Lompat ke isi

Opalesens

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Rough sample of common opal

Opalesens adalah fenomena optik yang ditampilkan oleh mineraloid batu permata opal,[1] sebuah hidrat silikon dioksida.[2] Namun, masing-masing dari tiga jenis opalberharga, umum, dan api[3] menampilkan efek optik yang berbeda; oleh karena itu, makna yang dimaksudkan bervariasi tergantung pada konteksnya.

  • Definisi umum dari opalesens adalah permainan warna seperti susu yang ditampilkan oleh opal, yang menggambarkan efek visual dari opal yang berharga dengan sangat baik, dan opalesens umumnya digunakan dalam istilah awam sebagai sinonim untuk permainan warna.[4]
  • Sebaliknya, opal biasa tidak menampilkan permainan warna, tetapi sering menunjukkan kilau cahaya kabur dari dalam batufenomena yang oleh para ahli permata disebut sebagai "opalesens".[5] Kemilau seperti susu yang ditampilkan oleh opal adalah bentuk adularesens.[6]
  • Opal api adalah batu permata yang relatif transparan dengan warna kuning, oranye, hingga merah cerah dan jarang menampilkan efek kilau warna (play of color).[7]

Efek optik yang terlihat pada berbagai jenis opal adalah hasil dari pembiasan (berharga dan api) atau refleksi (umum) karena pelapisan, jarak, dan ukuran bola silikon dioksida mikroskopis segudang dan termasuk air (atau udara) dalam struktur fisiknya.[8][9] Ketika ukuran dan jarak bola silika relatif kecil, warna biru-hijau yang dibiaskan menjadi lazim; ketika relatif lebih besar, warna kuning-oranye-merah yang dibiaskan terlihat; dan ketika lebih besar lagi, refleksi menghasilkan kilau seperti susu.[10][11]

Secara fisik, beberapa kasus opalescence dapat dikaitkan dengan jenis dichroism yang terlihat pada sistem terdispersi dengan sedikit opacity. Karena hamburan Rayleigh, material transparan tampak merah kekuningan dalam cahaya putih yang ditransmisikan dan biru dalam cahaya hamburan yang tegak lurus terhadap cahaya yang ditransmisikan.[12] Fenomena yang diilustrasikan pada foto di atas adalah contoh dari Efek Tyndall.

Referensi

  1. opalescent. 2019. In Noah Webster's 1828 American Dictionary of the English Language. Retrieved January 7, 2019, from https://1828.mshaffer.com/d/word/opalescent
  2. Opal Gemstone Information. Gemstone Select. 2018.
  3. Douma, M., curator. 2008. Opal. In Cause of Color. Retrieved January 8, 2019, from https://webexhibits.org/causesofcolor/15F.html
  4. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  5. Opal Description. Gemological Institute of America. 2019.
  6. Smigel, Barbara W. 2012. Optical Phenomena in Gemstones. In Introduction to Gemology. Retrieved January 8, 2019, from http://www.bwsmigel.info/Lesson6/DE.Optical.Phenomena.html
  7. Opal Gemstone Information. Gemstone Select. 2018.
  8. Opal Gemstone Information. Gemstone Select. 2018.
  9. Douma, M., curator. 2008. Opal. In Cause of Color. Retrieved January 8, 2019, from https://webexhibits.org/causesofcolor/15F.html
  10. Opal Gemstone Information. Gemstone Select. 2018.
  11. Smigel, Barbara W. 2012. Optical Phenomena in Gemstones. In Introduction to Gemology. Retrieved January 8, 2019, from http://www.bwsmigel.info/Lesson6/DE.Optical.Phenomena.html
  12. Douma, M., curator. (2008). Blue and Red. In Cause of Color. Retrieved 2005 from http://www.webexhibits.org/causesofcolor/14B.html

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27587806 (2025-07-23T08:14:35Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.