Lompat ke isi

Operasi ternary

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Dalam matematika, operasi ternari (juga dikenal dengan ternary, atau terner) adalah operasi n - ariti dengan n = 3. Operasi ternari pada suatu himpunan A mengambil sembarang tiga elemen dari A dan menggabungkan mereka dalam satu elemen A.

Dalam ilmu komputer, operator ternari adalah operator yang mengambil tiga argumen sebagai masukan dan mengembalikan satu luaran.[1]

Contoh

Fungsi T(a,b,c)=ab+c adalah contoh operasi ternari pada bilangan bulat (atau pada struktur apa pun di mana operator + dan × didefinisikan). Sifat-sifat operasi ternari ini telah digunakan untuk mendefinisikan cincin terner planar dalam dasar-dasar geometri proyektif.

Pada bidang Euclidean dengan titik a, b, c yang dirujuk ke suatu titik asal, operasi ternari [a,b,c]=ab+c digunakan untuk mendefinisikan vektor bebas.[2] Karena (abc) = d berimplikasi ba = cd, maka ruas garis berarah ba dan cd adalah sama arah dan berhubungan dengan vektor bebas yang sama. Tiga titik sebarang pada bidang a, b, c membentuk jajar genjang dengan d di titik puncak keempat.

Dalam geometri proyektif, proses menemukan konjugat harmonik proyektif adalah melalui operasi ternari pada tiga titik. Dalam diagram, titik A, B, dan P menentukan titik V, konjugat harmonik P terhadap A dan B. Titik R dan garis melalui P dapat dipilih secara sembarangan, menentukan C dan D. Menggambar AC dan BD menghasilkan irisan Q, dan RQ kemudian menghasilkan V.

Misalkan A dan B diberikan himpunan dan (A,B) adalah kumpulan relasi biner antara A dan B. Komposisi relasi selalu didefinisikan ketika A = B, tetapi sebaliknya komposisi terner dapat didefinisikan oleh [p,q,r]=pqTr Di mana qT adalah relasi kebalikan dari q. Sifat-sifat relasi terner ini telah digunakan untuk menetapkan aksioma untuk tumpak.[3]

Dalam aljabar Boolean, T(A,B,C)=AC+(1A)B mendefinisikan rumus (AB)(¬AC) .

Ilmu komputer

Dalam ilmu komputer, suatu operator ternari adalah operator yang membutuhkan tiga argumen (atau operan).[4] Argumen dan hasil dapat memiliki tipe yang beragam. Banyak bahasa pemrograman yang menggunakan sintaksis seperti C[5] memiliki operator ternari, ? :, yang mendefinisikan ekspresi kondisional. Dalam beberapa bahasa, operator ini disebut sebagai operator kondisional.

Dalam Python, operator kondisional ternari membaca x if C else y . Python juga mendukung operasi ternari yang disebut penghirisan larik, misalnya a[b:c] mengembalikan array di mana elemen pertama adalah a[b] dan elemen terakhir adalah a[c-1].[6] Ekspresi bahasa OCaml menyediakan operasi terner terhadap rekaman, array, dan string: a.[b]<-c berarti string a di mana indeks b memiliki nilai c.[7]

Operasi perkalian-akumulasi adalah operator terner lainnya.

Contoh lain dari operator terner adalah between, seperti yang digunakan dalam SQL .

Dalam rumus Excel, bentuk operasi ternari adalah =if(C, x, y).

Lihat juga

Pranala luar

Referensi

  1. nmve MDN. Conditional (ternary) Operator. Mozilla Developer Network.
  2. Jeremiah Certaine. The ternary operation (𝑎𝑏𝑐)=𝑎𝑏⁻¹𝑐 of a group. Bulletin of the American Mathematical Society. 1943. Vol. 49 (12). hlm. 869–877. doi:10.1090/S0002-9904-1943-08042-1.
  3. Christopher Hollings (2014) Mathematics across the Iron Curtain: a history of the algebraic theory of semigroups, page 264, History of Mathematics 41, American Mathematical Society
  4. nmve MDN. Conditional (ternary) Operator. Mozilla Developer Network. MDN, nmve. "Conditional (ternary) Operator". Mozilla Developer Network . Retrieved 20 February 2017 .
  5. Alex Hoffer. Ternary Operator. Cprogramming.com.
  6. 6. Expressions — Python 3.9.1 documentation. docs.python.org.
  7. The OCaml Manual: Chapter 11 The OCaml language: (7) Expressions. ocaml.org.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29535437 (2026-08-07T03:25:08Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.