Pandemi Covid-19 di Afganistan
Pandemi koronavirus di Afganistan pertama kali dikonfirmasi pada 24 Februari 2020 di Herat, ketika seorang pria berusia 35 tahun, yang dites dan positif terjangkit SARS-CoV-2. Pada 23 Februari, setidaknya tiga warga Herat yang baru saja kembali dari Qom, Iran diduga terinfeksi COVID-19. Sampel darah dikirim ke Kabul untuk pengujian lebih lanjut.
Hingga 27 Mei, ada 12.456 kasus positif, dengan 1.138 pemulihan dan 227 kematian di seluruh 34 provinsi di negara ini. Provinsi Kabul memiliki jumlah COVID-19 kasus tertinggi di Afganistan pada 4.771, diikuti oleh Herat dengan 1.966 kasus, dan kemudian Balkh dengan 925 kasus.
Statistik
Tabel di bawah ini menunjukkan kasus COVID-19 yang dikonfirmasi di setiap Provinsi Afganistan. Pada 5 Mei 2020, semua 34 provinsi memiliki setidaknya satu kasus positif COVID-19 yang dikonfirmasi.
Catatan
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29209703 (2026-05-10T07:11:59Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.