Makroekologi
Makroekologi adalah interaksi yang terjadi antara parasit dengan lingkungan luar, hal ini terjadi secara langsung maupun tidak langsung. Penyebaran parasit di lingkungan luas diperlukan inang perantara dan vektor, infeksi parasit tidak akan berlanjut jika tidak ada peran dari vektor. Makroekologi berasal dari dua kata yaitu Makro dan Ekologi. Makroekologi mengandalkan karakteristik deskriptif dengan pola ekologis skala luas/besar untuk menjelaskan secara naratif asal-usul pola tersebut. Melalui studi ekologi, makroekologi diakui sebagai komponen penting untuk mematangkan gagasan yang diproses dalam skala spasial (geografis) dan temporal yang besar.
Metode Makroekologi
Beberapa metode yang dapat digunakan dalam makroekologi diantaranya:
- Pendekatan Metodologis
- Observasi
- Eksperimen manipulatif
- Konsekuensi metode pendekatan
- Hipotesis nol
- Tes statistik
- Autokorelasi filogenetik
- Autokorelasi spasial
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 18923139 (2021-08-06T04:57:17Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.