Lompat ke isi

Kesimpulan

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Kesimpulan adalah suatu proposisi (kalimat yang disampaikan) yang diambil dari beberapa premis (ide pemikiran) dengan aturan-aturan inferensi (yang berlaku). Kesimpulan juga merupakan sebuah gagasan yang tercapai pada akhir pembicaraan. Dengan kata lain, kesimpulan adalah hasil dari pembicaraan. Kesimpulan juga berarti bagian akhir, ringkasan, atau pendapat terakhir yang diambil dari uraian, pembahasan, cerita, atau hasil penelitian secara singkat, padat, dan jelas. Ia menyatukan gagasan utama dan memberikan jawaban atas permasalahan atau hipotesis. Kesimpulan bukan sekadar pengulangan, melainkan sintesis poin penting.[1]

Secara fungsional, kesimpulan bertugas sebagai jawaban atas pertanyaan atau permasalahan yang diajukan di awal tulisan, yang dirumuskan berdasarkan fakta, argumen, dan data yang telah dipaparkan. Kesimpulan yang baik tidak hanya mengulang isi teks secara harfiah, tetapi menyatukan poin-poin penting menjadi sebuah gagasan menyeluruh yang logis, sehingga pembaca dapat memahami hasil akhir dari seluruh rangkaian pemikiran atau penelitian tanpa perlu membaca kembali seluruh detailnya.[2]

Tujuan dan ciri-ciri

Dalam membuat kesimpulan, hasil kesimpulan harus berisi informasi penting yang dapat menjawab pertanyaan tentang apa, kapan, di mana, siapa, mengapa, dan bagaimana. Hal ini dilakukan untuk membantu pembaca memahami isi keseluruhan teks. Kesimpulan juga dapat membantu pembaca agar dapat lebih memahami isi teks. Dengan demikian, dia dapat mengetahui maksud dan tujuan dari informasi yang disampaikan oleh penulis.[3]

Adapun ciri-ciri dari kesimpulan yang baik dan benar adalah:[4]

  • Pesan dan informasi dapat tersampaikan dengan jelas kepada pembaca.[5]
  • Kesimpulan harus sederhana, singkat, dan jelas.[6]
  • Menggunakan kosakata yang baku.[7]
  • Kesimpulan dibangun berdasarkan ide pokok yang ada pada setiap paragraf.[8]
  • Menggunakan kata transisi ringkasan (yaitu, dengan kata lain, singkatnya, ringkasnya, kesimpulannya, dan karena itu) [9]

Jenis-jenis kesimpulan

Berdasarkan teknik

Dalam mengambil kesimpulan, penalaran dapat digunakan untuk dapat menghubungkan fakta-fakta yang diperoleh yang akan dijadikan rujukan dalam menentukan kesimpulan. Secara umum terdapat dua teknik pengambilan kesimpulan, yaitu kesimpulan deduktif dan induktif.[10]

Kesimpulan deduktif

Cara penarikan kesimpulan dengan menentukan fakta atau peristiwa-peristiwa umum sebagai inti sari dari suatu paragraf atau kalimat.

Referensi

  1. Hanindita Basmatulhana. Kesimpulan: Pengertian, Unsur, dan Cara Membuatnya. detikedu.
  2. Apa itu Kesimpulan? Ini Pengertian, Ciri, Hingga Cara Membuatnya. Tempo. 26 Desember 2024 22.15 WIB.
  3. Ciri-Ciri Kesimpulan yang Baik Menurut Kaidah Bahasa Indonesia. Kumparan. 28 November 2021.
  4. Laeli Nur Azizah. Cara Membuat Kesimpulan Sesuai Kaidah yang Baik dan Benar. Gramedia Blog.
  5. Laeli Nur Azizah. Cara Membuat Kesimpulan Sesuai Kaidah yang Baik dan Benar. Gramedia Blog.
  6. Laeli Nur Azizah. Cara Membuat Kesimpulan Sesuai Kaidah yang Baik dan Benar. Gramedia Blog.
  7. Laeli Nur Azizah. Cara Membuat Kesimpulan Sesuai Kaidah yang Baik dan Benar. Gramedia Blog.
  8. Laeli Nur Azizah. Cara Membuat Kesimpulan Sesuai Kaidah yang Baik dan Benar. Gramedia Blog.
  9. Rina Hayati. Pengertian Kesimpulan, Jenis, Ciri, Syarat, dan Cara Menulisnya. PenelitianIlmiah.com. 15 Juli 2021.
  10. Rina Hayati. 5 Jenis Kesimpulan dan Contohnya. PenelitianIlmiah.com. 8 Desember 2021.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28958499 (2026-02-14T00:23:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.