Lompat ke isi

Jonathan Greenblatt

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Jonathan Greenblatt by Gage Skidmore

Jonathan Greenblatt (lahir 21 November 1970) merupakan tokoh bisnis dan eksekutif asal Amerika Serikat yang menjabat sebagai direktur nasional ke-6 sekaligus CEO Anti-Defamation League (ADL), sebuah organisasi yang berfokus pada penanggulangan antisemitisme dan ujaran kebencian.[1] Sebelum memimpin ADL, Greenblatt pernah berkiprah di pemerintahan Amerika Serikat sebagai Asisten Khusus Presiden Barack Obama serta memimpin Kantor Inovasi Sosial dan Partisipasi Sipil di Gedung Putih. Karirnya di bidang kepemimpinan publik dan advokasi membuatnya terpilih sebagai salah satu dari 100 orang paling berpengaruh di dunia versi majalah Time pada 2025.[2]


Karier

Ethos Water

Ethos Water merupakan perusahaan sosial air minum kemasan yang didirikan Jonathan Greenblatt bersama rekan sekamarnya di sekolah bisnis, Peter Thum, pada 2002. Berdirinya Ethos Water berawal dari keinginan Peter Thum untuk membantu mendistribusikan air minum bersih kepada anak-anak di seluruh dunia. Sebagian keuntungan dari perusahaan ini akan disumbangkan untuk mendanai program air bersih di negara-negara berkembang. Setelah berjalan selama kurang lebih tiga tahun, pada 2005 perusahaan Starbucks mengakuisisi Ethos Water menjadi anak perusahaan mereka. Ethos Water dibeli seharga 8 juta dolar oleh Starbucks. Setelahnya, Greenblatt diangkat sebagai Wakil Presiden Produk Konsumenn Global Starbucks, yang mengembangkan Ethos ke seluruh bagian Amerika Serikat.[3]

All for Good

Jonathan Greenblatt juga merupakan penggagas All for Good (AFG), sebuah inisiatif berbasis sumber terbuka yang bertujuan memperluas keterlibatan warga Amerika dalam aktivitas sosial secara sukarela.[4] Platform ini berfungsi sebagai pusat pengumpulan berbagai kesempatan kerelawanan dan dikenal sebagai yang terbesar di ranah daring. AFG dijalankan dengan dukungan lintas sektor, melibatkan perusahaan swasta, organisasi nirlaba, serta institusi pemerintah yang memiliki tujuan bersama, yaitu memanfaatkan keterbukaan data untuk meningkatkan partisipasi publik dalam pelayanan masyarakat. Dukungan terhadap inisiatif ini juga datang dari Craig Newmark, pendiri Craigslist, sementara sistem berbasis sumber terbuka yang dikembangkan AFG turut dimanfaatkan oleh serve.gov. Pada 2011, AFG menjadi bagian dari Points of Light Institute melalui sebuah kemitraan strategis yang dirancang untuk memperkuat skala dan dampak organisasinya.[5]

GOOD Worldwide

Selain dalam dua perusahaan tersebut, Greenblatt juga pernah menjabat sebagai CEO GOOD Worldwide, LLC, di mana ia memimpin pergeseran Good dari perusahaan penerbitan tradisional menjadi perusahaan media yang lebih terdiversifikasi.[6] Dalam perannya tersebut, Good mengembangkan berbagai produk media, termasuk GOOD Magazine dan platform daring GOOD.is. Selama masa kepemimpinannya, Greenblatt juga mendorong sejumlah eksperimen dan inovasi, seperti peluncuran Good Sheet, publikasi cetak berformat besar yang didistribusikan melalui gerai Starbucks, serta penerapan skema penentuan harga berlangganan yang ditentukan oleh pembaca. Pada 2008, ia menyatakan bahwa Good Sheet dirancang sebagai media yang bersifat netral secara ideologis.[7]

Pemerintahan Obama

Pada akhir 2011, Greenblatt ditunjuk untuk bergabung dalam pemerintahan Presiden Barack Obama sebagai Asisten Khusus Presiden sekaligus Direktur Office of Social Innovation and Civic Participation (SICP) di bawah Dewan Kebijakan Domestik Amerika Serikat. Dalam kapasitas tersebut, ia memimpin upaya kantor untuk mengoptimalkan sumber daya manusia dan pendanaan guna menyoroti serta memperkuat solusi berbasis komunitas. Fokus kerja SICP mencakup pelayanan nasional, keterlibatan sipil, investasi berdampak, dan kewirausahaan sosial.[8]

Selama menjabat, Greenblatt berperan aktif dalam mendukung program AmeriCorps, memperkuat ekosistem wirausaha sosial, serta berkolaborasi dengan gugus tugas G8 dalam pengembangan investasi berdampak sosial. Ia juga terlibat dalam sejumlah prioritas utama pemerintahan, termasuk inisiatif pencegahan kekerasan senjata api dan kampanye #GivingTuesday.[9] Greenblatt mengakhiri masa jabatannya pada 2014 dan posisinya kemudian dilanjutkan oleh David Wilkinson.[10]


Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29456372 (2026-07-14T06:17:49Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.