Lompat ke isi

Kode EPPO

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Kode EPPO, sebelumnya dikenal sebagai kode Bayer, adalah pengidentifikasi bersandi yang digunakan oleh Organisasi Perlindungan Tumbuhan Eropa dan Mediterania (EPPO), dalam sistem yang dirancang untuk mengidentifikasi organisme secara unik – yaitu tumbuhan, hama, dan patogen – yang penting bagi pertanian dan perlindungan tanaman. Kode EPPO adalah komponen inti dari basis data nama, baik ilmiah maupun bahasa sehari-hari. Meskipun awalnya dimulai oleh Bayer Corporation, daftar kode resmi sekarang dikelola oleh EPPO.

Basis data kode EPPO

Semua kode dan nama terkaitnya disertakan dalam database (EPPO Global Database). Secara total, ada lebih dari 93.500 spesies yang terdaftar dalam database EPPO, termasuk:

Tumbuhan diidentifikasi dengan kode lima huruf, organisme lain dengan kode enam huruf. Dalam banyak kasus, kode-kode tersebut merupakan singkatan mnemonik dari nama ilmiah organisme, yang berasal dari tiga atau empat huruf pertama genus dan dua huruf pertama spesies. Misalnya, jagung, atau jagung (Zea mays), diberi kode "ZEAMA"; kode penyakit hawar daun kentang (Phytophthora infestans) adalah "PHYTIN". Kode unik dan konstan untuk setiap organisme memberikan metode singkat untuk mencatat spesies. Kode EPPO menghindari banyak masalah yang disebabkan oleh revisi nama ilmiah dan taksonomi yang sering menghasilkan sinonim berbeda yang digunakan untuk spesies yang sama. Saat taksonomi berubah, kode EPPO tetap sama. Sistem EPPO digunakan oleh organisasi pemerintah, lembaga konservasi, dan peneliti.

Contoh

Pranala luar

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 23593155 (2023-05-29T15:19:46Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.