Lompat ke isi

JavaScript

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
JavaScript code

JavaScript ([1]) (disingkat JS) adalah suatu bahasa pemrograman tingkat tinggi dan dinamis.[2] JavaScript populer di internet dan dapat bekerja di sebagian besar penjelajah web populer seperti Google Chrome, Internet Explorer (IE), Mozilla Firefox, Netscape dan Opera. Kode JavaScript juga dapat disisipkan dalam halaman web menggunakan tag script.[3] JavaScript merupakan salah satu teknologi inti World Wide Web selain HTML dan CSS. JavaScript membantu membuat halaman web interaktif dan merupakan bagian aplikasi web yang esensial.

Awalnya hanya diimplementasi sebagai client-side dalam penjelajah web, kini engine JavaScript disisipkan ke dalam perangkat lunak lain seperti dalam server-side dalam server web dan basis data, dalam program non web seperti perangkat lunak pengolah kata dan pembaca PDF, dan sebagai runtime environment yang memungkinkan penggunaan JavaScript untuk membuat aplikasi desktop maupun mobile. JavaScript adalah merek dagang yang dikeluarkan dari Oracle Corporation di Amerika Serikat.[4][5]

Sejarah

JavaScript pertama kali dikembangkan oleh Brendan Eich dari Netscape di bawah nama Mocha, yang nantinya namanya diganti menjadi LiveScript, dan akhirnya menjadi JavaScript.[6][7]

Navigator sebelumnya telah mendukung Java untuk lebih bisa dimanfaatkan para pemrogram yang non-Java.[8] Maka dikembangkanlah bahasa pemrograman bernama LiveScript untuk mengakomodasi hal tersebut.[8] Bahasa pemrograman inilah yang akhirnya berkembang dan diberi nama JavaScript, walaupun tidak ada hubungan bahasa antara Java dengan JavaScript.[8]

JavaScript bisa digunakan untuk banyak tujuan, misalnya untuk membuat efek rollover baik di gambar maupun teks, dan yang penting juga adalah untuk membuat AJAX.[8] JavaScript adalah bahasa yang digunakan untuk AJAX.

Pembuatan oleh Netscape

Browser web pertama dengan antarmuka pengguna grafis, Mosaic, dirilis pada tahun 1993. Dapat diakses oleh orang-orang non-teknis, ini memainkan peran penting dalam pertumbuhan pesat World Wide Web yang baru lahir.[9] Pengembang utama Mosaic kemudian mendirikan perusahaan Netscape, yang merilis browser yang lebih halus, Netscape Navigator, pada tahun 1994. Ini dengan cepat menjadi yang paling banyak digunakan.[10][11]

Selama tahun-tahun awal Internet, halaman web hanya bisa statis, tanpa perilaku dinamis setelah dimuat ke browser. Karena ada permintaan untuk bahasa scripting di komunitas pengembangan web yang sedang berkembang, Netscape memutuskan untuk memasukkannya ke Navigator pada tahun 1995. Untuk melakukan ini, mereka bekerja dengan Sun Microsystems untuk mengintegrasikan bahasa pemrograman Java, serta merekrut Brendan Eich untuk menanamkan bahasa Skema.[12]

Manajemen Netscape dengan cepat memutuskan bahwa solusi terbaik adalah bagi Eich untuk membuat bahasa baru dengan sintaks yang lebih mirip Java daripada Skema atau bahasa skrip lain yang ada.[12] Meskipun bahasa baru dan implementasi penerjemahnya disebut LiveScript ketika pertama kali dikirimkan sebagai bagian dari Navigator beta pada bulan September 1995, nama tersebut diubah menjadi JavaScript untuk rilis resmi pada bulan Desember.[12][13]

Nama JavaScript telah menyebabkan beberapa kebingungan karena menyiratkan bahwa itu terkait langsung dengan Java. Karena ledakan dot-com baru saja dimulai dan Java adalah bahasa baru terpanas saat ini, Eich melihat moniker JavaScript sebagai taktik pemasaran oleh Netscape.[14]

Pengadopsian oleh Microsoft

Microsoft memulai debut dengan Internet Explorer pada tahun 1995, sebagai pengarah perang browser dengan Netscape. Di bagian depan JavaScript, Microsoft merekayasa balik penerjemah Navigator untuk membuatnya sendiri, yang disebut JScript.[15]

JScript pertama kali diluncurkan pada tahun 1996, bersamaan dukungan awal untuk CSS dan ekstensi ke HTML . Masing-masing implementasi ini sangat berbeda dari rekan-rekan mereka di Navigator.[16][17] Karena perbedaan ini, sulit bagi perancang web untuk membuat situs mereka tampil efektif di kedua browser, oleh karena itu logo "terbaik dilihat di Netscape" dan "terbaik dilihat di Internet Explorer" banyak digunakan selama beberapa tahun.[16][18]

Merek dagang

"JavaScript" adalah sebuah merek dagang Oracle Corporation di Amerika Serikat.[19][20] Merek dagang ini awalnya di tujukan kepada Sun Microsystems pada tanggal 6 Mei 1997, dan dipindahkan ke Oracle ketika mereka mengakuisisi Sun pada tahun 2009.[21][22]

Sebuah surat diedarkan pada bulan September 2024, dipelopori oleh Ryan Dahl, menyebutkan pada Oracle untuk membebaskan merek dagan JavaScript.[23] Brendan Eich, pencipta asli JavaScript, merupakan salah satu dari 14.000 penandatangan yang mendukung inisiatif ini.

Penggunaan lainnya

Mesin JavaScript

Penggunaan JavaScript telah berkembang melampaui akar peramban webnya. Mesin JavaScript sekarang telah tertanam dalam berbagai dari perangkat lunak lainnya, baik untuk penerapan situs web sisi server dan aplikasi non-peramban.

Percobaan awal pada dalam mempromosikan penggunaan JavaScript sisi server adalah Netscape Enterprise Server dan Internet Information Services Microsoft,[24][25] tetapi itu ceruk kecil.[26] Penggunaan sisi peladen akhirnya mulai tumbuh di akhir tahun 2000-an, dengan kreasi dari Node.js dan pendekatan lainnya.[26]

JavaScript baru-baru ini mulai muncul di beberapa sistem tertanam, biasanya dengan memanfaatkan Node.js.[27][28][29]

Contoh kode JavaScript

Variabel

Penulisan variabel di JavaScript standar tidak mempunyai data type. Semua value dapat disimpan di semua variabel. Variabel dapat ditentukan oleh let (variabel level blok), var (variabel level fungsi) atau const (variabel tak dapat diubah).[30]

Var

Berikut adalah contoh penulisan JavaScript dengan menggunakan var:<syntaxhighlight lang="javascript"> var x = 1; var y = 2; var z = x + y; </syntaxhighlight>

Let

Berikut adalah contoh penulisan JavaScript dengan menggunakan let:<syntaxhighlight lang="javascript"> let panjang = 5; let lebar = 10 // penggunaan titik koma dalam JavaScript adalah suatu pilihan opsional let luas = panjang * lebar; // 50 </syntaxhighlight>

Const

Berikut adalah contoh penulisan JavaScript dengan menggunakan const:<syntaxhighlight lang="javascript" line="1"> const angkaPertama = 5; const angkaKedua = 6; let jumlah = angkaPertama + angkaKedua; </syntaxhighlight>

Komentar

Penulisan komentar (comment) pada JavaScript terdapat dua cara, yaitu komentar untuk satu baris (single line comments) dan komentar untuk lebih dari satu baris (multi-line comments). Baris kode komentar tidak akan dieksekusi oleh JavaScript dan akan diabaikan.[31]

Contoh penulisannya adalah sebagai berikut :

Komentar untuk satu baris

<syntaxhighlight lang="javascript"> // ini adalah komentar untuk satu baris let kata = "Halo!"; console.log(kata); </syntaxhighlight>

Komentar untuk lebih dari satu baris

<syntaxhighlight lang="javascript"> /* ini adalah komentar untuk lebih dari satu baris.

  • /

let kata = "Hai!"; console.log(kata); </syntaxhighlight>

Operator aritmetika

Operator aritmetika merupakan operator untuk melakukan operasi aritmetika seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, operasi modulus, dan lain sebagainya.[32] Berikut adalah penulisan operator aritmetika dalam JavaScript:<syntaxhighlight lang="javascript"> // Berikut adalah operator penjumlahan let angkaPertama = 1; let angkaKedua = 99; let hasilPenjumlahan = angkaPertama + angkaKedua;

// Berikut adalah operator pengurangan let angkaKetiga = 100; let angkaKeempat = 99; let hasilPengurangan = angkaKetiga - angkaKeempat;

// Berikut adalah operator perkalian let angkaKelima = 20; let angkaKeenam = 5; let hasilPerkalian = angkaKelima * angkaKeenam;

// Berikut adalah operator perpangkatan let angkaKetujuh = 2; let angkaKedelapan = 4; let hasilPerpangkatan = angkaKetujuh**angkaKedelapan;

// Berikut adalah operator pembagian let angkaKesembilan = 100; let angkaKesepuluh = 10; let hasilPembagian = angkaKesembilan / angkaKesepuluh;

// Berikut adalah operator sisa bagi atau modulus let angkaKesebelas = 10; let angkaKeduabelas = 2; let hasilModulus = angkaKesebelas % angkaKeduabelas; </syntaxhighlight>

Tipe data

Dalam JavaScript, tipe data dibedakan menjadi tipe data primitif dan non-primitif.[33]

Tipe data primitif

  • Boolean
  • Null
  • Undefined
  • Number
  • BigInt
  • String
  • Symbol

Tipe data non-primitif

  • Object : Digunakan untuk objek, termasuk objek bawaan seperti Array, Date, dan Math, serta objek yang dibuat oleh pengguna. Contoh: {name: ‘Jhon Doe’, age: 13}, [1, 2, 3]
  • Array : Digunakan untuk kumpulan nilai yang dikelompokkan secara terurut. Contoh: [1, 2, 3, 4]

Penulisan JavaScript

Kode JavaScript biasanya dituliskan dalam bentuk fungsi yang ditaruh di tag <head> yang dibuka dengan tag <script type="text/javascript">.[34] <syntaxhighlight lang="html4strict"> <script type="text/javascript"> alert("Halo Dunia!"); </script> </syntaxhighlight> Kode JavaScript juga bisa diletakkan di file tersendiri yang berekstensi .js (singkatan dari JavaScript).[34] Untuk memanggil kode JavaScript yang terdapat di file sendiri, di bagian awal <head> harus ditentukan dahulu nama file .js yang dimaksud menggunakan contoh kode seperti berikut:[34] <syntaxhighlight lang="html4strict"> <script type="text/javascript" src="alamat.js"> </script> </syntaxhighlight>

Skrip di head

Skrip ini akan dieksekusi ketika dipanggil (biasanya berbentuk function) atau dipanggil berdasarkan trigger pada event tertentu.[34] Peletakkan skrip di head akan menjamin skrip dimuat terlebih dahulu sebelum dipanggil.[34]

<syntaxhighlight lang="html4strict"> <html> <head> <script type="text/javascript"> ... </script> </head> </html></syntaxhighlight>

Skrip di body

Skrip ini dieksekusi ketika halaman dimuat sampai di bagian <body>.[34] Ketika menempatkan skrip pada bagian <body> berarti antara isi dan JavaScript dijadikan satu bagian.[34]

<syntaxhighlight lang="html4strict"> <html> <head> </head> <body> <script type="text/javascript"> ... </script> </body> </html></syntaxhighlight>

Jumlah JavaScript di <head> dan <body> yang ditempatkan pada dokumen tidak terbatas.[34]

Skrip eksternal

Terkadang ada yang menginginkan menjalankan JavaScript yang sama dalam beberapa kali pada halaman yang berbeda, tetapi tidak mau disibukkan jika harus menulis ulang script yang diinginkan di setiap halaman.[34] Maka JavaScript dapat ditulis di file secara eksternal.[34] Jadi, antara dokumen HTML dan JavaScript dipisahkan, kemudian berkas tersebut dipanggil dari dokument HTML.[34] Berkas JavaScript tersebut disimpan dengan ekstensi .js.[34]

JavaScript: js/xxx.js document.write("pesan ini tampil ketika halaman diload");

Untuk menggunakan eksternal JavaScript (.js) dipakai atribut "src" pada tag <script> pada halaman HTML-nya.[34] <syntaxhighlight lang="html4strict"> <html> <head> </head> <body> <script src="xxx.js"> </script>

Script di atas berada di berkas "xxx.js" (eksternal)

</body> </html></syntaxhighlight>

Alat pengembang

Alat y ang penting telah berkembang dengan bahasa.

  • Setiap browser web utama memiliki alat pengembangan web bawaan, termasuk sebuah debugger JavaScript.
  • Alat analisis program statis, seperti ESLint dan JSLint, memindai kode JavaScript untuk kesesuaian dengan serangkaian standar dan pedoman.
  • Beberapa browser memiliki profiler bawaan. Pustaka profiler yang berdiri sendiri juga telah dibuat, seperti benchmark.js dan jsbench.[35][36]
  • Banyak teks editor memiliki dukungan penyorotan sintaks untuk kode JavaScript.

Bacaan lanjutan

  • Flanagan, David. JavaScript: The Definitive Guide. 7th edition. Sebastopol, California: O'Reilly, 2020.
  • Haverbeke, Marijn. Eloquent JavaScript. 3rd edition. No Starch Press, 2018. 472 pages. .(download)
  • Zakas, Nicholas. Principles of Object-Oriented JavaScript, 1st edition. No Starch Press, 2014. 120 pages. .

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

  1. JavaScript. Collins English Dictionary – Complete & Unabridged 2012 Digital Edition. William Collins Sons & Co. 2012.
  2. David Flanagan. JavaScript: The Definitive Guide. O'Reilly & Associates. 2011. ISBN 978-0-596-80552-4.
  3. Andi Sunyoto, M. Kom, Ajax Membangun Web dengan Teknologi Asynchronouse JavaScript & XML, ANDI
  4. U.S. Trademark Serial No. 75026640. United States Patent and Trademark Office.
  5. Legal Notices. Oracle Corporation.
  6. Paul Krill. JavaScript creator ponders past, future. InfoWorld. 2008-06-23.
  7. Naomi Hamilton. The A-Z of Programming Languages: JavaScript. computerworld.com.au. 2008-06-31.
  8. 8,0 8,1 8,2 8,3 Ali Zaki & Smitdev Community, SPP AJAX untuk Pemula, halaman 27. Elex Media Komputindo
  9. Bloomberg Game Changers: Marc Andreessen. Bloomberg. March 17, 2011.
  10. Larry Enzer. The Evolution of the Web Browsers. Monmouth Web Developers. August 31, 2018.
  11. Gordon Dickerson. Learn the History of Web Browsers. washingtonindependent.com. August 31, 2018.
  12. 12,0 12,1 12,2 Chapter 4. How JavaScript Was Created. speakingjs.com.
  13. TechVision: Innovators of the Net: Brendan Eich and JavaScript.
  14. Fin JS. Brendan Eich – CEO of Brave. June 17, 2016.
  15. Chapter 5. Standardization: ECMAScript. speakingjs.com.
  16. 16,0 16,1 Steve Champeon. JavaScript, How Did We Get Here?. oreilly.com. April 6, 2001.
  17. Microsoft Internet Explorer 3.0 Beta Now Available. microsoft.com. Microsoft. May 29, 1996.
  18. Harry McCracken. The Unwelcome Return of "Best Viewed with Internet Explorer". technologizer.com. September 16, 2010.
  19. U.S. Trademark Serial No. 75026640. United States Patent and Trademark Office.
  20. Legal Notices. Oracle Corporation.
  21. Oracle to buy Sun in $7.4-bn deal. The Economic Times. 21 April 2009.
  22. Thomas Claburn. Oracle urged again to give up JavaScript trademark. The Register. 17 September 2024.
  23. Paul Krill. JavaScript community challenges Oracle’s JavaScript trademark. InfoWorld. September 20, 2024.
  24. Oracle News. Server-Side JavaScript Guide. oracle.com. Oracle Corporation. December 11, 1998.
  25. Andrew Clinick. Introducing JScript .NET. Microsoft Developer Network. Microsoft. July 14, 2000.
  26. 26,0 26,1 Mahemoff, Michael. Server-Side JavaScript, Back with a Vengeance. readwrite.com. December 17, 2009.
  27. Tessel 2... Leverage all the libraries of Node.JS to create useful devices in minutes with Tessel. tessel.io.
  28. Node.js Raspberry Pi GPIO Introduction. w3schools.com.
  29. Espruino – JavaScript for Microcontrollers. espruino.com.
  30. JavaScript Variables. www.w3schools.com.
  31. JavaScript Comments. www.w3schools.com.
  32. JavaScript Operators. www.w3schools.com.
  33. JavaScript data types and data structures - JavaScript MDN. developer.mozilla.org.
  34. 34,00 34,01 34,02 34,03 34,04 34,05 34,06 34,07 34,08 34,09 34,10 34,11 34,12 Zainal Arifin & Smitdev Community, 36 Menit Belajar Komputer: Php Dan Mysql. Elex Media Komputindo.
  35. Benchmark.js. benchmarkjs.com.
  36. JSBEN.CH. JSBEN.CH Performance Benchmarking Playground for JavaScript. jsben.ch.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29523343 (2026-08-04T08:06:06Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.