Lompat ke isi

Kalkon

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Berkas:Chalcone.svg
Chalcone

Kalkon adalah senyawa organik dengan rumus kimia C6H5C(O)CH=CHC6H5. Senyawa ini merupakan keton tak jenuh α,β. Berbagai senyawa biologis penting dikenal secara kolektif sebagai kalkon atau kalkonoid.[1] Mereka merupakan zat bioaktif, bahan fluoresen, dan zat intermediat kimia yang dikenal luas.

Sifat kimia

Kalkon memiliki dua serapan maksimum pada 280 nm dan 340 nm.[2]

Biosintesis

Kalkon dan kalkonoid disintesis pada tumbuhan sebagai metabolit sekunder. Enzim kalkon sintase, suatu poliketida sintase tipe III, bertanggung jawab atas biosintesis senyawa ini. Enzim ini ditemukan di semua tumbuhan "tingkat tinggi" (tumbuhan berpembuluh) dan beberapa tumbuhan "bawah" (tumbuhan tidak berpembuluh).[3]

Sintesis laboratorium

Kalkon biasanya dibuat melalui kondensasi aldol antara benzaldehida dan asetofenon.[4]

Reaksi ini, yang dapat dilakukan tanpa pelarut apa pun, sangat andal sehingga sering dijadikan contoh kimia hijau dalam pendidikan sarjana.[5]

Farmakologi potensial

Kalkon dan turunannya menunjukkan berbagai aktivitas biologis termasuk antiinflamasi.[6] Beberapa kalkon 2′-amino telah dipelajari sebagai agen antitumor yang potensial.[7][8] Kalkon sangat menarik dalam bidang kimia medisinal dan telah digambarkan sebagai perancah istimewa.[9]

Kegunaan

Kimia Medis

  • Antioksidan
  • Agen antikanker
  • Obat antidiabetik
  • Obat antivirus
  • Obat antimalaria dan banyak lagi.

Kimia Industri

Kimia Organik

Kalkon telah digunakan sebagai perantara dalam sintesis heterosiklik, terutama dalam sintesis pirazol dan auron.[11]

Pranala luar

Referensi

  1. Francisco A. Tomás-Barberán. Flavanones, Chalcones and Dihydrochalcones - Nature, Occurrence and Dietary Burden. Journal of the Science of Food and Agriculture. 2000. Vol. 80 (7). hlm. 1073–1080. doi:10.1002/(SICI)1097-0010(20000515)80:7 3.0.CO;2-B.
  2. Dong-mee Song. Photochemistry of chalcone and the application of chalcone-derivatives in photo-alignment layer of liquid crystal display. Optical Materials. 2003. Vol. 21 (1–3). hlm. 667–71. doi:10.1016/S0925-3467(02)00220-3.
  3. Chunlin Zhuang. Chalcone: A Privileged Structure in Medicinal Chemistry. Chemical Reviews. 28 June 2017. Vol. 117 (12). hlm. 7762–7810. doi:10.1021/acs.chemrev.7b00020.
  4. E. P. Kohler, H. M. Chadwell. Benzalacetophenone. Organic Syntheses. 1922. Vol. 2. hlm. 1. doi:10.15227/orgsyn.002.0001.
  5. Daniel R Palleros. Solvent-Free Synthesis of Chalcones. Journal of Chemical Education. 2004. Vol. 81 (9). hlm. 1345. doi:10.1021/ed081p1345.
  6. Debarshi Kar Mahapatra. Chalcone Derivatives: Anti-inflammatory Potential and Molecular Targets Perspectives. Current Topics in Medicinal Chemistry. 2017. Vol. 17 (28). hlm. 3146–3169. doi:10.2174/1568026617666170914160446.
  7. Yi Xia. Antitumor agents. Part 202: Novel 2′-amino chalcones: design, synthesis and biological evaluation. Bioorganic & Medicinal Chemistry Letters. 2000. Vol. 10 (8). hlm. 699–701. doi:10.1016/S0960-894X(00)00072-X.
  8. Mariana B. Santos. Antiproliferative and pro-apoptotic activities of 2′- and 4′-aminochalcones against tumor canine cells. European Journal of Medicinal Chemistry. 2017. Vol. 138. hlm. 884–889. doi:10.1016/j.ejmech.2017.06.049.
  9. Chunlin Zhuang. Chalcone: A Privileged Structure in Medicinal Chemistry. Chemical Reviews. 28 June 2017. Vol. 117 (12). hlm. 7762–7810. doi:10.1021/acs.chemrev.7b00020.
  10. Yogeesha N. Nayak. Chalcones: Versatile intermediates in heterocyclic synthesis. Journal of Heterocyclic Chemistry. 2023-01-04. hlm. jhet.4617. doi:10.1002/jhet.4617.
  11. Yogeesha N. Nayak. Chalcones: Versatile intermediates in heterocyclic synthesis. Journal of Heterocyclic Chemistry. 2023-01-04. hlm. jhet.4617. doi:10.1002/jhet.4617.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26999532 (2025-03-06T03:21:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.