Lompat ke isi

Metilfenobarbital

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Metilfenobarbital, juga dikenal sebagai mefobarbital dan mefobarbiton, adalah obat yang merupakan turunan barbiturat dan digunakan terutama sebagai antikonvulsan, tetapi juga sebagai obat penenang dan anksiolitik. Obat ini adalah analog N-metilasi dari fenobarbital dan memiliki indikasi, nilai terapeutik, dan tolerabilitas yang serupa.

Sejarah persetujuan

  • 1935 – Mebaral diperkenalkan oleh Winthrop Pharmaceuticals.
  • 2001 – Metilfenobarbital dihentikan produksinya di Britania Raya.
  • 2003 – Mebaral diakuisisi oleh Ovation Pharmaceuticals (perusahaan farmasi khusus yang mengakuisisi produk farmasi bermerek yang kurang dipromosikan).
  • 2009 – Ovation diakuisisi oleh Lundbeck, yang kini memasarkan Mebaral.
  • 2012 – Lundbeck mengumumkan bahwa mereka menghentikan produk tersebut di AS per 6 Januari 2012. Alasan yang disebutkan adalah karena "perusahaan telah mengevaluasi secara menyeluruh semua cara untuk menjaga ketersediaan Mebaral bagi pasien, tetapi pada akhirnya menyimpulkan bahwa apa pun langkah yang mereka (Lundbeck) ambil, pasien akan dipaksa untuk beralih ke terapi baru."
  • Perusahaan tersebut selanjutnya menyatakan dalam sebuah surat di situs webnya bahwa berdasarkan Inisiatif Obat yang Tidak Disetujui FDA, FDA tidak lagi bersedia mengizinkan obat tersebut menjadi obat yang dikecualikan.

Efek samping

Penggunaan obat antiepilepsi termasuk metilfenobarbital selama kehamilan dapat dikaitkan dengan cacat lahir.

Overdosis

Gejala overdosis mefobarbital meliputi kebingungan, penurunan atau hilangnya refleks, mengantuk, demam, iritabilitas, hipotermia, pengambilan keputusan buruk, sesak napas atau napas lambat/terganggu, detak jantung lambat, bicara pelo, sempoyongan, kesulitan tidur, gerakan mata yang tidak biasa, lemas.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28394417 (2025-11-10T03:28:54Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.