Lompat ke isi

Peak oil

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Peak oil adalah titik hipotesis tatkala tingkat maksimum produksi minyak bumi tercapai, setelah itu produksi akan mulai menurun.[1] perkiraan puncak minyak berkisar dari awal 2020-an hingga 2040-an,[2] tergantung pada ekonomi[3] dan bagaimana pemerintah merespons pemanasan global.[4] Istilah peak oil sering disamakan dengan oil depletion, padahal 'depletion' mengacu pada periode cadangan dan titik produksi yang turun atau minimum, sedangkan peak oil mengacu pada titik produksi yang naik atau maksimum. Konsep peak oil sering disematkan kepada ahli geologi M. King Hubbert, yang pertama kali mempresentasikan teori dan konsepnya dalam sebuah makalahnya pada tahun 1956.

Beberapa pengamat, seperti pakar industri perminyakan Kenneth S. Deffeyes dan Matthew Simmons, memperkirakan akan ada efek negatif ekonomi global setelah penurunan produksi pasca-puncak dan selanjutnya harga minyak meningkat karena ketergantungan yang berkelanjutan dari sebagian besar industri transportasi modern, pertanian, dan sistem industri pada biaya rendah dan ketersediaan minyak yang tinggi.[5][6]

Menurut Badan Energi Internasional, produksi minyak mentah konvensional memuncak pada 2006.[7] Sebuah studi 2013 menyimpulkan bahwa minyak puncak "muncul kemungkinan sebelum 2030", dan bahwa ada "risiko signifikan" bahwa itu akan terjadi sebelum 2020,[8] dan mengasumsikan bahwa investasi besar terhadap bahan bakar alternatif akan terjadi sebelum krisis, tanpa memerlukan perubahan besar dalam gaya hidup negara-negara yang banyak mengonsumsi minyak. Prediksi produksi minyak masa depan yang dibuat pada akhir tahun 2000 menyatakan bahwa puncaknya sudah terjadi,[9][10][11][12] bahwa produksi minyak berada pada titik puncak, atau akan segera terjadi.[13][14] Prediksi ini terbukti salah karena produksi minyak dunia naik dan mencapai puncaknya baru pada 2018.[15]

Prediksi asli Hubbert bahwa puncak produksi minyak AS akan terjadi pada sekitar tahun 1970 tampaknya akurat untuk sementara waktu, karena produksi tahunan rata-rata AS memuncak pada tahun 1970 sebesar 9,6 juta barel per hari dan sebagian besar menurun selama lebih dari tiga dekade setelahnya.[16] Namun, penggunaan rekahan hidrolik menyebabkan produksi AS melambung pada tahun 2000-an, menantang keniscayaan penurunan pasca-puncak untuk produksi minyak AS.[17] Selain itu, prediksi asli Hubbert untuk produksi minyak puncak dunia terbukti terlalu dini.[18] Namun demikian, tingkat penemuan simpanan minyak bumi baru memuncak di seluruh dunia selama tahun 1960-an dan tidak pernah mendekati level tersebut sejak itu.[19]

Kutipan

Referensi

  1. Robert L. Hirsch. PEAKING OF WORLD OIL PRODUCTION: IMPACTS, MITIGATION, & RISK MANAGEMENT. US Department of Energy. 2005. hlm. 1–91.
  2. Oil demand to peak in three years, says energy adviser DNV GL. Reuters. 2019-09-10.
  3. Wells, Wires, and Wheels - EROCI and the Tough Road Ahead for Oil. Investors' Corner. 2019-08-02.
  4. Now near 100 million bpd, when will oil demand peak?. Sustainability. 2018-10-02.
  5. Kenneth S. Deffeyes. Beyond Oil: The View from Hubbert's Peak. Hill and Wang. 2005.
  6. Matthew R. Simmons. Twilight in the Desert: The Coming Saudi Oil Shock and the World Economy. John Wiley and Sons. 2005.
  7. International Energy Agency, World Energy Outlook 2010 , hal. 48 dan 125 ().
  8. R. G. Miller. The future of oil supply. Philosophical Transactions of the Royal Society A: Mathematical, Physical and Engineering Sciences. 2 Desember 2013. Vol. 372 (2006). hlm. 20130179. doi:10.1098/rsta.2013.0179.
  9. Deffeyes, Kenneth S. Current Events – Join us as we watch the crisis unfolding. Princeton University: Beyond Oil. 19 Januari 2007.
  10. Zittel, Werner. Crude Oil: The Supply Outlook. Energy Watch Group. October 2007.
  11. Cohen, Dave. The Perfect Storm. Association for the Study of Peak Oil and Gas. 31 October 2007.
  12. Kjell Aleklett. The Peak of the Oil Age. Energy Policy. 9 November 2009.
  13. Koppelaar, Rembrandt H.E.M. World Production and Peaking Outlook. Peakoil Nederland. September 2006.
  14. Nick A. Owen. The status of conventional world oil reserves—Hype or cause for concern?. Energy Policy. 2010. Vol. 38 (8). hlm. 4743. doi:10.1016/j.enpol.2010.02.026.
  15. Keith Johnson. Oil Production Is at Record Levels. So Why Are Oil Prices Heading Higher?. 13 September 2018.
  16. US Field Production of Crude Oil. Energy Information Administration.
  17. Ron Patterson. US Oil Production Nears Previous Peak. Peak Oil Barrel.
  18. R. G. Miller. The future of oil supply. Philosophical Transactions of the Royal Society A: Mathematical, Physical and Engineering Sciences. 2 Desember 2013. Vol. 372 (2006). hlm. 20130179. doi:10.1098/rsta.2013.0179.
  19. C. J. Campbell. Peak Oil Presentation at the Technical University of Clausthal. energycrisis.org. Desember 2000.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28058199 (2025-10-17T08:35:39Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.