Lompat ke isi

Konkresi (geologi)

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Konkresi-Konkresi bongkah yang terlapukkan dari Batugamping berumur kenozoikum, california, Amerika Serikat

Konkresi adalah massa kompak yang keras, terbentuk dari presipitasi semen mineral di dalam rongga-rongga partikel, dan ditemukan di batuan sedimen atau tanah. Konkresi berbentuk seperti telur ataupun bulat, tetapi bentuk-bentuk iregular juga sering terjadi. Istilah 'konkresi' berasal dari bahasa latin Con yang artinya 'bersama' dan crescere yang artinya 'tumbuh'. Konkresi-konkresi terbentuk di perlapisan strata sedimen yang telah terendapkan terlebih dahulu. Mereka biasanya terbentuk lebih awal ketika terjadi penumpukkan sedimen, sebelum kemudian sedimen tersebut mengeras menjadi batuan. Semen konkresi ini sering menyebabkan konkresi lebih keras dan lebih tahan terhadap pelapukan dibanding perlapisan induknya.

Ada perbedaan penting antara konkresi dan nodula. Konkresi terbentuk dari presipitasi mineral di sekitar sejenis nukleus sedangkan nodula adalah tubuh yang tergantikan.

Deskripsi yang telah dilakukan semenjak abad ke-18 membuktikan bahwa konkresi telah menarik perhatian ilmuan sejak masa lalu. Hal itu disebabkan adanya variasi bentuk yang tidak biasa, ukuran dan komposisi, yang membuatnya sempat dikira telur dinosaurus, hewan, dan fosil tumbuhan, hingga puing antariksa atau artefak manusia.

Galeri

Sitasi

Pranala luar

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28451448 (2025-11-13T07:27:56Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.