Martin Rees

Martin John Rees, Baron Rees of Ludlow, [1] () adalah seorang kosmolog dan astrofisikawan Inggris. Ia telah menjadi Astronomer Royal sejak 1995[2][3] dan Master Trinity College, Cambridge dari 2004 sampai 2012 dan Presiden Royal Society antara 2005 dan 2010.[4] Rees sekarang duduk di Badan Sponsor untuk Bulletin of the Atomic Scientists.
Pemikiran
Pada tahun 2005, pemikiran dari Martin Ress mengenai kenyataan dari alam semesta disampaikan dalam majalah Sunday Times dengan kepala berita berjudul "Ilmuwan Terkemuka Bertanya: Apakah Kehidupan hanya Sebuah Mimpi?". Dalam rubrik ini, Rees menyatakan bahwa kecenderungan penciptaan pola-pola di dalam komputer dapat berkembang hingga mampu menciptakan dunia maya yang lebih rumit dibandingkan dengan dunia nyata. Ia memiliki pemikiran bahwa kehidupan di dunia nyata saat ini dapat dianggap sebagai kubah surga semata. Rees meyakini bahwa manusia dapat melebihi capaian yang dilakukan oleh komputer dalam menciptakan dunia maya dari pola yang sederhana menjadi dunia maya dengan pola-pola yang kompleks.[5]
Pranala luar
- 2005 talk: Is this our final century?, ted.com; accessed 31 August 2014.
- Interviews with Charlie Rose, 2003 and 2008 , charlierose.com; accessed 31 August 2014.
- New Statesman Interviews Martin Rees, newstatesman.com, 6 April 2010; accessed 31 August 2014.
- Talk by Martin Rees, March 2017.Posted on the official YouTube channel of Casina Pio IV.
Referensi
- ↑ List of Fellows.
- ↑ Portraits of Astronomers Royal. rmg.co.uk. Royal Museums Greenwich.
- ↑ Astronomer Royal. The official website of the British Monarchy.
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ Jonathan Black. Sejarah Dunia yang Disembunyikan. PT Pustaka Alvabet. 2015. hlm. 29. ISBN 978-602-9193-67-1.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 20380317 (2022-01-29T18:30:03Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.