Lompat ke isi

Kecepatan hipersonik

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Dalam aerodinamika, Kecepatan hipersonik adalah kecepatan yang melebihi lima kali kecepatan suara, sering dinyatakan dimulai pada kecepatan Mach 5 dan lebih.

Angka Mach yang tepat di mana sebuah pesawat dapat dikatakan terbang dengan kecepatan hipersonik bervariasi, karena perubahan fisik individual dalam aliran udara (seperti disosiasi molekul dan ionisasi) terjadi pada kecepatan yang berbeda; efek-efek ini secara kolektif menjadi penting sekitar Mach 5–10. Rezim hipersonik juga dapat didefinisikan sebagai kecepatan di mana kapasitas panas spesifik berubah dengan suhu aliran ketika energi kinetik dari objek yang bergerak diubah menjadi panas.[1][2]

Karakteristik aliran

Meskipun definisi aliran hipersonik bisa jadi cukup samar dan umumnya bisa diperdebatkan (terutama karena tidak adanya diskontinuitas antara aliran supersonik dan hipersonik), aliran hipersonik dapat dicirikan oleh fenomena fisik tertentu yang tidak bisa lagi diabaikan secara analitis seperti pada aliran supersonik. Keunikan dalam aliran hipersonik adalah sebagai berikut:

  • Lapisan kejut
  • Pemanasan aerodinamis
  • Lapisan entropi
  • Efek gas nyata
  • Efek kepadatan rendah
  • Independensi koefisien aerodinamis dengan bilangan Mach.

Lihat pula

Referensi

  1. Atmospheric Flight in the Twentieth Century. Springer. 2000. hlm. 90. ISBN 978-94-011-4379-0.
  2. Specific Heat Capacity, Calorically Imperfect Gas. Glenn Research Center. NASA.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26960171 (2025-02-24T05:07:03Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.