Material mikropori

Material mikropori adalah material yang mengandung pori-pori dengan diameter kurang dari 2 nm. Contoh material mikropori misalnya zeolit dan kerangka logam-organik.
Material berpori diklasifikasikan menjadi beberapa jenis berdasarkan ukurannya. Rekomendasi dari panel yang diadakan oleh Persatuan Internasional Kimia Murni dan Terapan (IUPAC) adalah:[1]
- Material mikropori, diameternya kurang dari 2 nm.
- Material mesopori, diameternya antara 2 hingga 50 nm.
- Material makropori, diameternya lebih dari 50 nm.
Mikropori dapat didefinisikan secara berbeda dalam konteks lain. Misalnya dalam konteks agregasi berpori seperti tanah, mikropori didefinisikan sebagai rongga dengan ukuran kurang dari 30 μm.[2]
Referensi
- ↑ Rouquerol, J. Recommendations for the characterization of porous solids. Pure Appl. Chem. 1994. Vol. 66. hlm. 1739–1758. doi:10.1351/pac199466081739. See page 1745.
- ↑ Soil Science Glossary Terms Committee. Glossary of Soil Science Terms 2008. Soil Science Society of America. 2008. ISBN 978-0-89118-851-3.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29493376 (2026-07-25T12:12:34Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.