Niter

Niter adalah bentuk mineral kalium nitrat, KNO, yang juga dikenal sebagai salpeter. Sejarahnya, istilah "niter" tidak dibedakan dengan baik dari natron, keduanya didefinisikan dengan sangat gamang tetapi umumnya merujuk pada senyawa karbonat atau nitrat dari natrium atau kalium. Tiga mineral terkait adalah soda niter (natrium nitrat), amonia niter (amonium nitrat), dan stronsium nitrat. Niter pernah digunakan sebagai rujukan khususnya garam nitrasi yang dikenal sebagai beragam jenis saltpeter (hanya garam nitrasi yang baik untuk pembuatan bubuk mesiu). Seiring berjalannya waktu, pada tahun 1790 niter dan asam nitrat turunannya pertama kali digunakan untuk memberi nama unsur nitrogen.
Niter paling sering dijumpai pada lingkungan gersang, karena sifatnya yang mudah larut dalam air. Sumber utama mineral natrium nitrat ("saltpeter Chile", yaitu nitratina) adalah gurun Atacama di Chile. Nitrat kalium dan lainnya berperan penting untuk digunakan sebagai pupuk dan, dalam sejarahnya, serbuk mesiu. Banyak kebutuhan dunia saat ini dipenuhi oleh nitrat yang diproduksi secara sintetis, meskipun mineral alami masih ditambang dan masih memiliki nilai komersial yang signifikan.
Penjelasan
Niter adalah mineral tak berwarna hingga putih dengan bentuk kristal ortorombik. Ini biasanya dijumpai sebagai pengerakan masif dan pertumbuhan efloresensi pada dinding dan langit-langit gua di mana larutan yang mengandung alkali kalium dan nitrat merembes ke permukaan. Niter kadang-kadang terjadi sebagai kelompok kristal asikular, dan kristal tunggal yang umumnya menunjukkan twinning.
Sejarah
Niter sebagai istilah telah dikenal sejak zaman kuno, meskipun terdapat banyak kebingungan historis dengan natron (natrium karbonat/bikarbonat tak murni), dan tidak semua garam kuno yang diketahui namanya (atau nama-nama yang mirip) pada zaman dahulu mengandung nitrat. Nama niter berasal dari nitron, dari bahasa Mesir Kuno netjeri, dan bahasa Ibrani néter, untuk garam yang diturunkan ari abu (hubungan ketiganya tidak jelas).
Istilah (ἀφρόνιτρον, aphronitron or Afronitre) yang diterjemahkan sebagai "busa niter" biasa diperdagangkan pada abad ke-4 menurut akun finansial saat itu, dan karena dinyatakan sebagai "untuk mandi" maka kemungkinan digunakan sebagai sabun.[1]
Lihat juga
- Nitrari, tempat untuk membuat saltpeter
Pranala luar
- Etymology of "niter"
- Niter page on mindat.org
- Niter page on webmineral.com
- Mineral galleries
- Poe's The Cask of Amontillado
Referensi
- ↑ Sabun yang lebih konvensional juga muncul dalam akun tersebut tetapi lebih mahal: John Matthews, The Journey of Theophanes, Yale UP 2006
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29534941 (2026-08-06T23:44:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.