Pemanggangan (metalurgi)

Dalam metalurgi, pemanggangan () adalah proses pengolahan bijih yang melibatkan pemanasan bijih tersebut di udara. Padatan bijih akan bereaksi dengan udara pada suhu tinggi.[1] Umumnya, reaksi yang dilakukan adalah oksidasi logam sulfida menjadi logam oksida dan sulfur dioksida,[2] misalnya:
Bijih yang diproses dengan cara ini di antaranya tembaga (Cu), seng (Zn) dan timbal (Pb). Oksida yang dihasilkan akan diproses lebih lanjut. Reaksi ini biasanya dilakukan diatas suhu 500 °C agar memiliki laju reaksi yang cukup, tetapi di bawah titik leleh seluruh padatan yang terlibat (baik sulfida maupun oksida).[5]
Referensi
- ↑ Prinsip-Prinsip Kimia Modern. Erlangga. Vol. Jilid 2. hlm. 207. ISBN 978-979-688-268-7.
- ↑ Terkel Rosenqvist. Principles of Extractive Metallurgy. Tapir Academic Press. 2004. hlm. 215. ISBN 978-82-519-1922-7.
- ↑ Prinsip-Prinsip Kimia Modern. Erlangga. Vol. Jilid 2. hlm. 207. ISBN 978-979-688-268-7.
- ↑ Terkel Rosenqvist. Principles of Extractive Metallurgy. Tapir Academic Press. 2004. hlm. 215. ISBN 978-82-519-1922-7.
- ↑ Terkel Rosenqvist. Principles of Extractive Metallurgy. Tapir Academic Press. 2004. hlm. 215. ISBN 978-82-519-1922-7.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 23335776 (2023-04-28T12:54:45Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.