Lompat ke isi

Pengolahan air limbah

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
2012-05-28 Fotoflug Cuxhaven Wilhelmshaven DSCF9867 (crop)

Pengolahan air limbah adalah sebuah proses yang bertujuan untuk membuang kontaminan dan air limbah dan mengubah air tersebut menjadi air bersih yang dapat dikembalikan ke siklus air. Air bersih yang dihasilkan oleh proses ini memberikan tidak begitu berdampak buruk terhadap lingkungan dan dapat digunakan kembali untuk berbagai tujuan (disebut reklamasi air).[1] Proses pengolahan dilakukan di instalasi pengolahan air limbah (IPAL), tempat di mana air limbah dipisah dan diolah berdasarkan jenisnya. Untuk air limbah rumah tangga, pengolahan dilakukan di instalasi pengolahan limbah. Untuk air limbah industri, pengolahan dilakukan di tempat khusus yang disebut instalasi pengolahan air limbah industri. Beberapa jenis instalasi pengolahan lainnya antara lain instalasi pengolahan air limbah pertanian dan instalasi pengolahan air lindi.

Proses-proses yang dilibatkan dalam pengolahan ini seperti pemisahan fase (seperti sedimentasi) dan proses kimiawi dan biologis (seperti oksidasi). Produk sampingan dari instalasi air limbah berupa salah satu jenis lumpur yang kemudian diolah lagi di instalasi.[2] Biogas juga menjadi salah satu produk sampingan pengolahan apabila pengolahan tersebut menggunakan proses anaerobik. Tujuan utama pengelolaan air limbah adalah untuk mengurangi dampak lingkungan ketika air tersebut dibuang. Meskipun demikian, beberapa air limbah diolah dengan perlakuan khusus sehingga dapat langsung digunakan kembali.

Lihat pula

Referensi

  1. wastewater treatment Process, History, Importance, Systems, & Technologies. Encyclopedia Britannica. October 29, 2020.
  2. Metcalf & Eddy, Inc. Wastewater Engineering: Treatment and Reuse. McGraw-Hill. 2003. ISBN 0-07-112250-8.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27861266 (2025-09-20T03:30:27Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.