Lompat ke isi

Jaringan Agen Sukarela Korea

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Jaringan Agen Sukarela Korea (Bahasa Korea: 사이버 외교사절단), disingkat VANK (반크), adalah organisasi Korea Selatan berbasis internet yang didirikan oleh Park Ki-Tae pada tahun 1999 yang terdiri dari 120.000 anggota dari Korea Selatan dan 30.000 anggota internasional. Keanggotaan VANK sebagian besar terdiri dari pelajar SMP dan SMA hingga mahasiswa.[1]

Aktivitas

Contoh kampanye yang mereka lakukan antara lain mengorganisir gerakan protes untuk menekan Google dan Apple agar memberi label Karang Liancourt sebagai Dokto di peta mereka[2] dan menyebarkan kisah kerajaan Goguryeo dan tentang cetakan buku tertua yang masih ada di dunia berbahan logam bernama Jikji.[3]

Pendanaan

VANK adalah organisasi non-pemerintah dan swasta yang tidak menerima uang dari organisasi atau korporasi mana pun, dan dijalankan melalui sumbangan publik.[4]

Sikap politik

VANK tidak mewakili sikap politik resmi, namun organisasi tersebut diyakini secara politik lebih dekat dengan kubu liberal-progresif dibandingkan dengan kubu konservatif.[5]

Kritik

VANK mengorganisir pelajar muda Korea sebagai "diplomat dunia maya" untuk melobi organisasi asing dan webmaster tentang apa yang mereka anggap sebagai kesalahan dalam hal-hal yang berkaitan dengan Korea.[6]

Penghargaan

Lihat juga

Referensi

  1. About VANK. Bring Korea to the U.S classroom!.
  2. Korea Herald. VANK to take on Apple, Google over Dokdo. The Korea Herald. 2012-11-14.
  3. 이성기. 반크(VANK), 직지세계화에 나선다. n.news.naver.com.
  4. Kadir Ayhan. Branding Korea as My Friend s Country : The Case of VANK s Cyber Public Diplomats. Korea Observer. 2018-03. Vol. 49 (1). hlm. 51–81. doi:10.29152/koiks.2018.49.1.51.
  5. Kadir Ayhan. Branding Korea as My Friend s Country : The Case of VANK s Cyber Public Diplomats. Korea Observer. 2018-03. Vol. 49 (1). hlm. 51–81. doi:10.29152/koiks.2018.49.1.51.
  6. Kadir Ayhan. Branding Korea as My Friend s Country : The Case of VANK s Cyber Public Diplomats. Korea Observer - Institute of Korean Studies. 2018-01-19. Vol. 49 (1). hlm. 51–81. doi:10.29152/koiks.2018.49.1.51.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26811580 (2025-01-19T05:34:18Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.