Lompat ke isi

Iodiksanol

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Iodiksanol adalah agen radiokontras non-ionik yang mengandung yodium. Obat ini tersedia sebagai obat generik.

Kegunaan medis

Agen radiokontras diberikan secara intravena untuk pencitraan tomografi terkomputasi (CT) kepala, badan, urografi ekskresi dan venografi. Agen radiokontras juga diberikan secara intra-arteri untuk pencitraan angiografi.

Efek samping

Sekitar 30% dari mereka yang menerima suntikan Iodiksanol intravena merasakan panas, nyeri, atau ketidaknyamanan di lokasi suntikan. Efek samping lainnya meliputi: perubahan rasa (3,5%), mual (2,8%), dan sakit kepala (2,5%).

Masyarakat dan budaya

Bentuk yang tersedia

Kontras dapat diberikan secara intra-arteri atau intravena.

Kegunaan pada hewan

Iodiksanol juga merupakan bahan aktif dalam sejumlah produk 'bantalan' yang digunakan selama sentrifugasi semen kuda jantan. Produk ini berlapis di bawah semen kuda jantan yang mengembang sehingga memungkinkan gaya g yang lebih tinggi untuk digunakan dengan kerusakan sperma yang lebih sedikit dan tingkat pemulihan yang lebih baik. Setelah sentrifugasi, supernatan di atas dan bantalan di bawah dibuang, meninggalkan pelet sperma yang terkonsentrasi di tabung kerucut.

Referensi

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27180629 (2025-04-23T05:57:45Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.