Koefisien Gini
Koefisien Gini adalah pengukuran yang dikembangkan oleh statistikus Italia, Corrado Gini, dan dipublikasikan pada tahun 1912 dalam karyanya, Variabilità e mutabilità.
Koefisien ini biasanya digunakan untuk mengukur kesenjangan pendapatan dan kekayaan. Di seluruh dunia, koefisien bervariasi dari 0.25 (Denmark) hingga 0.70 (Namibia).
Koefisien gini memiliki indeks yang memiliki rentang nilai antara 0 sampai dengan 1. Nilai 0 berarti tidak ada kesenjangan ekonomi, atau perekonomian merata pada daerah tersebut. Sementara itu, nilai 1 menunjukkan nilai kesenjangan maksimal.[1]
| Nilai Koefisien | Distribusi Pendapatan |
|---|---|
| < 0,4 | Tingkat ketimpangan rendah |
| 0,4 - 0,5 | Tingkat ketimpangan sedang |
| >0,5 | Tingkat ketimpangan tinggi |
Pranala luar
- Deutsche Bundesbank: Do banks diversify loan portfolios? , 2005 (on using e.g. the Gini coefficient for risc evaluation of loan portefolios)
- Forbes Article, In praise of inequality
- Measuring Software Project Risk With The Gini Coefficient , an application of the Gini coefficient to software
- The World Bank: Measuring Inequality
- Travis Hale, University of Texas Inequality Project:The Theoretical Basics of Popular Inequality Measures, online computation of examples: 1A, 1B
- United States Census Bureau List of Gini Coefficients by State for Families and Households
Referensi
- ↑ Tingkat Ketimpangan (Indeks Gini) - Pojok Ekonomi. pojokperekonomian.grobogan.go.id.
- ↑ Gini Ratio. DPR.go.id.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28033151 (2025-10-16T20:14:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.