Lompat ke isi

Michael H. Hart

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Michael H.

Buku The 100

Buku pertama Hart adalah The 100: A Ranking of the Most Influential Persons in History (1978), yang telah terjual lebih dari 500.000 eksemplar dan telah diterjemahkan ke dalam 15 bahasa.[1] Hart menempatkan Nabi Islam Muhammad di peringkat pertama, dikarenakan menurutnya, Muhammad SAW adalah orang-orang Arab biasa tapi memiliki pengaruh dengan efek yang masih bertahan hingga sekarang. Berbeda dengan Jenghis Khan, yang walaupun pengaruhnya lebih luas dibandingkan dengan yang dilakukan pengikut Muhammad SAW akan tetapi pengaruhnya tidak berlangsung lama. Hart. The 100: A Ranking of the Most Influential Persons in History. 1992. hlm. 9 - 10.</ref>

Separatisme kulit putih

Hart mendeskripsikan dirinya sebagai separatis kulit putih dan aktif dalam gerakan-gerakannya.[2] Pada tahun 1996, Hart berpidato di sebuah konferensi yang diselenggarakan oleh organisasi separatis kulit putih milik Jared Taylor yaitu New Century Foundation, penerbit dari American Renaissance. Dia mengusulkan pembagian Amerika Serikat menjadi empat negara bagian: negara bagian kulit putih, negara bagian kulit hitam, negara bagian Hispanik, dan negara bagian ras campuran yang terintegrasi.[3]

David Duke adalah seorang mantan penyihir agung dari Ku Klux Klan dan mantan perwakilan negara bagian Louisiana. Laporan dari konferensi tersebut mengatakan bahwa Hart berdiri dan menyebut Duke seorang Nazi (dengan sumpah serapah), lalu angkat kaki keluar.[4]

Hart mengorganisasi sebuah konferensi yang diselenggarakan di Baltimore di tahun 2009 dengan judul, Memelihara Peradaban Barat. Graglia, Henry C. Harpending, Roger D. McGrath, Pat Richardson, J. Philippe Rushton, Srdja Trifkovi, dan Brenda Walker.[5][6]

Bibliografi

Referensi

  1. Index Translationum. www.unesco.org.
  2. Interview with Michael H. Hart by Russell K. Neili, April 14, 2000. Carol M. Swain. Contemporary Voices of White Nationalism in America. Cambridge University Press. 24 March 2003. hlm. 201. ISBN 978-0-521-81673-1. "I (like other white separatists) resent being called a white supremacist."
  3. Interview with Michael H. Hart by Russell K. Neili, April 14, 2000. Carol M. Swain. Contemporary Voices of White Nationalism in America. Cambridge University Press. 24 March 2003. hlm. 201. ISBN 978-0-521-81673-1. "I (like other white separatists) resent being called a white supremacist."
  4. Heidi Beirich and Mark Potok, Irreconcilable Differences , Southern Poverty Law Center Intelligence Report, summer 2006.
  5. Heidi Beirich and Mark Potok, Irreconcilable Differences , Southern Poverty Law Center Intelligence Report, summer 2006.
  6. Jonathan Tilove. White Nationalist Conference Ponders Whether Jews and Nazis Can Get Along – Forward.com. Forward. 2006-03-03.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28453389 (2025-11-13T08:19:59Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.