Penyeimbangan (hubungan internasional)
Penyeimbangan adalah konsep yang berasal dari teori keseimbangan kekuasaan, teori paling berpengaruh dalam mazhab realis. Konsep ini menyatakan bahwa pembentukan hegemoni dalam sistem multinegara tidak dapat terwujud karena hegemoni dianggap sebagai ancaman oleh negara-negara lain dan mereka akan menyeimbangkan diri dengan negara yang berpotensi menjadi hegemon.[1]
Penyeimbangan meliputi tindakan-tindakan yang diambil sebuah negara atau beberapa negara untuk menyetarakan diri di hadapan negara-negara berkuasa. Tujuannya adalah menyulitkan negara berkuasa untuk memproyeksikan keunggulan militernya ke negara lemah.[2]
Menurut teori keseimbangan kekuasaan, karena didorong oleh keinginan bertahan hidup dan mengamankan diri, negara akan mengembangkan dan menerapkan kemampuan militer dan mekanisme kekuasaan keras untuk membendung negara berkuasa yang berpotensi menjadi ancaman.[3][4] Ide ini mewakili konsep penyeimbangan dalam negeri, berbeda dengan penyeimbangan luar negeri. Pada penyeimbangan dalam negeri, beberapa negara bersatu dan bersekutu untuk menyeimbangkan keadaan dan memperkuat dirinya di hadapan negara yang mendominasi. Dalam beberapa tahun terakhir, penyeimbangan lunak mulai menjadi konsep baru yang menggambarkan cara sejumlah negara menyetarakan diri dengan negara-negara berkuasa. Menurut konsep penyeimbangan lunak, tindakan ekonomi dan diplomatik diperlukan untuk menghambat negara berkuasa dan mencegah proyeksi kekuasaan dan dominasinya.
Referensi
- ↑ Jack S. Levy, "What do Great Powers Balance Against and When?" in T.V. Paul, J.J. Wirtz and M. Fortmann (eds) Balance of Power: Theory and Practice in the 21st Century (Stanford: Stanford University Press, 2004), 37.
- ↑ Robert A. Pape, "Soft Balancing against the United States", International Security, 30: 1 (2005): 36.
- ↑ Kenneth N. Waltz, "Realism and International Politics" (New York: Routledge, 2008), 137.
- ↑ Stephen G. Brooks and William C. Wohlforth, "World out of Balance" (Princeton: Princeton University Press, 2008), 22.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 23229308 (2023-04-07T13:53:54Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.