Lompat ke isi

Luntur putri

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Luntur putri (Harpactes orrhophaeus) adalah salah satu spesies burung dari famili Trogonidae (Burung luntur) atau Trogon. Burung ini umumnya dapat ditemui di hutan dataran rendah lembap subtropis atau tropis dan hutan pegunungan lembap subtropis atau tropis. Secara fisik, mereka memiliki ciri khas heterodaktil, yaitu jari pertama dan kedua mengarah ke belakang, dan bulu yang sangat berwarna.

Taksonomi

Burung luntur putri termasuk dalam famili Trogon (Trogonidae), yang terdiri dari 43 spesies dan 109 subspesies.

Morfologi

Burung jantan memiliki penampilan dengan corak warna hijau, biru, ungu, dan merah keunguan yang berkilauan di bagian atas (kecuali pada spesies Harpactes Swainson, 1833 dari Asia), dan perut berwarna merah terang, kuning, atau oranye. Burung betina memiliki bulu berwarna abu-abu atau cokelat, sedangkan burung jantan memiliki bulu yang berkilauan.

Makanan

Makanan utama dari burung ini adalah serangga, terutama jangkrik, serta berbagai jenis serangga tongkat kecil di habitatnya.

Habitat dan penyebaran

Burung luntur putri dapat ditemukan di wilayah dengan ketinggian rendah di kawasan Asia Tenggara, terutama Malaysia dan Thailand. Namun, di Kalimantan burung ini bisa ditemukan pada ketinggian hingga 1.000-1.400 m di hutan primer dan sekunder. Sementara di Brunei, keberadaan burung ini ada di hutan rawa gambut, hutan yang sangat lembap yang terletak di atas lapisan vegetasi yang membusuk atau di dekat hutan bakau (mangrove).

Reproduksi

Burung luntur putri berkembang biak selama bulan Maret atau April sampai Juni di Semenanjung Malaya, dan pada bulan Maret di Kalimantan. Burung ini biasanya membangun sarang mereka di batang pohon tua dengan ketinggian 1,5 - 3 meter. Dalam setiap sarang biasanya terdapat dua telur yang kemudian dierami oleh induknya.

Status dan konservasi

Burung luntur putri dikategorikan sebagai rentan punah oleh IUCN dan Birdlife International dengan tren populasi yang menurun, karena deforestasi yang melanda kawasan Asia saat ini telah mengancam keanekaragaman hayati.

Referensi


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28999689 (2026-02-28T14:51:15Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.