Lompat ke isi

Lantanum(III) klorida

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Anhydrous lanthanum(III) chloride

Lantanum(III) klorida adalah sebuah senyawa anorganik dengan rumus LaCl3. Senyawa ini merupakan salah satu garam lantanum yang biasa digunakan dalam penelitian. Garam berwarna putih ini memiliki kelarutan yang besar dalam air dan alkohol.

Pembuatan

Lantanum(III) klorida anhidrat dapat diproduksi melalui rute amonium klorida.[1][2][3] Pada langkah pertama, lantanum oksida dipanaskan dengan amonium klorida untuk menghasilkan garam amonium dari lantanum pentaklorida:

La2O3 + 10NH4Cl → 2(NH4)2LaCl5 + 6H2O + 6NH3

Pada langkah kedua, garam amonium dari lantanum pentaklorida diubah menjadi lantanum triklorida dengan memanaskannya dalam vakum pada suhu 350-400 °C:

(NH4)2LaCl5 → LaCl3 + 2HCl + 2NH3

Kegunaan

Lantanum klorida juga digunakan dalam penelitian biokimia untuk memblokir aktivitas saluran kation divalen, terutama saluran kalsium. Bila didoping dengan serium, senyawa ini dapat digunakan sebagai bahan sintilator.[4]

Dalam sintesis organik, lantanum triklorida berfungsi sebagai asam Lewis ringan untuk mengubah aldehida menjadi asetal.[5]

Senyawa ini telah diidentifikasi sebagai katalis untuk klorinasi oksidatif bertekanan tinggi dari metana menjadi klorometana dengan asam klorida dan oksigen.[6]

Lantanum(III) klorida juga digunakan dalam bidang geologi sebagai larutan yang sangat encer, yang jika dikombinasikan dengan asam yang tepat dapat membantu mengidentifikasi kandungan stronsium >1% dalam sampel batuan bubuk.

Referensi

  1. Handbook of Preparative Inorganic Chemistry. Academic Press. 1963.
  2. G. Meyer. The Ammonium Chloride Route to Anhydrous Rare Earth Chlorides-The Example of YCl 3. 1989. Vol. 25. hlm. 146–150. doi:10.1002/9780470132562.ch35. ISBN 978-0-470-13256-2.
  3. F. T. Edelmann. Synthetic Methods of Organometallic and Inorganic Chemistry. Georg Thieme Verlag. 1997. Vol. VI. ISBN 978-3-13-103021-4.
  4. T Martin. AIP Conference Proceedings. 2007. Vol. 879. hlm. 1156–1159. doi:10.1063/1.2436269.
  5. R. Lenin. Lanthanum trichloride: An efficient Lewis acid catalyst for chemo and regioselective enamination of β-dicarbonyl compounds. Arkivoc. 2007. Vol. 2007 (13). hlm. 204–209. doi:10.3998/ark.5550190.0008.d23.
  6. Methyl chloride production from methane over lanthanum-based catalysts. J. Am. Chem. Soc. 2007. Vol. 129 (9). hlm. 2569–76. doi:10.1021/ja066913w.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29567964 (2026-08-12T20:51:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.