Kedokteran nuklir
Kedokteran nuklir (nuclear medicine) adalah cabang ilmu kedokteran yang memanfaatkan zat radioaktif (radiofarmaka) untuk diagnosis dan terapi penyakit. Prosedur kedokteran nuklir dilakukan oleh radiografer kedokteran nuklir berdasarkan surat rujukan dari dokter spesialis kedokteran nuklir yang merencanakannya. Kedokteran nuklir, secara harfiah, berarti "radiasi dari dalam ke luar" karena mencatat pancaran radiasi dari dalam tubuh, berbeda dengan radiologi diagnostik yang menggunakan radiasi dari sumber eksternal. Kedokteran nuklir menekankan pada pencitraan fungsi fisiologis, selain pencitraan anatomi struktural. Dua modalitas pencitraan yang paling umum digunakan adalah Single Photon Emission Computed Tomography (SPECT) dan Positron Emission Tomography (PET).
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28029308 (2025-10-16T18:01:35Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.