Kemurgi "Rinuva" ITB HMTB "Rinuva" ITB FTI
Teknik Sipil Himpunan Mahasiswa Sipil ITB HMS ITB FTSL
Teknik Geodesi dan Geomatika Ikatan Mahasiswa Geodesi ITB IMG ITB FITB
Arsitektur Ikatan Mahasiswa Arsitektur "Gunadharma" ITB IMA-G ITB SAPPK
Teknik Lingkungan Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan ITB HMTL ITB FTSL
Perencanaan Wilayah dan Kota Himpunan Mahasiswa Planologi "Pangripta Loka" ITB HMP PL ITB SAPPK
Teknik Kelautan Keluarga Mahasiswa Teknik Kelautan ITB KMKL ITB FTSL
Rekayasa Infrastruktur Lingkungan Keluarga Mahasiswa Infrastruktur Lingkungan ITB KMIL ITB FTSL
Teknik dan Pengelolaan Sumber Daya Air Himpunan Mahasiswa Sumber Daya Air ITB HIMASDA ITB FTSL




Seni Rupa
Kriya
Desain Interior
Desain Komunikasi Visual
Desain Produk
Keluarga Mahasiswa Seni Rupa ITB
  • Visual Art Student Aggregate ITB
  • Himpunan Mahasiswa Kriya Tekstil dan Keramik ITB
  • Ikatan Mahasiswa Desain Interior ITB
  • Ikatan Pemuda Pemudi Desain Grafis DKV ITB
  • Industrial Design Student Society ITB
KMSR ITB
  • VASA ITB
  • TERIKAT ITB
  • IMDI ITB
  • IPPDIG ITB
  • INDDES ITB
FSRD
Teknik Telekomunikasi Ikatan Mahasiswa Telekomunikasi "Signum" ITB IMT "Signum" ITB STEI
Manajemen Keluarga Mahasiswa Manajemen ITB KMM ITB SBM
Kewirausahaan Ikatan Mahasiswa Kewirausahaan "Artha" ITB IMK "Artha" ITB SBM

Lembaga

Pusat Mikroelektronika (PME) adalah sebuah lembaga yang berada di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institut Teknologi Bandung. PME didirikan oleh Prof. Dr. Samaun Samadikun pada tahun 1986.[33] Ketua PME saat ini adalah Ir. Adi Indrayanto, M.Sc., Ph.D. Periode sebelumnya dijabat oleh Prof. Trio Adiono, ST. MT. Ph.D.

PME terdiri dari empat laboratorium, yaitu:

  • IC Design Lab, dikepalai oleh Prof. Trio Adiono, ST. MT. Ph.D
  • System Application Lab, dikoordinasi Dr. Beni Rio, ST.
  • IC Processing Lab, dikoordinasi oleh Dr. Muhammad Amin Sulthoni, IPM.
  • Manufacture Lab, dikepalai oleh Ir. Farkhad Ihsan Hariadi, M.Sc.

Institut Teknologi Bandung meluncurkan base station 4G dengan nama InfiniteBe untuk mengatasi permasalahan kapasitas teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di jaringan berkecepatan tinggi di daerah-daerah padat baik di dalam ruangan maupun luar ruangan.[34][35]

InfiniteBe[36][37] (dibaca Infin-iteBe) merupakan hasil pengembangan Pusat Mikroelektronika ITB yang bekerja sama dengan PT Fusi Global Teknologi dan PT Len Industri dan kemudian dilanjutkan oleh PT Industri Telekomunikasi Indonesia di bawah program Inovasi Perguruan Tinggi di Industri sejak tahun 2016.[38][39]

Alumni

Prestasi

  • Juara pertama kategori robot terbang sayap tetap (fix wing), desain terbaik, dan presentasi terbaik dalam Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2014 .[40]
  • Merit Awards (runner up), Asia Pasific Information and Communication Technology Alliance (APICTA) Awards 2009 di Australia, 15–17 Desember 2009.[41]

Galeri

Catatan

Lihat Pula

Pranala luar

Referensi

  1. Keputusan Rektor ITB Nomor 267/SK/K01/OT/2008 tentang Pendirian dan Peresmian Nama ITB.
  2. Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2013 tentang STATUTA INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG.
  3. Accredited Programs ABET - ITB.
  4. Status Akreditasi Internasional Prodi ITB.
  5. Presidents of 12 premier universities in Asia and Middle East to gather at WUSTL May 4-7 to discuss global energy and environment, Washington University in St Louis, April 12, 2007, http://news-info.wustl.edu/news/page/normal/9271.html
  6. Kampanye Pemilihan Rektor Universitas Indonesia Tahun 2014, http://pemilihanrektor.ui.ac.id/content/kampanye-bertema-02-mempertahankan-prestasi-dan-konsistensi-dari-ui-sebagai-satu-satunya
  7. Prof. Reini Wirahadikusumah Terpilih Sebagai Rektor ITB 2020-2025. itb.ac.id. 8 November 2019.
  8. Sakri, A. (1979a). Dari TH ke ITB: Kenang-kenangan lustrum keempat 2 Maret 1979, Jilid 1: Selintas perkembangan ITB. Bandung: Penerbit ITB.
  9. "Dies natalis van de Faculteit van Technische Wetenschap van de Universiteit van Indonesië", artikel dalam Majalah "De ingenieur in Indonesie" edisi Desember 1948, Tahun ke-1 No.2.
  10. Cicin Yulianti. ITB Pindahkan Kegiatan TPB ke Kampus Jatinangor, Apa Alasannya?. detikedu.
  11. Bandung Institute of Technology: Science and Technology Schools.
  12. Data Keketatan ITB-2013.
  13. Top 100 – Lowest Acceptance Rates.
  14. Salinan arsip.
  15. Top 100 Universities in Asia 2012.
  16. Top 200 Universities in the world 2012..
  17. Salinan arsip.
  18. Salinan arsip.
  19. QS Stars in Indonesia.
  20. QS World University Rankings by Subject 2015 - Art & Design. Top Universities. 2015-04-22.
  21. Ketua Presidium: Prof. Ir. Soemono; Anggota: Prof. Ir. Goenarso; Prof. dr. Djoehana Wiradikarta (Ketua/Dekan FIPIA UI Bandung); Prof. Ir. Soetedjo (Ketua/Dekan FT UI Bandung); Panitera: Prof. Dr. Ir. R. M. Soemantri Brodjonegoro (Ketua Jurusan Teknologi Kimia).
  22. http://www.itb.ac.id/news/46 ITB News Portal, 13 Maret 2003, Mantan Rektor ITB , Ir. Ukar Bratakusumah Meninggal
  23. Ketua Rektorium: Dr. Soedjana Sapi'ie; Anggota: Prof. Dr. Moedomo Soedigdomarto; Prof. Ir. Wiranto Arismunandar, MSME; Ir. Djuanda Suraatmadja.
  24. Pejabat sementara
  25. Pejabat sementara
  26. Situs resmi Keluarga Mahasiswa ITB.
  27. Situs resmi Keluarga Mahasiswa ITB.
  28. Situs resmi Keluarga Mahasiswa ITB.
  29. Situs resmi Keluarga Mahasiswa ITB.
  30. Situs resmi Keluarga Mahasiswa ITB.
  31. Situs resmi Keluarga Mahasiswa ITB.
  32. Situs resmi Himpunan Mahasiswa Jurusan.
  33. Pusat Unggulan Iptek Broadband Wireless Access. Institut Teknologi Bandung.
  34. Ajat Sudrajat. ITB luncurkan Base Station 4G Infinitebe. ANTARA News. 2019-02-01.
  35. Pikiran Rakyat. ITB Luncurkan Base Station 4G, Ini Keunggulannya - Pikiran-Rakyat.com. www.pikiran-rakyat.com.
  36. Home. InfiniteBe.
  37. Webmaster Team, Direktorat Sistem dan Teknologi Informasi ITB. ITB Meluncurkan Base Station 4G LTE InfiniteBe -. Institut Teknologi Bandung.
  38. Antara. ITB Rilis Base Station 4G Infinitebe untuk Internet Cepat. Tempo.co. 2019-02-02.
  39. Indonesia.go.id. Penyalur Sinyal 4G InfiniTeBe ITB, Bukti Kolaborasi Triple Helix Bidang Iptek. LINE TODAY.
  40. Artikel:"ITB Borong Juara di Kontes Robot Terbang 2014" di Okezone.com.
  41. Artikel:"Wuahhh... Tim Big Bang ITB Gondol Prestasi di Asia Pasifik!" di Kompas.com.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29627154 (2026-08-24T02:52:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.