Lompat ke isi

Pandemi Covid-19 di Guyana Prancis

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Pandemi koronavirus 2019–2020 di Guyana Prancis pertama kali dikonfirmasi pada tanggal 4 Maret 2020. Lima kasus pertama terdeteksi di komune Saint-Laurent-du-Maroni.


April

Pada tanggal 9 April 2020, Uni Eropa mengumumkan hibah sebesar 8 juta kepada Badan Kesehatan Umum Karibia untuk menangani koronavirus di negara-negara Karibia, yang mana Guyana Prancis adalah salah satu anggotanya.

Pada tanggal 20 April 2020, seorang pasien yaitu pria berusia 70 tahun meninggal dunia di rumah sakit di Cayenne dan menjadi korban jiwa pertama.

Mei

Pada tanggal 14 Mei 2020, diumumkan sebuah upaya pencegahan penyebaran virus lebih lanjut bagi komune Saint-Georges. Langkah ini dilakukan setelah ditemukannya 37 kasus baru di komune tersebut hanya dalam waktu beberapa hari.

Pada tanggal 18 Mei 2020, wali kota dari Saint-Georges de l'Oyapock, Georges Elfort, mengumumkan bahwa seluruh penduduk akan menjalani pemeriksaan, baik yang memiliki gejala ataupun yang tidak.

Juni

Pada tanggal 8 Juni 2020, pasien pria berusia 92 tahun yang meninggal dunia di rumah sakit Andrée-Rosemon di ibukota Cayenne menjadi korban jiwa meninggal dunia yang kedua.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27718731 (2025-08-24T00:52:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.