Lompat ke isi

Pembuatan bir

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Pembuatan bir atau pengebiran (bahasa Inggris: brewing) adalah proses yang menghasilkan minuman beralkohol melalui peragian. Metode ini digunakan dalam produksi bir, sake, dan anggur. Pembuatan bir memiliki sejarah yang panjang, dan bukti arkeologi menunjukkan bahwa teknik ini telah digunakan di Mesir kuno. Berbagai resep bir ditemukan dalam tulisan-tulisan Sumeria. Tempat pembuatan bir dinamakan brewery (bahasa Inggris) atau brauerei (bahasa Jerman).

Bir

Semua bir dibuat dari malt. Malt ini, tergantung kebiasaan, dibuat dari bulir jelai, gandum, atau kadang gandum hitam. Malt dibuat dengan membiarkan bulir berkecambah, kemudian mengeringkannya di kiln. Proses perkecambahan menghasilkan beberapa enzim, terutama α-amilase dan β-amilase, yang akan digunakan untuk mengubah pati dalam bulir menjadi gula.

Malt kemudian dihancurkan dan dicampur dengan air panas dalam sebuah proses yang dinamai mashing. Mashing biasanya memakan waktu 1 sampai 2 jam, kemudian cairan yang dihasilkan dicampur dengan hop dan ragi. Setelah dibiarkan selama 1 sampai 3 minggu, bir kemudian disaring dan dikemas.

Lihat pula

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28059034 (2025-10-17T08:57:17Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.