Lompat ke isi

Kongres Kecerdasan Buatan Seoul

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Kongres Kecerdasan Buatan Seoul 2024 diselenggarakan bersama oleh pemerintah Korea Selatan dan Inggris. Deklarasi Seoul diadopsi untuk mengatasi teknologi kecerdasan buatan dan tantangan serta peluang terkait teknologi tersebut. [1]

Latar belakang

Kongres Kecerdasan Buatan Seoul merupakan pertemuan kedua sejenis setelah Kongres Keamanan Kecerdasan Buatan yang diadakan di pertama yang diadakan di Bletchley Park, Inggris pada November 2023.[2] Kongres Keamanan Kecerdasan Buatan pertama menghasilkan dokumen yang disebut dengan Deklarasi Bletchley.[3] Dalam Deklarasi Bletchley, negara-negara peserta sepakat untuk memprioritaskan identifikasi risiko Keamanan kecerdasan buatan yang menjadi perhatian bersama. Sementara itu, Kongres Kecerdasan Buatan Seoul menekankan pentingnya pengembangan dan pemanfaatan kecerdasan buatan sebagai strategi global dalam menghadapi tantangan dan peluang teknologi baru.[4]

Peserta terkemuka

Pertemuan ini dihadiri oleh para pemimpin negara-negara anggota G7, termasuk Amerika Serikat, Kanada, Prancis, dan Jerman, serta negara-negara tambahan seperti Korea Selatan, Singapura, dan Australia. Selain itu, perwakilan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi(OECD), dan Uni Eropa turut hadir. Kongres ini juga dihadiri oleh tokoh dari perusahaan global, seperti Direktur utama Tesla Elon Musk, Ketua Samsung Electronics Lee Jae-yong, pengembang ChatGPT OpenAI, Google, Microsoft, Meta platforms, dan operator portal terbesar Korea Selatan, Naver. Kehadiran para pemimpin dan perwakilan sektor swasta menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas negara dan lintas sektor dalam membahas pengembangan kecerdasan buatan.[5]

Pusat penelitian keamanan kecerdasan buatan

Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol, menyatakan bahwa Korea Selatan akan mendorong pembentukan pusat penelitian keselamatan kecerdasan buatan di negara tersebut dan bergabung dengan jaringan global untuk meningkatkan keselamatan kecerdasan buatan secara internasional.[6] Menteri Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Korea Selatan, Lee Jong-ho, menyampaikan rencana pembukaan Institut Keselamatan kecerdasan buatan pada tahun 2024.[7] Ia juga menekankan pentingnya memperkuat kerja sama internasional dalam pengembangan standar keselamatan dan regulasi kecerdasan buatan. Upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa pengembangan kecerdasan buatan dapat berlangsung secara aman, bertanggung jawab, dan berkesinambungan di tingkat global.[8]Korea Selatan menyelenggarakan upacara peluncuran Institut Keselamatan Kecerdasan Buatan pada tanggal 27 November di Pangyo.[9]

Hasil

Deklarasi Seoul untuk kecerdasan buatan yang Aman, Inovatif, dan Inklusif

Deklarasi Seoul diadopsi pada Kongres Kecerdasan Buatan Seoul 2024 oleh para pemimpin yang mewakili Uni Eropa, Amerika Serikat, Inggris, Australia, Kanada, Jerman, Prancis, Italia, Jepang, Korea Selatan, dan Singapura.[10][11] Deklarasi ini merupakan komitmen untuk mendorong kerja sama internasional dalam pengembangan kerangka tata kelola kecerdasan buatan yang dapat diinteroperasikan antarnegara, sebagian melalui integrasi Proses Hiroshima dan Kode Etik Internasional bagi Organisasi yang Mengembangkan Sistem Kecerdasan Buatan Tingkat Lanjut. Deklarasi ini juga menekankan pengembangan kecerdasan buatan yang berfokus pada manusia melalui kolaborasi antara sektor swasta, akademisi, dan masyarakat sipil.[12]


Lihat juga

Referensi

  1. (LEAD) AI Seoul Summit adopts declaration on safe, innovative, inclusive AI. Yonhap News Agency. May 21, 2024.
  2. AI Safety Summit 2023 - GOV.UK. www.gov.uk. 2025-04-28.
  3. The Bletchley Declaration by Countries Attending the AI Safety Summit, 1-2 November 2023. GOV.UK.
  4. World leaders adopt Seoul Declaration at AI Seoul Summit. The Korea Times. May 22, 2024.
  5. (LEAD) AI Seoul Summit adopts declaration on safe, innovative, inclusive AI. Yonhap News Agency. May 21, 2024.
  6. Jeong Chan-sam. World Leaders Agree to Launch Network of Safety Institutes. The Korea Post. 2024-05-26.
  7. S. Korea to establish AI safety institute this year: science minister. Yonhap New Agency. May 22, 2024.
  8. Global tech giants call for responsible AI development at Seoul forum. The Korea Times. 2024-05-22.
  9. Ministry of Science and ICT. (27 November 2024). “AI Safety Institute” launched following the AI Seoul Summit in May. Diakses secara daring dari https://www.msit.go.kr/eng/bbs/view.do?nttSeqNo=1058&bbsSeqNo=42&mId=4
  10. Seoul Declaration for Safe, Innovative and Inclusive AI by Participants Attending the Leaders' Session of the Al Seoul Summit, 21st May 2024 News > Briefing Room. Office of the President. Republic of Korea.
  11. AI Seoul Summit's declaration urges safety, innovation, inclusivity. Korea.net. May 22, 2024.
  12. Seoul Declaration for Safe, Innovative and Inclusive AI by Participants Attending the Leaders' Session of the Al Seoul Summit, 21st May 2024 News > Briefing Room. Office of the President. Republic of Korea.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29563494 (2026-08-12T03:58:38Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.