Lompat ke isi

Keliling lingkaran

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Dalam ilmu geometri, keliling lingkaran adalah panjang (linier) yang mengelilingi lingkaran tersebut.[1] Artinya, keliling lingkaran adalah panjang lingkaran jika lingkaran tersebut dibuka dan diluruskan dalam bentuk ruas garis. Karena lingkaran memiliki sisi berbentuk cakram, keliling perimeternya menjadi persoalan khusus.[2] Perimeter adalah panjang di sekitar bentuk tertutup dan merupakan istilah yang digunakan untuk sebagian besar bentuk kecuali lingkaran dan beberapa bentuk melingkar lainnya, seperti elips.

Dalam bahasa Indonesia, keliling tidak hanya khusus untuk bidang melingkar, melainkan untuk bidang datar secara umum, seperti persegi dan segitiga. Hal ini berbeda dengan bahasa Inggris yang membedakan keliling pada bidang melingkar (circumference) dan keliling pada bidang berbentuk lainnya (perimeter).

Keliling lingkaran

Keliling lingkaran adalah jarak di sekitarnya, tetapi jika, seperti dalam banyak perawatan dasar, jarak didefinisikan dalam bentuk garis lurus, ini tidak dapat digunakan sebagai definisi. Dalam keadaan ini, keliling lingkaran dapat didefinisikan sebagai batas perimeter dari poligon reguler bertuliskan ketika jumlah sisi bertambah tanpa terikat.[3] Istilah keliling digunakan ketika mengukur objek fisik, serta ketika mempertimbangkan bentuk geometris abstrak.

Hubungan dengan π

Keliling lingkaran berkaitan dengan salah satu konstanta matematika yang paling penting. Konstanta ini, yaitu pi, diwakili oleh huruf Yunani π. Beberapa digit desimal pertama dari nilai numerik π adalah 3.141592653589793. . .[4] Pi didefinisikan sebagai rasio keliling lingkaran terhadap diameternya :

π=Cd.

Atau, secara ekivalen, sebagai rasio keliling dengan jari - jari dua kali. Formula di atas dapat disusun ulang untuk mengatasi keliling:

C=πd=2πr.

Elips

Keliling lingkaran digunakan oleh beberapa penulis untuk menunjukkan keliling elips. Tidak ada rumus umum untuk keliling elips dalam hal sumbu semi-mayor dan semi-minor dari elips yang hanya menggunakan fungsi elementer. Namun, ada rumus perkiraan dalam parameter ini. Salah satu perkiraan tersebut, menurut Euler (1773), untuk elips kanonik,

x2a2+y2b2=1,

is

Cellipseπ2(a2+b2).

Beberapa batas bawah dan atas pada keliling elips kanonik dengan ab adalah[5]

2πbC2πa,
π(a+b)C4(a+b),
4a2+b2Cπ2(a2+b2).

Di sini batas atasnya 2πa adalah keliling sebuah berbatas lingkaran konsentris yang melewati titik-titik ujung sumbu utama elips, and the lower bound 4a2+b2 adalah keliling dari tertulis rhombus dengan sudut pada titik akhir dari sumbu mayor dan minor.

Keliling elips dapat diekspresikan dengan tepat dalam integral elips lengkap jenis kedua.[6] Lebih tepatnya, kami punya

Cellipse=4a0π/21e2sin2θ dθ,

dimana lagi a adalah panjang sumbu semi-mayor dan e adalah eksentrisitas 1b2/a2.

Bacaan lebih lanjut

Referensi

  1. San Diego State University. Perimeter, Area and Circumference. Addison-Wesley. 2004.
  2. Jeffrey Bennett. Using and Understanding Mathematics / A Quantitative Reasoning Approach. Addison-Wesley. 2005. hlm. 580. ISBN 978-0-321-22773-7.
  3. Harold R. Jacobs. Geometry. W. H. Freeman and Co. 1974. hlm. 565. ISBN 0-7167-0456-0.
  4. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  5. G.J.O. Jameson. Inequalities for the perimeter of an ellipse. Mathematical Gazette. 2014. Vol. 98 (499). hlm. 227–234. doi:10.2307/3621497.
  6. Gert Almkvist. Gauss, Landen, Ramanujan, the arithmetic-geometric mean, ellipses, , and the Ladies Diary. American Mathematical Monthly. 1988. Vol. 95 (7). hlm. 585–608. doi:10.2307/2323302.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28590105 (2025-11-21T15:36:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.