Jasic Technology
Jasic Technology Company Limited. () adalah perusahaan asal Tiongkok yang beroperasi di Shenzhen, provinsi Guangdong yang berkantor pusat di Distrik Baru Pingshan.
Jasic Technology bergerak dalam bidang riset, pengembangan untuk industri pengelasan dengan memproduksi dan menjual produk berupa mesin las inverter, mesin las bertenaga mesin dan peralatan las lainnya, terutama digunakan dalam bidang konstruksi. Perusahaan ini telah terdaftar di Bursa Efek Shenzhen.
Perusahaan ini mengemuka sejak terjadinya konflik perburuhan dan politik di kota Guangdong, dalam peristiwa yang terjadi pada 2018, dikenal dengan Insiden Jasic.
Ringkasan
Jasic Technology didirikan pada 12 September 2005 di Shenzhen, Guangdong. Jasic mengoperasikan tiga pabrik di Shenzhen, yakni di Kawasan Industri Jasic, Kawasan Industri Chongqing Yunda dan Kawasan Industri Jasic Chengdu. Jasic telah tercatat sebagai perusahaan publik dan terdaftar di Bursa Efek Shenzhen sejak 2011.
Perselisihan perburuhan 2018
Perusahaan Jasic Technology mengemuka sejak kontroversi peristiwa perselisihan buruh, terkait banyak laporan mengenai perlakuan perusahaan terhadap para pekerja di Kawasan Industri Jasic di Shenzhen. Para pekerja menyebutkan bahwa mereka mendapatkan upah yang rendah, jam kerja yang panjang dan kondisi kerja yang buruk. Para pekerja juga menuduh manajemen perusahaan telah melanggar undang-undang ketenagakerjaan Tiongkok dengan pemaksaan kerja lembur dan denda perusahaan terhadap para pekerja yang berlebihan.
Pada Mei 2018, sejumlah karyawan Jasic berinisiatif mengajukan petisi untuk membentuk serikat pekerja dengan Federasi Serikat Buruh Seluruh Tiongkok, tetapi pengajuan ini kemudian ditolak. Lalu pekerja memutuskan untuk tetap membentuk serikat pekerjanya secara independen, tetapi setelahnya, para pekerja melaporkan bahwa pengurus serikat pekerja telah diserang dan dipukuli. Ketegangan terjadi pada tanggal 27 Juli ketika dua puluh sembilan pekerja dan para pendukungnya ditangkap dan diduga dipukuli oleh Polisi Shenzhen.
Sebagai tanggapan atas penangkapan tersebut, pada Senin siang tanggal 6 Agustus, sekelompok demonstran yang berjumlah delapan puluh orang, melancarkan aksi protes terbuka di luar kantor polisi Yanziling di Distrik Pinshan, Shenzhen, yang berjarak sekitar 50km dari perbatasan Hong Kong. Dalam kelompok tersebut, telah bergabung lebih dari empat puluh anggota partai komunis dan kader persiunan partai yang merupakan bagian dari anggota kelompok forum internet Maois terkemuka bernama Utopia.
Sejumlah tokoh masyarakat mengecam penindasan para aktivis buruh oleh Tiongkok, termasuk profesor dari Institut Teknologi Massachusetts, Noam Chomsky, aktivis buruh Tiongkok Li Qiang, profesor Universitas Hong Kong Pun Ngai, Chris Chan King-chi, Jenny Chan, filsuf Neo-Hegelian Slavoj Žižek, jurnal sosialis Amerika Jacobin, Amnesty International, Human Rights Watch, dan Universitas Cornell.
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29500604 (2026-07-28T04:21:25Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.