Oksida asam

Oksida asam adalah suatu senyawa oksida yang dapat bereaksi dengan air dan menghasilkan larutan yang bersifat asam.[1]
Konsep
Oksida adalah suatu senyawa yang terdiri dari suatu unsur dengan unsur oksigen.[2] Senyawa oksida dapat membentuk larutan elektrolit, apabila dilarutkan dalam air.[3] Hasil reaksi oksida dengan air dapat menghasilkan senyawa asam atau basa.[4] Bilangan oksidasi suatu unsur yang berikatan dengan oksigen pada oksida asam akan tetap sama dengan bilangan oksidasi unsur tersebut pada asam yang terbentuk.[5] Contohnya bilangan oksidasi sulfur pada SO adalah +6, maka pada larutan asam yang dihasilkan sulfur juga akan memiliki bilangan oksidasi +6, sehingga SO akan membentuk HSO (Asam sulfat).[6]
Contoh
Beberapa contoh oksida asam dan senyawa asam yang dihasilkannya bila bereaksi dengan air adalah:[7]
- SO menjadi HSO (Asam sulfat).[8]
- SO menjadi HSO (Asam sulfit).[9]
- NO menjadi HNO (Asam nitrat).[10]
- NO menjadi HNO (Asam nitrit).[11]
- PO menjadi HPO (Asam fosfat).[12]
- PO menjadi HPO (Asam fosfit).[13]
- CO menjadi HCO (Asam karbonat).[14]
- ClO menjadi HClO (Asam perklorat).[15]
- ClO menjadi HClO (Asam hipoklorit).[16]
- BO menjadi HBO (Asam borat).[17]
Referensi
- ↑ Suyatno, Purwadi A, Widayanto H, Kuncoro PR. 2007. Kimia SMA/MA Kls XI. Jakarta: Grasindo.
- ↑ Chang R. 2003. Kimia Dasar: Konsep-konsep Inti Jl. 2 Ed. 3. Jakarta: Erlangga.
- ↑ Chang R. 2003. Kimia Dasar: Konsep-konsep Inti Jl. 2 Ed. 3. Jakarta: Erlangga.
- ↑ Chang R. 2003. Kimia Dasar: Konsep-konsep Inti Jl. 2 Ed. 3. Jakarta: Erlangga.
- ↑ Chang R. 2003. Kimia Dasar: Konsep-konsep Inti Jl. 2 Ed. 3. Jakarta: Erlangga.
- ↑ Chang R. 2003. Kimia Dasar: Konsep-konsep Inti Jl. 2 Ed. 3. Jakarta: Erlangga.
- ↑ Suyatno, Purwadi A, Widayanto H, Kuncoro PR. 2007. Kimia SMA/MA Kls XI. Jakarta: Grasindo.
- ↑ Suyatno, Purwadi A, Widayanto H, Kuncoro PR. 2007. Kimia SMA/MA Kls XI. Jakarta: Grasindo.
- ↑ Suyatno, Purwadi A, Widayanto H, Kuncoro PR. 2007. Kimia SMA/MA Kls XI. Jakarta: Grasindo.
- ↑ Suyatno, Purwadi A, Widayanto H, Kuncoro PR. 2007. Kimia SMA/MA Kls XI. Jakarta: Grasindo.
- ↑ Suyatno, Purwadi A, Widayanto H, Kuncoro PR. 2007. Kimia SMA/MA Kls XI. Jakarta: Grasindo.
- ↑ Suyatno, Purwadi A, Widayanto H, Kuncoro PR. 2007. Kimia SMA/MA Kls XI. Jakarta: Grasindo.
- ↑ Suyatno, Purwadi A, Widayanto H, Kuncoro PR. 2007. Kimia SMA/MA Kls XI. Jakarta: Grasindo.
- ↑ Suyatno, Purwadi A, Widayanto H, Kuncoro PR. 2007. Kimia SMA/MA Kls XI. Jakarta: Grasindo.
- ↑ Suyatno, Purwadi A, Widayanto H, Kuncoro PR. 2007. Kimia SMA/MA Kls XI. Jakarta: Grasindo.
- ↑ Suyatno, Purwadi A, Widayanto H, Kuncoro PR. 2007. Kimia SMA/MA Kls XI. Jakarta: Grasindo.
- ↑ Suyatno, Purwadi A, Widayanto H, Kuncoro PR. 2007. Kimia SMA/MA Kls XI. Jakarta: Grasindo.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 18925141 (2021-08-06T05:50:11Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.