Lompat ke isi

Iodin Lugol

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
J crow's lugol's iodine 2

Iodin Lugol, dikenal juga sebagai iodium cair, larutan Lugol, atau cukup Lugol, adalah larutan yang merupakan gabungan dari senyawa kalium iodida dengan iodin dalam air.[1] Ini adalah obat dan desinfektan yang digunakan untuk sejumlah penggunaan tertentu.[2][3] Pengobatan pada mulut digunakan untuk mengobati tirotoksikosis sampai operasi dapat dilakukan, melindungi kelenjar tiroid dari iodium radioaktif, dan untuk mengobati kekurangan iodium.[4][5] Pengobatan pada leher rahim digunakan sebagai zat bantu dalam skrining untuk mengidentifikasi kanker serviks.[6] Sebagai desinfektan, dapat digunakan untuk luka kecil seperti cedera akibat jarum suntik.[7] Sejumlah kecil larutan ini juga dapat digunakan untuk desinfeksi darurat terhadap air minum.[8]

Efek samping yang ditimbulkan dari penggunaan larutan ini antara lain alergi, sakit kepala, muntah, dan inflamasi terhadap bagian putih pada mata.[9][10] Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan susah tidur dan depresi.[11] Juga seharusnya tidak digunakan selama kehamilan atau menyusui.[12] Iodin lugol adalah cairan yang terdiri dari dua bagian kalium iodida untuk setiap satu bagian unsur iodin dalam air.[13]

Iodin lugol pertama kali dibuat pada tahun 1829 oleh seorang fisikawan Perancis yaitu Jean Lugol.[14][15] Larutan ini termasuk dalam Daftar Obat Esesnsial Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization's List of Essential Medicines), menjadikannya salah satu obat paling efektif dan paling aman dalam penggunaannya terhadap kesehatan.[16] Iodin lugol juga tersedia sebagai obat generik maupun obat langsung minum.[17] Di Inggris, NHS membayar sebesar £9.57 per 500ml larutan.[18] Larutan lugol tersedia dalam berbagai tingkat konsentrasi iodin. Konsentrasi iodin yang lebih dari 2,2% pada larutan dapat dikenakan regulasi.[19]

Penggunaan medis

Pemberian larutan Lugol sebelum operasi mengurangi kehilangan darah intraoperatif selama tiroidektomi pada pasien dengan penyakit Basedow.[20] Namun, tampaknya tidak efektif pada pasien yang memiliki gejala euthyroid pada obat anti-tiroid dan levothyroxine. Selama proses kolposkopi, iodin lugol digunakan pada vagina dan serviks. Noda jaringan vagina yang normal berwarna kecokelatan karena kandungan glikogennya yang tinggi, sedangkan jaringan yang diindikasikan terkena kanker tidak memiliki noda, karenanya tampak pucat dibandingkan dengan jaringan di sekitarnya. Biopsi jaringan yang diindikasi merupakan kanker kemudian dapat dilakukan. Cara ini disebut dengan tes Schiller. Iodin lugol juga dapat digunakan sebagai pengoksidasi germisida (pencegahan terhadap kuman), tetapi tidak disarankan karena dapat menyebabkan keriput dan mengubah warna kulit sementara waktu. Salah satu cara untuk menghindari masalah ini adalah dengan menggunakan larutan etanol 70% untuk membasuh iodin pada kulit yang terkena larutan. Iodin lugol juga dapat digunakan untuk memvisualisasikan persimpangan mukogingiva yang lebih baik pada mulut. Mirip dengan metode pewarnaan yang disebutkan di atas mengenai kolposkopi, mukosa alveolar memiliki kandungan glikogen yang tinggi yang memberikan reaksi iodin positif melawan gingiva keratin.[21]

Efek samping

Karena mengandung iodin, larutan Lugol pada konsentrasi 2% atau 5% tanpa pengenceran dapat mengiritasi dan merusak mukosa, seperti lapisan esofagus dan lambung. Dosis 10ml larutan 5% murni telah dilaporkan menyebabkan peluruhan lambung bila digunakan dalam endoskopi.[22] LD50 untuk 5% Iodin adalah 14.000 mg/kg (14g/kg) [Rat] dan 22.000 mg/kg (22g/kg) [Mouse].[23]

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan zat yang diminum dengan LD50 5–50 mg/kg sebagai kelas toksisitas tertinggi kedua, Kelas Ib (Sangat Berbahaya).[24] Sistem Klasifikasi dan Pelabelan Bahan Kimia Harmonisasi Global mengkategorikan ini sebagai Kategori 2 dengan pernyataan bahaya "fatal jika tertelan".[25] Potassium Iodida (Kalium Iodida) tidak dianggap berbahaya.[26]

Lihat pula

Referensi

  1. Tatsuo Kaiho. Iodine Chemistry and Applications. John Wiley & Sons. 2014. hlm. 55. ISBN 9781118466292.
  2. Seymour Stanton Block. Disinfection, Sterilization, and Preservation. Lippincott Williams & Wilkins. 2001. hlm. 177. ISBN 9780683307405.
  3. British national formulary : BNF 69. British Medical Association. 2015. hlm. 493. ISBN 9780857111562.
  4. British national formulary : BNF 69. British Medical Association. 2015. hlm. 493. ISBN 9780857111562.
  5. Lugol's solution Drug Information, Professional. 1994.
  6. Joël Fokom-Domgue. Performance of alternative strategies for primary cervical cancer screening in sub-Saharan Africa: systematic review and meta-analysis of diagnostic test accuracy studies. BMJ. 3 Juli 2015. hlm. h3084. doi:10.1136/bmj.h3084.
  7. Seymour Stanton Block. Disinfection, Sterilization, and Preservation. Lippincott Williams & Wilkins. 2001. hlm. 177. ISBN 9780683307405.
  8. Victor R. Preedy. Comprehensive Handbook of Iodine: Nutritional, Biochemical, Pathological and Therapeutic Aspects. Academic Press. 2009. hlm. 135. ISBN 9780080920863.
  9. Strong Iodine Solution. The American Society of Health-System Pharmacists.
  10. British national formulary : BNF 69. British Medical Association. 2015. hlm. 493. ISBN 9780857111562.
  11. British national formulary : BNF 69. British Medical Association. 2015. hlm. 493. ISBN 9780857111562.
  12. British national formulary : BNF 69. British Medical Association. 2015. hlm. 493. ISBN 9780857111562.
  13. Walter Sneader. Drug Discovery: A History. John Wiley & Sons. 2005. hlm. 67. ISBN 9780471899792.
  14. Victor R. Preedy. Comprehensive Handbook of Iodine: Nutritional, Biochemical, Pathological and Therapeutic Aspects. Academic Press. 2009. hlm. 135. ISBN 9780080920863.
  15. Walter Sneader. Drug Discovery: A History. John Wiley & Sons. 2005. hlm. 67. ISBN 9780471899792.
  16. WHO Model List of Essential Medicines (19th List). World Health Organization. April 2015. hlm. 50.
  17. Strong Iodine Solution. The American Society of Health-System Pharmacists.
  18. British national formulary : BNF 69. British Medical Association. 2015. hlm. 493. ISBN 9780857111562.
  19. Final Rule: Changes in the Regulation of Iodine Crystals and Chemical Mixtures Containing Over 2.2 Percent Iodine. 13 September 2007.
  20. Effect of lugol solution on thyroid gland blood flow and microvessel density in the patients with Graves' disease. J. Clin. Endocrinol. Metab. Juni 2007. Vol. 92 (6). hlm. 2182–9. doi:10.1210/jc.2007-0229.
  21. Han, J. Changes in Gingival Dimensions Following Connective Tissue Grafts for Root Coverage: Comparison of Two Procedures . J Perio 2008;79:1346-1354.
  22. Sreedharan. Acute toxic gastric mucosal damage induced by Lugol’s iodine spray during chromoendoscopy. Gut. June 2005. Vol. 54 (6). hlm. 886–887. doi:10.1136/gut.2004.061739.
  23. Material Safety Data Sheet Iodine Solution, 5% MSDS.
  24. International Programme on Chemical Safety. The WHO Recommended Classification of Pesticides by Hazard. World Health Organization. 2009. hlm. 5.
  25. A Guide to The Globally Harmonized System of Classification and Labeling of Chemicals (GHS). US Occupational Safety and Health Administration (OSHA). hlm. 42.
  26. Esciencelabs.com

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29284934 (2026-05-28T15:33:01Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.