Melamun

Melamun adalah kondisi sesaat terputusnya pikiran seseorang dengan lingkungan sekitarnya, di mana kontak seseorang menjadi kabur dan sebagian digantikan oleh khayalan visual, khususnya tentang hal-hal yang menyenangkan, harapan atau ambisi, dan dialami dalam kondisi terjaga.
Ada banyak tipe melamun, dan tidak ada definisi yang konsisten di antara para psikolog, bagaimanapun karakteristik yang sering ditemui pada semua kondisi melamun sesuai dengan kriteria disosiasi ringan.[1] Eli Somer menyebut tindakan melamun sampai melupakan interaksi dengan sekelilingnya sebagai melamun maladaptif.[2]
Lihat pula
- Visualisasi kreatif
- Creative Writers and Day-Dreaming
- Kepribadian fantasi
- Fantasi (psikologi)
- Melamun maladaptif
- Pikiran berkembara
- Arus kesadaran (psikologi)
Pranala luar
- Blog Psychology Today tentang Power of Daydreaming karya Amy Fries
- Buku Daydreams at Work: Wake-Up Your Creative Powers karya Amy Fries
- Pengaruh positif dari melamun
- Melamun memperbaiki cara berpikir (majalah Cosmos)
- Ringkasan penelitian tentang impian dan lamunan
Referensi
- ↑ Klinger, Eric (Oktober 1987). Psychology Today.
- ↑ Eli Somer. Maladaptive Daydreaming: A Qualitative Inquiry. Journal of Contemporary Psychotherapy. Springer. 2002. Vol. 32 (2-3). hlm. 197–212.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27605071 (2025-07-27T19:53:40Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.