Lompat ke isi

Penjadwalan kunci AES

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

AES menggunakan penjadwalan kunci untuk memperluas sebuah kunci pendek menjadi beberapa kunci ronde. Tiga variasi AES memiliki jumlah ronde yang berbeda. Tiap variasi membutuhkan kunci ronde 128 bit untuk tiap ronde ditambah satu.[1] Penjadwalan kunci ini menghasilkan kunci-kunci ronde yang dibutuhkan dari kunci asal.

Tetapan ronde

Nilai dalam heksadesimal
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
01 02 04 08 10 20 40 80 1B 36

Tetapan ronde untuk ronde ke- perluasan kunci adalah kata (word) 32 bit berikut:[2]

rconi=[rci001600160016]

dengan adalah nilai 8 bit yang didefinisikan sebagai berikut:

rci={1jika i=12rci1jika i>1 dan rci1<8016(2rci1)11B16jika i>1 dan rci18016

dengan adalah operator XOR dan bilangan yang diakhiri angka 16 seperti dan adalah bilangan heksadesimal.

AES menggunakan hingga untuk AES-128 (karena butuh 11 kunci ronde), hingga untuk AES-192, dan hingga untuk AES-256.[3]

Penjadwalan kunci

Penjadwalan kunci AES untuk kunci 128 bit

Definisikan:

  • sebagai panjang kunci dalam kelompok kata (word) 32 bit: 4 kata untuk AES-128, 6 kata untuk AES-192, dan 8 kata untuk AES-256
  • , , ... sebagai kelompok kata 32 bit dari kunci asli
  • sebagai jumlah kunci ronde yang dibutuhkan: 11 kunci ronde untuk AES-128, 13 kunci ronde untuk AES-192, dan 15 kunci ronde untuk AES-256[4]
  • , , ... sebagai kelompok kata 32 bit dari kunci yang telah diperluas/kunci ronde[5]

Definisikan pula sebagai suatu geseran melingkar kiri satu bita:

RotWord([b0b1b2b3])=[b1b2b3b0]

dan sebagai penerapan kotak-S AES (substitusi) kepada tiap bita dari kata empat bita:

SubWord([b0b1b2b3])=[S(b0)S(b1)S(b2)S(b3)]

Lalu, untuk i=04R1,

Wi={Kijika i<NWiNSubWord(RotWord(Wi1))rconi/Njika iN dan i0(modN)WiNSubWord(Wi1)jika iNN>6, dan i4(modN)WiNWi1lainnya.

Daftar pustaka

Pranala luar

Referensi

  1. Variasi Rijndael non-AES membutuhkan kunci ronde hingga 256 bit per ronde.
  2. Dalam FIPS-197, nilai rc_i adalah bita dengan nilai tempat terkecil pada indeks ke-0
  3. Variasi-variasi Rijndael dengan ukuran blok besar membutuhkan lebih banyak tetapan-tetapan ini, yaitu hingga untuk kunci 128 bit dan ukuran blok 256 bit (butuh 15 kunci ronde 256 bit). Tetapan-tetapan lain untuk adalah 6C, D8, AB, 4D, 9A, 2F, 5E, BC, 63, C6, 97, 35, 6A, D4, B3, 7D, FA, EF, dan C5.
  4. Variasi Rijndael lain membutuhkan kunci ronde dengan adalah ukuran blok dalam kata
  5. Variasi Rijndael lain membutuhkan kata dari kunci yang telah diperluas dengan adalah ukuran blok dalam kata

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 18926453 (2021-08-06T06:21:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.