Lompat ke isi

Kuersetin

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Quercetin

Quercetin adalah flavonol yang dapat ditemukan dalam berbagai buah, sayur, dan daun. Quercetin dapat digunakan sebagai bahan suplemen, minuman, atau makanan.

Kemunculan

Quercetin adalah flavonoid yang tersebar luas di alam. Nama quercetin digunakan sejak 1857, dan berasal dari kata quercetum (hutan ek).[1][2] Flavonol ini merupakan inhibitor pengangkut auksin polar yang muncul secara alami.[3]

Pada bawang merah, konsetrasi quercetin terbesar ada pada cincin paling luar dan di bagian yang paling dekat dengan akar.[4] Menurut satu penelitian, tomat yang tumbuh secara organik memiliki 79% lebih banyak quercetin daripada yang tumbuh secara kimiawi.[5] Quercetin ada pada berbagai jenis madu dari berbagai jenis tanaman.[6]

Pengaruh

Walaupun masih dalam tahap awal penelitian klinis, tidak ada bukti bahwa quercetin memiliki efek positif terhadap tubuh manusia.[7][8] Food and Drug Administration Amerika Serikat telah mengeluarkan peringatan[9] bahwa quercetin bukan nutrien dan bukan obat untuk menyembuhkan penyakit manusia.

Pranala luar

Referensi

  1. Quercetin. Merriam-Webster.
  2. Quercitin (biochemistry). Encyclopædia Britannica.
  3. Fischer C, Speth V, Fleig-Eberenz S, Neuhaus G. Induction of Zygotic Polyembryos in Wheat: Influence of Auxin Polar Transport. Plant Cell. October 1997. Vol. 9 (10). hlm. 1767–80. doi:10.1105/tpc.9.10.1767.
  4. Smith C, Lombard KA, Peffley EB, Liu W. Genetic Analysis of Quercetin in Onion (Allium cepa L.) Lady Raider. The Texas Journal of Agriculture and Natural Resource. Agriculture Consortium of Texas. 2003. Vol. 16. hlm. 24–8.
  5. Mitchell AE, Hong YJ, Koh E, Barrett DM, Bryant DE, Denison RF, Kaffka S. Ten-year comparison of the influence of organic and conventional crop management practices on the content of flavonoids in tomatoes. J. Agric. Food Chem. July 2007. Vol. 55 (15). hlm. 6154–9. doi:10.1021/jf070344.
  6. Petrus K, Schwartz H, Sontag G. Analysis of flavonoids in honey by HPLC coupled with coulometric electrode array detection and electrospray ionization mass spectrometry. Anal Bioanal Chem. June 2011. Vol. 400 (8). hlm. 2555–63. doi:10.1007/s00216-010-4614-7.
  7. Gross P. New Roles for Polyphenols. A 3-Part report on Current Regulations & the State of Science. Nutraceuticals World. March 1, 2009.
  8. Scientific Opinion on the substantiation of health claims related to quercetin and protection of DNA, proteins and lipids from oxidative damage (ID 1647), “cardiovascular system” (ID 1844), “mental state and performance” (ID 1845), and “liver, kidneys” (ID 1846) pursuant to Article 13(1) of Regulation (EC) No 1924/2006. EFSA Journal. 8 April 2011.
  9. River Hills Harvest dba Elderberrylife. Adams, AM, Inspections, Compliance, Enforcement, and Criminal Investigations, US FDA. 22 April 2014.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29422152 (2026-07-05T12:58:34Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.