Lompat ke isi

Partisi selang

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Berkas:Integral Riemann sum.png
Integral Riemann sum

Dalam matematika, partisi dari selang [a,b] pada garis bilangan adalah himpunan berhingga bilangan riil terurut 𝒫={x0,x1,x2,,xn} sedemikian sehingga

  • x0<x1<x2<<xn
  • x0=a dan xn=b

Dengan menggunakan istilah lain, partisi dari selang kompak I adalah barisan bilangan yang naik sejati (yang berada pada selang I itu sendiri) dimulai dari titik awal dari I dan berakhir di titik akhir dari I.

Setiap selang dalam bentuk [xi,xi+1] disebut sebagai selang bagian atau subinterval dari partisi [a,b].

Partisi Penghalus

Misalkan 𝒫={x0,x1,x2,,xn} adalah partisi dari selang [a,b]. Partisi 𝒬 dari interval [a,b] disebut sebagai penghalus dari partisi 𝒫 jika 𝒫𝒬.[1]

Diberikan dua partisi 𝒫1 dan 𝒫2 dari selang [a,b]. Maka, dapat dikonstruksikan partisi sekutu (dinotasikan dengan 𝒫1𝒫2) yang diperoleh dari 𝒫1𝒫2.[2]

Norma Partisi

Norma (atau mesh) dari partisi

𝒫={x0,x1,x2,,xn}

didefinisikan sebagai panjang subinterval terpanjang.[3][4] Secara matematis,

𝒫=max{x1x0,x2x1,,xnxn1}

Partisi Bertanda

Jika dipilih suatu titik ti[xi1,xi] (yang disebut tag) dimana i=1,2,,n, maka himpunan 𝒫={([x0,x1],t1),([x1,x2],t2),,([xn1,xn],tn)} disebut Partisi bertanda (atau partisi tag) dari [a,b].[5] Dengan kata lain, partisi bertanda adalah partisi suatu interval terbatas I, beserta suatu elemen dari setiap subintervalnya.

Penerapan

Konsep partisi merupakan bagian penting dari definisi konsep integral, seperti integral Riemann, integral Darboux, integral Riemann–Stieltjes, dan regulated integral. Saat partisi intervalnya terus diperhalus, maka norma partisi nya mendekati nol dan nilai dari jumlahan Riemann nya pada selang yang diberikan akan mendekati integral Riemann.[6]

Lihat juga

Bacaan Lanjutan

Referensi

  1. Robert G. Bartle. Introduction to Real Analysis. Wiley. 2010. hlm. 226. ISBN 9780471433316.
  2. D. A. Brannan. A First Course in Mathematical Analysis. Cambridge University Press. 2006. hlm. 262. ISBN 9781139458955.
  3. Omar Hijab. Introduction to Calculus and Classical Analysis. Springer. 2011. hlm. 60. ISBN 9781441994882.
  4. Zorich, Vladimir A. Mathematical Analysis II. Springer. 2004. hlm. 108. ISBN 9783540406334.
  5. Richard M. Dudley. Concrete Functional Calculus. Springer. 2010. hlm. 2. ISBN 9781441969507.
  6. Sudhir Ghorpade. A Course in Calculus and Real Analysis. Springer. 2006. hlm. 213. ISBN 9780387364254.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 25002974 (2023-12-13T04:27:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.