Lompat ke isi

Materi bayangan

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Materi bayangan dalam Fisika juga disebut materi cermin, atau materi Alice adalah padanan hipotetis yang merupakan bayangan atau cerminan dari materi biasa.[1] Jika materi cermin benar-benar ada di alam semesta dengan kelimpahan yang cukup, maka efek gravitasinya seharusnya bisa di deteksi. Karena materi cermin di analogikan dengan materi biasa. Menurut hipotesis, sebagian kecil materi cermin bisa ditemukan dalam bentuk galaksi cermin, bintang cermin, planet cermin dan lain - lain. Objek-objek ini dapat di deteksi menggunakan lensa mikro gravitasi.[2] Beberapa fraksi bintang mungkin juga memiliki objek cermin sebagai pendampingnya. Dalam kasus seperti ini, pergeseran Doppler periodik dalam spektrum bintang harus bisa di deteksi untuk membuktikan keberadaan materi bayangan.[3] Ada beberapa petunjuk bahwa efek tersebut mungkin saja sebenarnya telah diamati.[4]

Pranala luar

Referensi

  1. Signs of dark matter may point to mirror matter candidate.
  2. R. N. Mohapatra. Mirror matter MACHOs. Physics Letters B. 1999. Vol. 462 (3–4). hlm. 302–309. doi:10.1016/S0370-2693(99)00789-3.
  3. M. Yu. Khlopov. Observational physics of mirror world. Astron. Zh. Akad. Nauk SSSR. 1991. Vol. 68. hlm. 42–57.
  4. R. Foot. Have mirror stars been observed?. Physics Letters B. 1999. Vol. 452 (1–2). hlm. 83–86. doi:10.1016/S0370-2693(99)00230-0.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29569719 (2026-08-13T05:04:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.