Lompat ke isi

Nuklease efektor mirip aktivator transkripsi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Nuklease efektor mirip aktivator transkripsi (Bahasa Inggris: Transcription activator-like effector nucleases (disingkat TALENs) adalah enzim restriksi yang dapat direkayasa untuk memotong urutan DNA tertentu. Enzim ini dibentuk dengan menggabungkan domain pengikat DNA dari Transcription activator-like effectors (TALEs) dengan domain pemotong DNA (nuklease) yang berfungsi melakukan pemutusan dua untai DNA. Transcription activator-like effectors (TALEs) dapat direkayasa untuk mengenali hampir semua urutan DNA yang diinginkan, sehingga ketika digabungkan dengan suatu nuklease, DNA dapat dipotong pada lokasi tertentu. Enzim hasil rekayasa ini dapat dimasukkan ke dalam sel untuk keperluan penyuntingan gen atau penyuntingan genom in situ, suatu teknik yang dikenal sebagai penyuntingan genom dengan nuklease terenkode. Bersama dengan zinc finger nuclease dan CRISPR/Cas9, TALENs merupakan salah satu alat esensial yang digunakan dalam bidang penyuntingan genom.

Domain Pengikat DNA TALE

TALEs merupakan protein yang disekresikan oleh bakteri Xanthomonas melalui sistem sekresi tipe III ketika menginfeksi tanaman. Domain pengikat DNA pada protein ini terdiri atas urutan berulang sepanjang 33-34 asam amino yang relatif terkonservasi, dengan perbedaan utama pada posisi asam amino ke-12 dan ke-13. Kedua posisi ini disebut Repeat Variable Diresidue (RVD), yang memiliki variasi tinggi dan menunjukkan hubungan kuat dengan pengenalan nukleotida tertentu. Hubungan langsung antara variasi RVD dan urutan DNA target memungkinkan perancangan domain pengikat DNA khusus melalui pemilihan segmen ulang yang berisi RVD tertentu. Beberapa studi menunjukkan bahwa modifikasi kecil pada RVD maupun penggunaan RVD nonkonvensional dapat meningkatkan spesifisitas penargetan.

Domain Pemotong DNA

Domain pemotong DNA nonspesifik dari bagian terminal endonuklease FokI dapat digunakan untuk membentuk nuklease hibrida yang aktif pada uji di sel ragi. Komponen ini juga terbukti aktif dalam sel tumbuhan dan sel hewan. Penelitian awal memanfaatkan domain pemotong FokI tipe liar, sementara penelitian berikutnya menggunakan varian FokI yang telah dimodifikasi untuk meningkatkan spesifisitas dan aktivitas pemotongan. Domain FokI bekerja dalam bentuk dimer, sehingga diperlukan dua konstruksi dengan domain pengikat DNA berbeda yang mengarah pada situs berorientasi dan berjarak tepat dalam genom sasaran. Jarak asam amino antara domain TALE dan FokI, serta jarak basa antara dua situs pengikatan TALEN, merupakan parameter yang berpengaruh terhadap tingkat aktivitas keseluruhan.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29719177 (2026-09-07T01:55:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.