Ombak
Dalam bidang oseanografi, Ombak dikenal sebagai gelombang dalam.[1] Fenomena ini juga ada dalam bidang meteorologi, di mana gelombang menjalar pada lapisan antar muka antara udara yang hangat dan dingin (lihat gambarnya di sini dan sini, karena kedua bidang ilmu ini memang memiliki banyak kesamaan yaitu sama-sama berkecimpung dengan fluida. Para ahli meteorologi lebih banyak berkecimpung dengan fluida dalam bentuk gas yaitu atmosfer, sedangkan para ahli oseanografi lebih banyak berkecimpung dengan fluida dalam bentuk cair yaitu air laut.
Pembahasan mengenai gelombang dalam oseanografi secara umum dapat dibagi menjadi 2 bagian yaitu gelombang permukaan dan gelombang internal. Gelombang permukaan adalah fenomena yang akan kita temui ketika mengamati permukaan air laut, dan biasa disebut sebagai ombak. Salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya ombak adalah embusan angin, di samping ada pula faktor lain seperti pasang surut laut yang terjadi akibat adanya gaya tarik bulan dan matahari.
Pranala luar
- Introductory oceanography chapter 10 - Ocean Waves
- ESA press release on swell tracking with ASAR onboard ENVISAT
- Understanding waves waves, storm, tsunamis, seiches, bores, deadwater, etc. (18pp)
- HyperPhysics - Ocean Waves
- SHOM - in French
- Water Waves Wiki
- Wave equation
- Waverider Buoys for South East Queensland
- Costalwatch.com: Australian Wave Prediction for Surfers Website]
Referensi
- ↑ Fitriana.A, Ramadhani.F, Hanifah.I. PERANCANGAN DAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN PRODUK MINIATUR SIMULASI OMBAK KAPAL BERBASIS VIDEO. JIEOM. 2023. Vol. 06 (01). hlm. 2-3.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29418922 (2026-07-04T11:16:51Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.