Lompat ke isi

Karang Penghalang Kaledonia Baru

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Lagoons and Reefs of New Caledonia May 10, 2001

Karang penghalang Kaledonia Baru adalah sebuah karang penghalang yang terletak di Kaledonia Baru di Pasifik Selatan, menjadi karang penghalang terpanjang di dunia dan yang ketiga terbesar setelah Karang Penghalang Besar Australia dan Karang Penghalang Mesoamerika.

Karang penghalang Kaledonia Baru mengelilingi Grande Terre, pulau terbesar di Kaledonia Baru, serta Ile des Pins dan beberapa pulau kecil lainnya yang membentang sepanjang . Karang ini meliputi laguna seluas , yang memiliki kedalaman rata-rata . Terumbu karang terletak hingga dari pantai, tetapi terbentang hampir hingga terumbu Entrecasteaux di barat laut. Perpanjangan barat laut ini melingkupi Kepulauan Belep dan pulau karang pasir lainnya. Beberapa lorong alami terbuka ke laut. Jalur Boulari, yang mengarah ke Nouméa, ibu kota dan pelabuhan utama Kaledonia Baru, ditandai dengan Mercusuar Amédée.

Pada tahun 2008, karang penghalang dan laguna yang mengelilinginya dmasukan kedalam Daftar Warisan Dunia UNESCO karena keindahannya yang luar biasa, geografinya yang unik sebagai terumbu yang seluruhnya mengelilingi Grande Terre, dan keanekaragaman lautnya yang luar biasa (khususnya keanekaragaman karangnya).[1]

Ekologi

Sistem terumbu karang di Kaledonia Baru dianggap sebagai yang terbesar kedua di dunia setelah Great Barrier Reef di Australia, terumbu karang penghalang terpanjang di dunia dengan panjang 1.600 km dan lagunanya, yang terbesar di dunia dengan seluas 24.000 kilometer persegi. Ekosistem ini menjadi tempat tinggal bersama Fiji, konsentrasi struktur terumbu paling beragam di dunia, 146 jenis berdasarkan sistem klasifikasi global, dan mereka sama atau bahkan melampaui Great Barrier Reef yang jauh lebih besar dalam keanekaragaman karang dan ikan.

Terumbu karang ini memiliki keanekaragaman spesies yang tinggi dengan tingkat endemisme yang tinggi. Secara total, ada 2328 spesies ikan yang diamati di terumbu karang, yang termasuk dalam 248 famili.[2] Selain itu, terumbu karang adalah rumah bagi populasi terbesar ketiga dari dugong (Dugong dugon) yang terancam punah di Bumi, dan merupakan tempat bersarang penting bagi penyu hijau (Chelonia mydas).

Di laguna Kaledonia Baru terdapat banyak spesies laut lainnya, termasuk lebih dari 2000 spesies moluska[3] dan populasi paus bungkuk yang berkembang pesat.[4]

Ancaman lingkungan

Sebagian besar terumbu karang umumnya dianggap dalam keadaan sehat. Beberapa terumbu bagian timur telah rusak oleh limbah dari penambangan nikel di Grand Terre. Sedimentasi dari pertambangan, pertanian, dan penggembalaan telah mempengaruhi terumbu karang di dekat muara sungai, yang diperburuk oleh perusakan hutan mangrove, yang membantu mempertahankan endapan. Beberapa terumbu telah terkubur di bawah lumpur setinggi beberapa meter.[5] Pada tahun 2008, penilaian terhadap terumbu karang dekat pantai barat laut menyimpulkan bahwa banyak yang akan mati dalam beberapa tahun, dan paling lama dalam beberapa dekade, jika tren saat ini yang berkaitan dengan endapan penambangan dan limpasan lanau terus berlanjut.[6]

Pada bulan Januari 2002, Pemerintah Prancis mengusulkan pencantuman terumbu karang Kaledonia Baru sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. UNESCO mendaftarkan karang penghalang Kaledonia Baru pada Daftar Warisan Dunia dengan nama "The Lagoons of New Caledonia: Reef Diversity and Associated Ecosystems" pada 7 Juli 2008.

Ada 13 komite pengelola lokal, terdiri dari operator wisata, nelayan, politisi dan kepala suku setempat yang bekerja dengan masyarakat untuk memantau kesehatan laguna.[7]

Pranala luar

Referensi

  1. Lagoons of New Caledonia: Reef Diversity and Associated Ecosystems. UNESCO World Heritage Centre.
  2. Delphine Mallet. Diurnal temporal patterns of the diversity and the abundance of reef fishes in a branching coral patch in New Caledonia. Austral Ecology. 2016. Vol. 41 (7). hlm. 733–744. doi:10.1111/aec.12360.
  3. Philippe Bouchet. Assessing the magnitude of species richness in tropical marine environments: exceptionally high numbers of molluscs at a New Caledonia site. Biological Journal of the Linnean Society. 20 April 2002. Vol. 75 (4). hlm. 421–436. doi:10.1046/j.1095-8312.2002.00052.x.
  4. Claire Garrigue. Movements of satellite-monitored humpback whales from New Caledonia. Journal of Mammalogy. 17 February 2010. Vol. 91 (1). hlm. 109-115. doi:10.1644/09-MAMM-A-033R.1.
  5. New Caledonia Barrier Reef. WWF.
  6. Douglas Fenner. A Rapid Marine Biodiversity Assessment of the Coral Reefs of the Northwest Lagoon, between Koumac and Yandé, Province Nord, New Caledonia. 2008-02-01. hlm. 18. doi:10.1896/054.053.0102.
  7. Historic Local community meeting in New Caledonia to strengthen World Heritage conservation. UNESCO. 20 July 2015.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28631638 (2025-11-27T04:36:45Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.