Lompat ke isi

Molaritas

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Molaritas (juga disebut konsentrasi molar, konsentrasi jumlah, atau konsentrasi zat) adalah ukuran konsentrasi dari spesies kimia, khususnya zat terlarut dalam larutan, dalam hal jumlah zat per satuan volume larutan. Dalam kimia, satuan molaritas yang paling umum digunakan adalah jumlah mol per liter, yang memiliki lambang satuan mol/L atau mol/dm3 dalam satuan SI. Larutan dengan konsentrasi 1 mol/L dikatakan sebagai 1 molar, biasanya ditulis sebagai 1 M.

Definisi

Molaritas atau konsentrasi molar paling sering dinyatakan dalam satuan mol zat terlarut per liter larutan.[1] Untuk penggunaan dalam aplikasi yang lebih luas, ia didefinisikan sebagai jumlah zat terlarut per satuan volume larutan, atau per satuan volume yang tersedia untuk spesies itu, diwakili oleh huruf kecil c:[2]

c=nV=NNAV=CNA.

Di sini, n adalah jumlah zat terlarut dalam mol,[3] N adalah jumlah partikel penyusun yang ada dalam volume V (dalam liter) larutannya, dan NA adalah konstanta Avogadro, sejak 2019 didefinisikan sebagai tepat . Rasio NV adalah kerapatan bilangan C.

Dalam termodinamika, penggunaan molaritas sering kali tidak sesuai karena volume sebagian besar larutan sedikit bergantung pada suhu akibat ekspansi termal. Masalah ini biasanya diselesaikan dengan memasukkan faktor koreksi suhu, atau dengan menggunakan ukuran konsentrasi yang tidak tergantung suhu seperti molalitas.[4]

Kuantitas resiprokal mewakili pengenceran (volume) yang dapat muncul dalam hukum pengenceran Ostwald.

Konsentrasi formalitas atau analitis

Jika sebuah entitas molekul terdisosiasi dalam larutan, maka konsentrasinya mengacu pada rumus kimia asli dalam larutan, dan molaritasnya kadang-kadang disebut konsentrasi formal atau formalitas (FA) atau konsentrasi analitis (cA). Misalnya, jika larutan natrium karbonat () memiliki konsentrasi formal c() = 1 mol/L, molaritasnya adalah c() = 2 mol/L dan c() = 1 mol/L karena garam tersebut berdisosiasi menjadi ion-ion ini.[5]

Satuan

Dalam Sistem Satuan Internasional (SI), satuan koheren untuk molaritas adalah mol/m3. Namun, satuan ini tidak sesuai untuk sebagian besar keperluan laboratorium dan sebagian besar literatur kimia secara tradisional menggunakan mol/dm3, yang sama dengan mol/L. Satuan tradisional ini sering disebut molar dan dilambangkan dengan huruf M, misalnya:

mol/m3 = 10−3 mol/dm3 = 10−3 mol/L = 10−3 M = 1 mM = 1 mmol/L.

Untuk menghindari kebingungan dengan awalan SI mega, yang memiliki singkatan yang sama, huruf kecil atau huruf miring M juga digunakan dalam beberapa jurnal dan buku teks.[6]

Sub-kelipatan seperti milimolar terdiri dari satuan yang didahului oleh awalan SI:

Nama Singkatan Konsentrasi
(mol/L) (mol/m3)
milimolar mM 10−3 100=1
mikromolar μM 10−6 10−3
nanomolar nM 10−9 10−6
pikomolar pM 10−12 10−9
femtomolar fM 10−15 10−12
attomolar aM 10−18 10−15
zeptomolar zM 10−21 10−18
yoktomolar yM 10−24
(6 partikel per 10 L)
10−21
rontomolar rM 10−27 10−24
quektomolar qM 10−30 10−27

Besaran terkait

Konsentrasi bilangan

Mengubah ke konsentrasi bilangan Ci dengan

Ci=ciNA,

dengan NA adalah konstanta Avogadro.

Konsentrasi massa

Mengubah ke konsentrasi massa ρi dengan

ρi=ciMi,

dengan Mi adalah massa molar konstituen i.

Fraksi mol

Mengubah ke fraksi mol xi dengan

xi=ciMρ,

dengan M adalah massa molar rata-rata larutan, ρ adalah kepadatan larutan.

Hubungan yang lebih sederhana dapat diperoleh dengan mempertimbangkan molaritas total, yaitu jumlah konsentrasi molar dari semua komponen campuran:

xi=cic=cijcj.

Fraksi massa

Mengubah ke fraksi massa wi dengan

wi=ciMiρ.

Molalitas

Untuk campuran biner, mengubah ke molalitas b2 dengan

b2=c2ρc1M1,

dengan pelarut adalah zat 1, dan zat terlarut adalah zat 2.

Untuk larutan dengan lebih dari satu zat terlarut, konversinya adalah

bi=ciρjicjMj.

Properti

Jumlah molaritas – normalisasi hubungan

Jumlah molaritas memberikan molaritas total, yaitu kepadatan campuran dibagi dengan massa molar campuran atau dengan nama lain kebalikan dari volume molar campuran. Dalam sebuah larutan ionik, kekuatan ionik sebanding dengan jumlah konsentrasi molar garam.

Jumlah produk konsentrasi molar dan volume molar parsial

Jumlah produk antara jumlah ini sama dengan satu:

iciVi=1.

Ketergantungan pada volume

Konsentrasi molar tergantung pada variasi volume larutan terutama karena ekspansi termal. Pada interval suhu yang kecil, ketergantungannya adalah

ci=ci,T01+αΔT,

dengan ci,T0 adalah konsentrasi molar pada suhu referensi, α adalah koefisien ekspansi termal dari campuran.

Contoh

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

  1. Tro, Nivaldo J. Introductory chemistry essentials. 6 Januari 2014. hlm. 457. ISBN 9780321919052.
  2. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  3. Kaufman, Myron. Principles of thermodynamics. CRC Press. 2002. hlm. 213. ISBN 0-8247-0692-7.
  4. Kaufman, Myron. Principles of thermodynamics. CRC Press. 2002. hlm. 213. ISBN 0-8247-0692-7.
  5. David Harvey. 2.2: Concentration. Chemistry LibreTexts. 15 Juni 2020.
  6. Typography of unit symbols for Molar and Liter in siunitx. TeX - LaTeX Stack Exchange.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27940850 (2025-10-08T15:17:13Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.