Lompat ke isi

Litium (pengobatan)

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Lithium-carbonate-xtal-1979-Mercury-3D-sf

Litium, (Lithium) atau dikenal juga dengan nama garam litium, adalah senyawa yang digunakan dalam pengobatan psikiatris .[1] Senyawa litium bisa digunakan untuk mengatasi gangguan bipolar dan juga membantu pasien dengan gangguan depresi mayor yang tidak ada perbaikan pasca penggunaan obat antidepresan .[2] Penggunaannya litium bisa menurunkan risiko bunuh diri .[3] Rute pemberian obat melalui oral .[4]

Kejadian efek samping yang umum pada penggunaan obat ini seperti poliuria, tremor, dan meningkatkan rasa haus.[5] Efek samping yang serius pada penggunaan obat ini antara lain hipotiroidisme, diabetes insipidus, dan toksisitas litium .[6] Penggunaan obat ini direkomendasikan untuk dilakukannya pemantauan konsentrasi darah agar mengurangi risiko toksisitas.[7] Apabila kadarnya terlalu tinggi dalam darah, berpotensi terjadinya diare, muntah, motorik yang buruk, mengantuk, dan telinga berdenging dapat terjadi.[8] Penggunaan untuk ibu hamil bisa membuat masalah pada bayi.[9] Cukup aman digunakan untuk ibu menyusui .[10] Garam litium masuk klasifikasi sebagai golongan penstabil suasana hati .[11] Mekanisme kerja dari litium belum diketahui secara pasti.[12]

Di abad 19, senyawa litium digunakan pada penderita asam urat, epilepsi, dan kanker.[13] Penggunaan obat ini untuk pengobatan gangguan jiwa dimulai pada tahun 1948 oleh John Cade di Australia.[14] Litium masuk ke dalam Daftar Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia .[15] Sudah tersedia sebagai obat generik .[16]

Referensi

  1. Lithium Salts. The American Society of Health-System Pharmacists.
  2. Lithium Salts. The American Society of Health-System Pharmacists.
  3. A Cipriani. Lithium in the prevention of suicide in mood disorders: updated systematic review and meta-analysis. BMJ (Clinical Research Ed.). 27 June 2013. Vol. 346. hlm. f3646. doi:10.1136/bmj.f3646.
  4. Lithium Salts. The American Society of Health-System Pharmacists.
  5. Lithium Salts. The American Society of Health-System Pharmacists.
  6. Lithium Salts. The American Society of Health-System Pharmacists.
  7. Lithium Salts. The American Society of Health-System Pharmacists.
  8. Lithium Salts. The American Society of Health-System Pharmacists.
  9. Lithium Salts. The American Society of Health-System Pharmacists.
  10. Lithium use while Breastfeeding. LactMed. 2015-03-10.
  11. Lithium Salts. The American Society of Health-System Pharmacists.
  12. Lithium Salts. The American Society of Health-System Pharmacists.
  13. Walter Sneader. Drug discovery : a history. Wiley. 2005. hlm. 63. ISBN 9780471899792.
  14. Walter Sneader. Drug discovery : a history. Wiley. 2005. hlm. 63. ISBN 9780471899792.
  15. World Health Organization model list of essential medicines: 21st list 2019. World Health Organization. 2019.
  16. Lithium Salts. The American Society of Health-System Pharmacists.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29109625 (2026-04-07T02:20:43Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.